Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., bersama Civitas Akademika Untad menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Buol yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati Buol, Senin (12/10/2026).
Kehadiran Rektor bersama Civitas Akademika Untad dalam peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Buol
Upacara peringatan HUT ke-27 Kabupaten Buol dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. Anwar Hafid, M.Si., selaku inspektur upacara.
Kegiatan turut dihadiri Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Wakil Bupati Buol Moh. Nasir DJ Daimaroto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menekankan pentingnya pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Gubernur secara khusus mendorong penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Buol dan Untad agar akses pendidikan tinggi dapat semakin dekat dengan masyarakat setempat.
“Kami juga mendorong kerja sama dengan Universitas Tadulako (UNTAD) agar proses perkuliahan sarjana dapat dilaksanakan langsung di Buol. Dengan demikian, dosen yang datang ke Buol sehingga mahasiswa tidak perlu pindah ke Palu,” ujar Anwar Hafid.
Menurut gubernur, perluasan akses pendidikan tinggi merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa terkendala jarak.
Dorongan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Buol dalam memperkuat kerja sama pendidikan dengan Untad, termasuk melalui pelaksanaan kelas kerja sama jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang telah dimiliki sesuai ketentuan.
Kerja sama yang terbangun juga diharapkan dapatt dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan Kabupaten Buol







Selain pendidikan, peringatan HUT ke-27 Kabupaten Buol juga menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan daerah melalui pengembangan potensi ekonomi lokal, peningkatan produktivitas sektor unggulan, serta pelestarian budaya.
Tema peringatan tahun ini menekankan pembangunan Buol yang agamis, agropolitan, maju, lestari budaya, dan berkelanjutan.
Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menyelaraskan pembangunan ekonomi dengan karakter serta potensi daerah.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan perguruan tinggi, perluasan akses pendidikan sarjana di Buol diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi sumber daya manusia bagi pembangunan daerah dan Sulteng. Rian
