Pada Selasa (28/07/2026) siang, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., secara resmi menutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tingkat Universitas Tahun 2026 bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Untad. PKKMB yang dibuka pada 24 Juli 2026 tersebut mengusung tema “Membangun Mahasiswa Berkarakter, Berintegritas, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045”, sebagai langkah awal membekali mahasiswa baru dalam memasuki kehidupan akademik di Universitas Tadulako.
Setelah seremoni pembukaan pada 24 Juli 2026, rangkaian PKKMB dilanjutkan dengan penyampaian materi pada 27–28 Juli 2026. Selama dua hari tersebut, mahasiswa baru memperoleh pembekalan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara, penguatan nilai-nilai Pancasila, pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme, sistem pendidikan tinggi, pengembangan karakter, growth mindset, etika akademik, kesehatan mental, pencegahan kekerasan di perguruan tinggi (PPKPT), transformasi digital dan etika kecerdasan artifisial (AI), organisasi kemahasiswaan dan kepemimpinan, mitigasi bencana, serta wawasan Ketadulako, visi dan misi universitas, dan budaya akademik UNTAD.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa berakhirnya PKKMB tingkat universitas bukan berarti berakhirnya proses pembinaan mahasiswa. Sebaliknya, tahapan tersebut menjadi awal perjalanan mahasiswa sebagai bagian dari sivitas akademika Universitas Tadulako sebelum melanjutkan pembinaan di tingkat fakultas dan program studi.
Rektor menjelaskan bahwa pada tahap pembinaan di fakultas, mahasiswa akan diperkenalkan lebih mendalam mengenai sistem perkuliahan, administrasi akademik, layanan kemahasiswaan, hingga berbagai unit pendukung yang dapat dimanfaatkan selama menjalani pendidikan. Ia berharap mahasiswa mampu memahami lingkungan kampus dengan baik sehingga dapat mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik secara optimal.
Lebih lanjut, Rektor mengajak mahasiswa menjadikan nilai-nilai Pancasila, integritas, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab sebagai fondasi dalam kehidupan akademik maupun bermasyarakat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter yang kuat.

































Rektor menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Hard skill diperoleh melalui proses pembelajaran di bangku kuliah, sedangkan soft skill dibangun melalui sikap jujur, disiplin, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, menghargai keberagaman, serta kepemimpinan yang baik. Menurutnya, karakter tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Selain itu, Rektor mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar, berinovasi, dan berkarya secara bertanggung jawab. Mahasiswa juga diimbau agar bersikap kritis terhadap informasi yang diterima serta menghindari penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, intoleransi, maupun paham radikalisme. Ia menegaskan bahwa setiap informasi perlu diverifikasi sebelum dibagikan kepada orang lain sebagai bentuk tanggung jawab dalam bermedia digital.
Rektor juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai program yang disediakan Universitas Tadulako, mulai dari penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kewirausahaan, organisasi kemahasiswaan, hingga program pengembangan kompetensi lainnya. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan merupakan wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan, selama tetap diimbangi dengan prestasi akademik yang baik.
Pada kesempatan tersebut, Rektor kembali mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari perundungan, kekerasan seksual, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai akademik. Ia menegaskan bahwa setiap mahasiswa merupakan duta almamater yang memiliki tanggung jawab menjaga nama baik Universitas Tadulako melalui prestasi, etika, dan pengabdian kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Rektor secara resmi menyerahkan mahasiswa baru kepada masing-masing fakultas untuk mengikuti rangkaian PKKMB di tingkat fakultas dan program studi sebagai bagian dari proses pembinaan akademik, penguatan karakter, dan pengenalan bidang keilmuan sesuai program studi masing-masing. Ia berharap seluruh mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan cepat, memiliki semangat belajar sepanjang hayat, menyelesaikan studi tepat waktu, serta tumbuh menjadi lulusan yang unggul, berintegritas, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Sebelum kegiatan ditutup, Rektor memperkenalkan jajaran pimpinan universitas, para dekan, wakil dekan, serta pimpinan unit kepada seluruh mahasiswa baru. Pengenalan tersebut menjadi sarana membangun kedekatan antara mahasiswa dan pimpinan universitas sekaligus memberikan gambaran mengenai berbagai capaian Universitas Tadulako, mulai dari prestasi akademik, akreditasi nasional dan internasional, hingga jejaring kerja sama yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menempuh pendidikan di UNTAD. AA
