Universitas Tadulako (UNTAD) dan Shandong Vocational University of Foreign Affairs (SVUFA), Tiongkok, kembali memperkuat implementasi kerja sama internasional melalui Program Pertukaran Staf Akademik Tahun Akademik 2026–2027. Program tersebut menjadi bagian dari upaya kedua perguruan tinggi dalam meningkatkan kompetensi akademik, pemahaman lintas budaya, serta jejaring kerja sama internasional.
Sebagai bentuk implementasi kerja sama dengan prinsip timbal balik, SVUFA mengirimkan dua staf akademiknya, Zhao Min dan Yang Aiyu, ke Universitas Tadulako. Keduanya mengikuti program magang akademik sekaligus pembelajaran mengenai bahasa dan budaya Indonesia selama periode program pertukaran.
Kehadiran kedua staf akademik SVUFA di UNTAD juga menjadi bagian dari interaksi langsung dengan sivitas akademika dan lingkungan kampus. Keduanya turut berpartisipasi dalam kegiatan Fun Walk dalam rangka Dies Natalis ke-45 Universitas Tadulako yang dilaksanakan di Lapangan Upacara UNTAD pada Minggu (9/8/2026) pagi. Partisipasi tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan terhadap lingkungan kampus sekaligus mempererat interaksi budaya dan kebersamaan antara sivitas akademika UNTAD dan peserta program pertukaran.
Selama berada di UNTAD, kegiatan pembelajaran bahasa Mandarin juga akan melibatkan Fakultas Teknik dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang interaksi akademik dan budaya antara sivitas akademika kedua perguruan tinggi.





Program pertukaran ini merupakan tindak lanjut dari Agreement on Friendly Relations yang ditandatangani oleh Universitas Tadulako dan SVUFA pada 17 April 2026. Kesepakatan tersebut menjadi salah satu landasan dalam pengembangan hubungan akademik dan kelembagaan antara kedua perguruan tinggi.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program pertukaran secara timbal balik, UNTAD juga mengirimkan dua dosen, yakni Andi Harismahyanti dari Program Studi Data Sains, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta Muh. Fahruddin Nurdin dari Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, untuk mengikuti program di SVUFA pada 25 Agustus 2026 hingga 15 Januari 2027.
Selama mengikuti program di SVUFA, kedua dosen UNTAD akan memperoleh pengembangan kompetensi bahasa Mandarin, pemahaman budaya Tiongkok, serta kesempatan memperluas jejaring akademik. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung persiapan studi lanjut jenjang doktoral (S3) di Tiongkok.
Melalui pelaksanaan program pertukaran ini, Universitas Tadulako terus mendorong penguatan internasionalisasi perguruan tinggi melalui peningkatan kompetensi global dosen dan staf akademik. Selain itu, kerja sama dengan SVUFA diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan kolaborasi akademik, penelitian, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran mahasiswa di masa mendatang.
