November 14, 2019

Workshop Program Kreativitas Mahasiswa Untad Bahas Kiat Dan Strategi Menuju PKM SKIM Nasional

Workshop Program Kreativitas Mahasiswa Untad Bahas Kiat Dan Strategi Menuju PKM SKIM Nasional

Untuk meningkatkan kualitas proposal Mahasiswa yang mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2019, Tim Kemahasiswaan Untad menggelar “ Workshop Program Kreativitas Mahasiswa – Kiat dan Strategi Menuju PKM SKIM Nasional ” pada Kamis (07/11/2019) Pagi bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Untad.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah suatu wadah yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya di perkuliahan kepada masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Prof. Dr.Ir. Mahfudz, MP selaku Rektor Untad menyambut hangat kehadiran Prof. Dr. rer. net. Sundani Nurono Suwandhi sebagai narasumber dan berharap dengan kehadiran beliau dapat memotivasi Mahasiswa PKM Untad untuk dapat menghasilkan proposal yang berkualitas dan berskala nasional.

“ Saya berharap Mahasiswa yang telah memasukan proposal PKM dapat memperhatikan dengan baik materi pada hari ini karena narasumber kita, Prof. Sundani adalah reviewer nasional PKM yang tentu sudah mengetahui strategi dan cara penyusunan PKM yang benar dan berkualitas. Saat ini, telah masuk sekitar 200 judul proposal PKM Untad yang diharapkan 50 % proposal tersebut dapat lolos di tingkat nasional setelah mendapatkan ilmu dari Prof. Sundani.” Terang Prof. Mahfudz.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. rer. Net. Sundani Nurono Suwandhi selaku narasumber memaparkan bahwa tujuan Program Kreativitas Mahasiswa adalah untuk membentuk karakter Mahasiswa dalam membangun ke-bhineka tunggal ika-an Intelektual yang kreatif, inovatif, objektif, taat aturan dan kooperatif.

Prof. Sunandi turut memaparkan bahwa proposal PKM terdiri atas 5 bidang di antaranya penelitian (PKM-P), Kewirusahaan (PKM-K), Penerapan Teknologi (PKM-T), Pengabdian Masyarakat (PKM-M) dan Karsa Cipta (PKM-KC). Selain itu, proposal PKM memiliki beberapa poin penilaian seperti ;

1. Sumber Inspirasi
2. Titik Bidik Kegiatan
3. Level Tantangan Intelektual
4. Metode/Solusi
5. Keunikan Produk/Project
6. Kemanfaatan

Ide proposal bisa menggunakan isu isu terkait ;
SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOAL’s

tidak ada kemiskinan, berkurangnya kesenjangan, tidak ada kelaparan, kota-kota yang berkelanjutan dan keteraturan, kesehatan yang baik dan bertanggung jawab atas konsumsi dan produksi, pendidikan berkualitas, aksi iklim, kesetaraan gender, kehidupan bawah air, air bersih dan sanitasi, kehidupan di darat, energi terjangkau dan bersih , perdamaian, keadilan dan institusi yang kuat, pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, kemitraan untuk industri tujuan, inovasi dan infrastruktur.

ISU NASIONAL
Korupsi, Bencana Alam, Narkoba, Bahasa Daerah dan NKRI

Dalam presentasinya, Prof. Sundani turut menyampaikan bahwa seharusnya mahasiswa yang memiliki potensi besar diberikan tantangan yang besar pula. Hal ini untuk meningkatkan kemandirian mahasiswa. Beliau juga berpesan agar para dosen seharusnya memberikan teladan agar dapat menaikkan motivasi para mahasiswa dalam mengerjakan PKM.

“Perilaku dosen akan diikuti mahasiswa. Budaya dosen juga akan diikuti oleh mahasiswanya,” tukas Prof. Sundani. AA

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: No Right Klik and Copy!!