Untad Laksanakan Sosialisasi dan Bimtek Sistem Kearsipan Digital SRIKANDI

Jumat (09/01/2026), Universitas Tadulako melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) versi 3. Kegiatan ini berlangsung di Aula Senat Fakultas Teknik Untad dan diselenggarakan secara hybrid, yakni luring dan daring melalui Zoom. Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Rektor Untad beserta jajaran pimpinan, serta sejumlah pejabat unit kerja di lingkungan universitas.

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran aplikasi SRIKANDI merupakan bagian dari upaya berkelanjutan institusi dalam membangun dan menyempurnakan sistem informasi yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.

“Pada hari ini kita kembali berkumpul dalam rangka sosialisasi dan pemaparan teknis aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi atau SRIKANDI versi 3. Kehadiran aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan sistem informasi yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rektor Untad menjelaskan bahwa setiap penerapan sistem baru tentu memiliki tantangan dalam proses adaptasi dan pengembangan. Namun hal tersebut merupakan bagian dari pembelajaran bersama agar ke depan sistem dapat berjalan lebih optimal serta memberikan kemudahan dalam pengelolaan administrasi, data, dan arsip.

“Melalui penerapan SRIKANDI, kami berharap seluruh proses kerja menjadi lebih efisien, tertata, dan mudah ditelusuri. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk bersama-sama mendukung, mempelajari, serta menyosialisasikan penggunaan aplikasi ini di lingkungan masing-masing demi terwujudnya tata kelola institusi yang lebih baik,” imbuhnya.

Pada agenda sosialisasi ini, Universitas Tadulako menghadirkan narasumber secara daring, yakni Lucky Adhi Pradana, S.Kom., M.M. dan Djuwita Sari, S.Sos., M.A.P. dari Biro Umum, Humas, dan PBJ Sekretariat Jenderal Kemdiktisaintek. Dalam paparannya, para narasumber menjelaskan secara teknis terkait penggunaan aplikasi SRIKANDI versi 3.

SRIKANDI versi 3 menyediakan berbagai fitur unggulan, salah satunya fitur pengelompokan (grouping) yang memudahkan pengaturan tujuan naskah, tembusan, dan disposisi. Fitur ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi koordinasi antarunit kerja sekaligus meminimalkan kesalahan distribusi dokumen.

Dalam praktiknya, proses registrasi naskah masuk dan naskah keluar dilakukan secara terstruktur melalui formulir digital. Pengguna dapat menentukan unit kerja, jenis naskah baik surat keluar, surat rahasia, maupun non-naskah dinas serta menetapkan verifikator dan penandatangan sesuai ketentuan. Seluruh data dan lampiran naskah terdokumentasi secara sistematis sehingga memudahkan penelusuran arsip di kemudian hari.