Untad Kembali Luluskan 1.272 Wisudawan pada Wisuda Angkatan ke-136, Tekankan Integritas di Era AI

Universitas Tadulako (Untad) kembali menyelenggarakan prosesi Wisuda Lulusan Angkatan ke-136 yang berlangsung khidmat pada Kamis (16/04/2026) di Auditorium Untad. Acara dibuka secara resmi melalui sidang senat terbuka oleh Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, S.E., M.Si.

Dalam laporannya, Prof. Djayani Nurdin memaparkan bahwa pada periode ini, Untad berhasil meluluskan sebanyak 1.272 orang dari berbagai jenjang pendidikan. Sebaran lulusan tersebut terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (340 orang), Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (183 orang), Ekonomi dan Bisnis (172 orang), Pertanian (123 orang), Teknik (108 orang), Hukum (81 orang), MIPA (71 orang), Kesehatan Masyarakat (65 orang), Peternakan dan Perikanan (52 orang), Kehutanan (34 orang), Pascasarjana (28 orang), serta Fakultas Kedokteran (15 orang).

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., dalam pesan almamaternya menyampaikan bahwa wisuda merupakan tonggak awal bagi para lulusan untuk memasuki fase kehidupan yang lebih luas, terutama di tengah dinamika perubahan global yang semakin cepat.

“Hari ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda bahwa saudara telah memasuki babak baru sebagai pemimpin masa depan di era transformasi global berbasis artificial intelligence,” ujar Rektor.

Prof. Amar juga menekankan bahwa di tengah masifnya teknologi, integritas tetap menjadi fondasi utama. “Gelar akademik adalah simbol pencapaian, namun karakter adalah fondasi keberlanjutan. Di era AI, integritas adalah kecerdasan sejati yang mendefinisikan kemanusiaan,” tambahnya.

Turut hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Farid Rifai Yotolembah, S.Sos., M.Si. Ia mengapresiasi peran Untad dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya melalui sinergi dengan program “Berani Cerdas” milik Pemerintah Provinsi.

“Ini merupakan bukti nyata komitmen Universitas dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Ia berpesan agar para lulusan tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Jadilah pribadi yang tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat. Keberhasilan sejati adalah ketika kita mampu memberi manfaat kepada orang lain,” pesannya.

Prosesi wisuda ini menjadi momentum penting yang mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menciptakan generasi unggul. Tidak hanya itu, momen wisuda kali ini menjadi istimewa karena di antara para wisudawan, terdapat dua pejabat publik yang turut dilantik, yaitu Sekda Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, MM, dan Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, S.Pd. Mutia/ST