Desember 03, 2016

Seminar Keuangan Negara dan Pengendalian Dana Desa

Seminar Keuangan Negara dan Pengendalian Dana Desa

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dan Kementrian Desa melaksanakan seminar dengan mengangkat tema Keuangan Negara dan Pengendalian Dana Desa.

Seminar ini dihadiri oleh Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs Longki Djanggola MSi, para Bupati, SKPD, Dosen dan Mahasiswa.

Pembicara utama dalam seminar ini ialah Prof Dr Bahrullah Akbar MBA CIPM selaku anggota Badan Pemeriksa Keuangan dan Nata Irawan SH MSi Dirjen Bina Pemerintahan Desa.

Prof Bahrullah mengatakan, seminar ini merupakan inisiasi dari BPK tentang sinergitas pengawasan pengendalian dan pemahaman kepada Universitas para kepala daerah serta SKPD yang ada di Sulteng dalam rangka mempersiapakan diri dalam laporan keuangan terutama makin besarnya dana desa.

Menurutnya, BPK mengambil langkah strategis terkait keuangan daerah sehingga lembaganya bisa memberikan saran-saran kepada kepala daerah dalam mengelola keuangannya.

“Ini adalah inisiasi BPK untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang kekuangan yang dikelola oleh daerah. Juga terkait langsung dengan makin besarnya dana yang dialokasikan untuk desa.” Imbuhnya.

Lebih lanjut Prof Bahrullah mengungkapkan, pengendalian dana desa sebenarnya telah diatur dalam peraturan menteri (Permen) baik Menteri Desa maupun Mentri Dalam Negeri. Yang terpenting pemerintah daerah kabupaten/kota mempersiapkan diri untu mempertanggung jawabkan dana desa yang mereka kelolah.

Diakhir wawancara, ia berharap agar pemerintahan daerah turut berperan aktif sehingga BPK dapat mengambil keputusan yang bijak dalam mengaudit. “Beberapa kendala itu harus dikomunikasikan sehingga harapan pemerintah pusat dapat terwujud yakni membangun dari desa dapat terlaksana,” singkatnya.

Selain itu auditor utama BPK mengatakan akan membenahi keuangan desa namun dalam lingkup yang terbatas tentang bagaimana penggunaan dana desa. “Kita akan benahi namun dalam lingkup yang terbatas,” ujar Sjafruddin.

Seminar yang bertempat di Gedung It Center Untad ini diselenggarakan pada Selasa (08/03) diakhiri dengan penyerahan cendramata dan foto bersama.

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *