Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Untad & Kejati Sulteng Gelar Kuliah Umum

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Untad & Kejati Sulteng Gelar Kuliah Umum

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh setiap tanggal 9 Desember, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah bersama Untad menggelar Kuliah Umum Hari Anti Korupsi Sedunia dengan tema ” Melangkah Pasti – Cegah & Berantas Korupsi” pada Jumat (12/6) pagi bertempat di Aula Fakultas Kedokteran – Untad.

Dalam sambutannya, Rektor Untad yang diwakili Prof. Dr. Sutarman Yodo SH MH selaku Wakil Rektor Bidang Akademik menuturkan bahwa tema yang diusung pada kuliah umum kali ini merupakan sebuah keniscayaan dan harapan bersama untuk tujuan pembangunan bangsa yang selama ini dicita citakan.

” Tema kali ini merupakan tema yang sangat menarik khususnya untuk aparatur negara yang mengelola keuangan negara sehingga penting untuk kita mengikuti kuliah umum hingga akhir. Pemberantasan Korupsi merupakan sebuah keniscayaan yang kita harapkan bersama untuk tujuan pembangunan bangsa yang kita harapkan terwujud kedepannya.” Ujar Prof. Sutarman.

Pada kesempatan yang sama, Drs. Muhammad Rum SH MH selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng memaparkan bahwa maraknya korupsi yang terjadi merupakan salah satu penyebab Indonesia menjadi sulit untuk maju.

” Bentuk korupsi yang kerap kali terjadi di Indonesia diantara nya Material Benefit (¬†Mendapatkan keuntungan material yang bukan haknya melalui kekuasaan) dan Abuse of Power¬†(Penyalahgunaan Kekuasaan). Hal tersebut tentu melawan hukum dan merugikan keuangan/perekonomian negara. Korupsi pun turut berdampak pada kegiatan usaha masyarakat yang terhambat, pengangguran yang kian meningkat, pendidikan dan kesehatan yang mahal serta harga barang dan jasa yang kian melambung. Sehingga kebijakan anti korupsi terus diimplementasi dan di evaluasi sebagai akses yang dapat memudahkan masyarakat untuk mengetahui dan mengontrol kinerja dan penggunaan anggaran oleh para pejabat negara.” Papar Drs. M. Rum.

Beliau turut menambahkan agar masyarakat terus aktif untuk terlibat dalam proses transparansi anggaran mulai dari tahap penganggaran, penyusunan kegiatan, pembahasan, pengawasan dan evaluasi.

 

Kuliah umum yang di hadiri perwakilan Kejaksaan Tinggi, Kepala Daerah Se-Sulawesi Tengah serta Para Akademisi Untad dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dimulai dari Bupati Donggala, Kasman Lassa, Wakil Bupati Parigi, Badrun Nggai serta perwakilan Mahasiswa yang kemudian ditutup dengan foto bersama. AA

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.