September 25, 2020

Sejarah Untad

Universitas Tadulako, disingkat Untad, adalah perguruan tinggi negeri di Palu, Indonesia, sesaui Keppres No. 36 Tahun 1981 Universitas Tadulako berdiri pada tanggal 14 Agustus 1981. Rektor yang sekarang menjabat pada periode 2019 – 2023 adalah Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP.

SEJARAH SINGKAT DAN  PERKEMBANGAN

  • Sejarah Singkat.

Upaya mendirikan Universitas Tadulako sebagai Universitas Negeri, ditempuh melalui perjuangan panjang oleh para tokoh dan segenap komponen masyarakat Sulawesi Tengah, yang dilandasi oleh semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan pengorbanan yang tinggi, dengan tekad yang kuat untuk memajukan masyarakat dan daerah Provinsi Sulawesi Tengah.  PerwujudanUniversitas  Tadulako sebagai Perguruan Tinggi Negeri, megalami 3  (tiga) episode; (1) episode Universitas Tadulako berstatus swasta (1963-1966);(2) episode Universitas Tadulako berstatus cabang (1966-1981); dan (3) episode Universitas Tadulako berstatus  Negeri tahun 1981.

  •  Universitas Tadulako Berstatus Swasta (1963-1966)

Universitas Tadulako berstatus swasta sebagai perguruan tinggi, yang pada deretan papan bawah dari seluruh Universitas swasta di Indonesia, berdiri  sebelum daerah Sulawesi Tengah berstatus sebagai Daerah Tingkat I, kemudian tumbuh dan berkembang atas inisiatif dan swadaya murni dari masyarakat Sulawesi Tengah.

Pemberian nama Tadulako oleh para pendirinya dimaksudkan agar Universitas Tadulako ke depan menjadi lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan pemimpin-pemimpin yang memiliki sifat-sifat keutamaan. Dalam pandangan masyarakat Sulawesi Tengah, kata Tadulako berarti pemimpin, yang memiliki  sifat keutamaan yakni cerdas, berakhlaq mulia, jujur terpercaya, adil dan bijaksana, berani dan bersemangat, pengayom dan pembela kebenaran.

Dengan semangat ke-Tadulako-an itu , para tokoh dan komponen masyarakat di daerah ini membangun strategi dan menjabarkannya ke dalam langkah-langkah kongkrit demi terciptanya lembaga dan masyarakat ilmiah, yang berhasil diraih, dengan berdirinya Universitas Tadulako  status swasta  pada tanggal 8 Mei 1963, dengan Rektor pertama drh. Nasri Gayur. Melalui upaya dan kerja keras tanpa pamrih oleh  pimpinan Universitas Tadulako bersama dengan para tokoh dan segenap komponen masyarakat Sulawesi Tengah dalam upayameningkatkan status dan peran Universitas Tadulako, maka pada tanggal 12 September 1964 Universitas Tadulako ditingkatkan statusnya menjadi “TERDAFTAR” sesuai dengan S.K. Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor: 94/B-SWT/P /64, yang memiliki empat fakultas, dan berkembang menjadi 5 ( lima ) fakultas yakni :

1.) Fakultas ilmu Sosial dan ilmu Politik;

2) Fakultas Ekonomi;

3) Fakultas Peternakan;

4). Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan, jurusan Ilmu Hayat dan Ilmu Pendidikan.

5). Fakultas  Hukum

  •  Universitas Tadulako Berstatus Cabang (1966-1981).

Universitas Tadulako berstatus cabang adalah suatu kemajuan yang dicapai oleh  para pimpinan Universitas Tadulako bersama seluruh lapisan masyarakat sulawesi Tengah melahirkan Perguruan Tinggi dengan status dua cabang yakni  cabang Universitas Hasanuddin, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 1 Tahun 1966tanggal 1 Januari 1966 dan cabang Institusi Keguruan dan Ilmu  Pendidikan (IKIP) Ujung Pandang Cabang Palu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 2 Tahun 1966 tanggal 1 Januari 1966.

Universitas Tadulako Cabang Universitas Hasanuddin terdiri atas 4 ( empat) fakultas yaitu :

1).Fakultas Sosial Politik.

2). Fakultas Ekonomi,

3). Fakultas Peternakan,

4). Fakultas Hukum

Sedangkan IKIP Ujung Pandang Cabang Palu terdiri atas tiga fakultas yakni :

1). Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP),

2). Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS), dan,

3). Fakultas Keguruan Ilmu Eksata( FKIE).

  • Universitas Tadulako Berdiri Sendiri Tahun 1981

Selama 15 Tahun berjalan  dengan status cabang, para pimpinan universitas ini semakin menyadari betapa  pentingnya sebuah universitas yang mandiri, sehingga bisa bekerja lebih efektif dan efisien dalam menciptakan perubahan dan kemajuan. Hasrat dan keinginan pimpinan Universitas Tadulako  dalam upaya pembentukan status Universitas Negeri, mendapat respon positif dari  Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan), yang terwujud pada Tahun 1981 atas fasilitasi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi dan Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Tengah, dibentuk Koordinatorium Perguruan Tinggi Sulawesi Tengah (PTST) yang diketuai oleh Gubernur Sulawesi Tengah dengan enam orang wakil ketua yang berasal dari Universitas Tadulako Cabang UNHAS sebanyak tiga orang dan IKIP Ujung Pandang Cabang Palu sebanyak tiga orang. Atas Inisiatif dan kerja keras koordinatorium PTST dalam menyatukan kembali kedua perguruan tinggi cabang di Sulawesi Tengah menjadi dasar yang lebih kokoh untuk berdirinya universitas negeri yang berdiri sendiri. yang disetujui oleh, Rektor UNHAS, dan Rektor IKIP Ujung Pandang serta Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, akhirnya status cabang kedua lembaga pendidikan tinggi tersebut ditingkatkan Statusnya menjadi Universitas Negeri, dengan namaUNIVERSITAS TADULAKO disingkat (UNTAD) sesuai dengan keputusan Presiden RI Nomor 36 Tahun 1981 tanggal 14 Agustus 1981 yang memiliki 5 (lima) fakultas yaitu :

1). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik;

2)  Fakultas Ekonomi;

3) Fakultas Pertanian;

4) Fakultas Hukum; dan

5)  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

  • Perkembangan Universitas Tadulako

Untuk  melihat perkembangan  Universitas Tadulako sejak berdiri sendiri sebagai Universitas  Negeri,  baiklah kita lihat perkembangan dalam  periode  10   Tahun  berjalan.

  • Periode  1981- 1991

Perkembangan Universitas Tadulako sejak berdiri sendiri tahun 1981 hingga tahun 1991 belum memikirkan penambahan fakultas, namun perhatian masih  difokuskan padapembenahan perkembangan sumber daya manusia ( SDM ), yakni perekrutan tenaga akademik dan tenaga administrasi dan pembangunan sarana dan prasarana yang memadai sebagai landasan utama untuk pengembangan universitas pada masa yang akan datang.

  • Periode   1991  –  2001

Pada masa ini Pimpinan universitas Tadulako mulai lagi mengembangkan Universitas Tadulako dengan penambahan 4 fakultas dan 1 program pasca Sarjana. Pendirian Fakultas dan Program Pasca sarjana ini sebagai berikut.

Pada tahun 1993 Universitas Tadulako mendirikanFakultas Teknik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 0378/0/1993 tanggal 21 Oktober 1993. Lima tahun berikutnya, atas perintisan kerjasama Universitas Tadulako dan Universitas Hasanuddin untuk menyelenggarakan Program Studi Magister Manajemen Perkotaan, yang menjadi awal lahirnya program Pasca Sarjana Universitas Tadulako, melalui surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor : 3813/528/PP/1998, tertanggal 3  Oktober , dan mengangkat Dr. Hj. Sieng Daud Laratu, M.S sebagai koordinator dan Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M.Sc sebagai Sekretaris.

  • Periode  2001 – 2011

Program pengembangan dan peningkatan sumberdaya manusia serta sarana dan prasarana yang semakin memadai, maka Pada tahun 2001 Universitas Tadulako menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Makassar untuk membuka Program Magister Manajemen Pendidikan. Setahun kemudian yakni tahun 2002, Universitas Tadulako bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin untuk membuka program Magister Ilmu Hukum. Pada tahun 2003 Universitas Tadulako mendapat kepercayaan oleh DIKTI untuk menyelenggarakan program magister secara mandiri dengan  membuka tiga Program studi Yakni : 1. Program Studi Manajemen  dengan SK   Dikti Nomor : 184/D/T/2003, tanggal 30 Januari 2003., 2). Program Studi Administrasi Publik dengan SK Dikti Nomor : 2287/D/T/2003, Tanggal 5 September  2003., 3) dan Program Studi Pembangunan Wilayah Pedesaan dengan Nomor : 3540/D/T/2003, tanggal 30 November 2003. Pada Tahun 2005 Pimpinan Universitas Tadulako  menyatukan ketiga Program Magister tersebut dengan pengangkatan Direktur dan Asisten Direktur Program Pasca Sarjana melalui SK RektorNomor : 3819/J28/KP/2005.  Pada Tahun  2007 Universitas Tadulako membuka lagi 3 Program Studi Pasca Sarjana yakni : 1). Program Studi Magister Ilmu Pertanian dengan SK Dikti Nomor :159/D/T/2007, Tnaggal 29/01/2007., 2). Program Studi Magister Agribisnis SK Dikti Nomor : 4607/D/T/2006, Tanggal 28/09/2006., 3). Program Studi  Magister Pendidikan bahasa InggrisSK Dikti Nomor 3743/D/T/2006, tanggal 28/09/2006. Pada Tahun yang sama pula yakni tahun 2007 Universitas  Tadulako membuka Fakultas MIPA melalui SK Rektor Nomor : 2958/H28/KP/2007 yang diresmikan secara simbolis oleh Rektor Universitas Tadulako tanggal  14 Agustus  2007. Kemudian pada tahun 2009  pembukaan program Studi Magister pendidikan Sains dan  Fakultas Kehutanan dengan SK Rektor Nomor 5128/H28/KP/2009, TANGGAL 14 Desember 2009.

  • Periode  2011 –  Sampai  sekarang

Pada dekade ini wajah Universitas Tadulako semakin berkiprah seperti halnya dengan universitas yang terkemuka di Negeri ini. Pembangunan di segala bidang semakin nyata kelihatan baik sektor fisik maupun non fisik. Peningkatan sumber daya manusia semakin ditingkatkan. Hal ini dapat ditandai dalam tahun 2011 dengan membuka program studi Magister Ilmu Hukum dan Magister pendididkan Bahasa Indonesia. Selain itu tahun 2011 merupakan awal penyelenggaraan program doktoral di Universitas Tadulako, dimana adanya mandat Dikti untuk menyelenggarakan  Program Doktor ilmu Pertanian. Setahun kemudian tepatnya pada tanggal  26 Januari 2012, Fakultas Kedokteran & Kesmas diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tengah. Pada tahun 2013 Untad kembali mendirikan Fakultas Peternakan & Perikanan pada tanggal 15 Januari  2013. Beberapa bulan kemudian Untad menerima mandat dari Dirjen Dikti untuk membuka Program Studi Doktoral ilmu Ekonom dengan SK Dikti Nomor :  593/E4.4/2013, Tanggal 5 September 2013.  Satu tahun berikutnya yakni tahun 2014 Universitas Tadulako mendapat lagi kepercayaan dengan SK DIKTI Nomor : 324/E.E2/DT?2014, Tanggal 08  April  2014  untuk menyelenggarakan 7 Program Studi yakni 1) Program studi Diploma tiga Konservasi Sumber daya Hutan, 2) Program Studi Sarjana Geologi Fakultas Teknik.; 3) Program Studi Pengembangan Wilayah Perkotaan Fakultas Teknik.; 4) Program Studi Magister Pendidikan Matematika., 5) Program Studi Magister Pendidikan Sejarah., 6)  Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial., 7) Program Studi Magister Ilmu Akuntansi. Pada tahun 2017 Untad memperoleh izin untuk membentuk satu fakultas yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat yang terdiri atas 2 program studi yaitu Program Studi Kesehatan Masyarakat (S1) dan Program Studi Gizi (S1). Selain itu pada tahun 2017, Akademi keperawatan (Akper) Donggala dialihkan statusnya menjadi bagian dari Fakultas Kedokteran Untad dan menjadi Program Studi Keperawatan (D3) sehingga pada saat sekarang ini Universitas Tadulako mengelola 11 Fakultas dan 1 Program Pasca Sarjana yang terdiri dari 26 Jurusan dan 70 Program Studi dengan jenjang pendidikan Tingkat Doktoral 4 program studi, Tingkat Magister 14 program studi, 44 Program studi Tingkat Strata satu dan 7 program Studi tingkat diploma

Rektor Universitas Tadulako Dari Masa Ke Masa

Berikut Daftar Nama-Nama Rektor Universitas Tadulako sejak 1981 hingga saat ini ;

  • Prof. Dr. H. A  Mattulada (Periode Pertama Tahun  1981 – 1985 dan Periode Kedua Tahun 1985 – 1990)
  • Prof. Dr. H.  Musji Amal Pagiling, MA (Periode Tahun 1990 – 1994)
  • Prof. Drs. H. Aminuddin Ponulele ( Periode Tahun 1994 – 1998)
  • Drs.  Moh. Abd. Rasyid, MS ( Periode Tahun 1998 – 2002)
  • Drs. H. Sahabuddin Mustapa, MSI ( Periode Pertama Tahun  2002 – 2006 dan Periode Kedua Tahun 2006 – 2011)
  • Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE, MS ( Periode Pertama Tahun  2011 – 2015 dan Periode Kedua Tahun 2015 – 2019)
  • Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP ( Periode Tahun 2019 – 2023)
error: No Right Klik and Copy!!