Desember 03, 2016

5 Team Robotech Tadulako Mengikuti Kontes Robot Indonesia

Dalam Kontes Robot Indonesia Regional V yang akan dilaksanakan di Universitas Mataram  ada 5 divisi, pertama Kontes Robot Aibu Robocon Indonesia (KRAI), ke 2 Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) ada 2 divisi berkaki dan beroda kemudian Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI). Setiap team memiliki nama sendiri seperti KRAI nama teamnya ROKET 28, KRPAI berkaki dengan nama SIXKADA 2, KRPAI beroda bernama SORT A2, KRSBI bernama ROCCER-UT sementara KRSI nama teamnya A RASTA.

Kontestan Robot Indonesia dari Universitas Tadulako dilepas oleh Wakil Rektor 3 Asmadi Weri, SH., MH pada Jumat, (16/05/14) bertempat di gedung Research Center. Robotech Tadulako akan diberangkatkan pada hari Senin, (19/05/14) menuju Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat yang akan berlangsung selama 5 hari (21-25 Mei 2014).

Asrul Sani sebagai pembimbing Robotech Tadulako 2014 menjelaskan persiapan untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia sebagai berikut “lama pengerjaan robot dari UKM Robotech Tadulako, untuk persiapan kontes sejak bulan Desember 2013, ketika keluar aturan pertandingan untuk kontes tahun 2014 ini kami memulai persiapan kontes. Persiapan yang dibutuhkan tidak serta mendaftar dan langsung masuk menjadi peserta kontes, ada beberapa tahap seleksi yang pertama ialah seleksi proposal yaitu mengirimkan proposal dalam bentuk kaset atau hardcopy dikirim kepada Panitia Kontes Robot Indonesia kemudian menunggu konfirmasi dan ternyata Untad lulus sebanyak 5 team. Setelah lulus proposal kemudian ketahap perkembangan video yang mana sangat mempengaruhi penilaian juri terhadap team yang mengikuti. Jurinya sendiri ditunjuk langsung oleh Dikti.”

Untuk setiap peserta dari Robotech dari beberapa Jurusan dan beberapa angkatan dan tidak hanya Laki-laki saja akan tetapi ada pula Srikandi-srikandi Untad dan tidak hanya dari Fakultas Teknik (Elektro) tetapi juga dari MIPA (Fisika).

Mahasiswa tahap akhir Fakultas Teknik Jurusan Elektro ini pun menambahkan “kemudian melakukan persiapan video selama 1 bulan untuk membuat robot lalu dikirimkan kepada juri dalam bentuk kaset untuk diseleksi lagi dan menunggu selama 2 minggu untuk pengumumannya dan ternyata 5 team dari Untad lolos. Selanjutnya mempersiapkan semaksimal mungkin yang akan dipertandingkan nantinya di Unram.” YL

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *