Desember 09, 2016

Tokoh Mahasiswa Dihadirkan dalam Sosialisasi UPT Komdis

Tokoh Mahasiswa Dihadirkan dalam Sosialisasi UPT Komdis
Photo Credit To Para Tokoh Mahasiswa yang menjadi peserta sosialisasi oleh UPT Komdis (Foto Taqyuddin Bakri)

Upaya membentuk softskill mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) terus dilakukan. Setelah menggelar pelatihan budaya damai dan seminar nasional konstruksi berpikir, kali ini Untad melalui UPT Komisi Disiplin (Komdis) menggelar sosialisasi kepada seluruh tokoh-tokoh mahasiswa. Gelaran ini dilaksanakan pada Jumat (22/4) siang, di Ruang Senat, Lantai III Rektorat Untad.

Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS, menyambut baik kegiatan itu. Apalagi, peserta yang dihadirkan merupakan tokoh-tokoh mahasiswa. Tokoh-tokoh mahasiswa ini diharapkan dapat meneruskan informasi dalam kegiatan itu kepada rekan-rekan mahasiswa.

Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS saat menyampaikan materi dalam sosialisasi Komdis

Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS saat menyampaikan materi dalam sosialisasi Komdis

“Kalian adalah panutan mahasiswa. Tidak gampang menjadi tokoh mahasiswa. Kalian ini adalah mahasiswa terpilih yang diberikan amanah dari total 27 ribuan mahasiswa Untad. Dipilih dan diberikan amanah tentu saja karena kalian memiliki potensi dan keterampilan. Kami harapkan, kalian dapat bersinergi untuk membina rekan-rekan dan adik-adik kalian untuk bersama-sama memajukan Untad,” ujar Prof Basir Cyio kepada peserta kegiatan.

Lebih lanjut, berkenaan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh UPT Komdis, Prof Basir Cyio menyampaikan bahwa UPT Komdis harus menjadi unit konsiderasi yang berkesahihan tinggi. Artinya, keputusan yang dihasilkan oleh UPT Komdis merupakan keputusan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Adanya Komdis bukan berarti harus terus mencari kasus. Komdis harus mengedepankan aspek pencegahan. Kita ini bukan lembaga hukum, namun lembaga akademik. Olehnya, musyawarah harus terus dikedepankan untuk mencegah pelanggaran-pelanggaran,” pesan dosen mata kuliah Filsafat Ilmu itu.

Rektor melanjutkan bahwa dengan mengedepankan pencegahan, kebersamaan yang dibangun dapat sukses. Hal itu karena setiap orang yang tergabung dalam keluarga besar Untad dapat saling memahami dan menghormati satu sama lain.

“Dosen, mahasiswa, dan Komdis merupakan satu keluarga besar yang tidak boleh dipisahkan. Tidak boleh ada satu di antara tiga bagian itu yang merasa hebat sendiri. Kita harus merasa hebat dalam bingkai kebersamaan demi kemajuan perguruan tinggi yang kita cintai ini,” jelas Prof Basir Cyio.

Sementara itu, Kepala UPT Komdis, Abdul Kadir Patta MSi menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan program kerja UPT Komdis. Sosialisasi itu dilaksanakan untuk menyampaikan informasi kepada tokoh-tokoh mahasiswa yang memimpin lembaga kemahasiswaan di Untad mengenai tugas dan fungsi UPT Komdis.

“Kami harapkan tugas dan fungsi UPT Komdis dapat diketahui oleh semua pihak. Kami memiliki tugas utama untuk mencapai suasana akademik yang kondusif, aman, dan tertib. Untuk itu, peran tokoh-tokoh mahasiswa ini amat penting untuk menyebarluaskan kepada seluruh mahasiswa,” kata Kepala UPT Komdis. (tq)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *