Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu, 20 Mei 2026, di Lapangan Upacara Universitas Tadulako. Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta civitas akademika di lingkungan Untad. Upacara dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc. selaku pembina upacara.
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional tahun 2026, yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga dan membangun generasi muda sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat.














Dalam amanat upacara, disampaikan bahwa makna kebangkitan nasional saat ini tidak lagi hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik, tetapi juga perjuangan intelektual dan diplomatik demi menjaga martabat bangsa.
“Secara psikologis dan filosofis, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamika yang bersifat mutatis mutandis, yang berarti menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,”ujarnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari persoalan kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan mampu meningkatkan literasi digital serta menjaga ruang digital yang sehat dan produktif.
Dalam pidato tersebut juga ditegaskan pentingnya perlindungan terhadap generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga masa depan bangsa.
“Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,”. Ungkapnya
Pemerintah juga disebut terus memperkuat pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program strategis nasional, seperti program makan bergizi gratis, pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu guru, hingga layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika Untad untuk terus menyalakan semangat persatuan, meningkatkan solidaritas sosial, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Amanat upacara ditutup dengan ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan kemajuan bangsa.
“Kebangkitan nasional adalah milik kita semua. Ia bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif dan bermuara pada kejayaan bangsa di kancah dunia,”. Tambahnya
