Untad Kenalkan Perjalanan Akademik dan SIGA 8 kepada Mahasiswa Baru Tahun 2026

  • Post author:

Memasuki awal masa perkuliahan, Universitas Tadulako melalui Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) bersama Unit Pelaksana Akademik (UPA) TIK membekali mahasiswa baru Angkatan 2026 melalui Workshop “Memahami Perjalanan Akademik Mahasiswa, Edukasi, Adaptasi dan Digitalisasi Sistem Akademik SIGA 8 bagi Mahasiswa Baru Universitas Tadulako Tahun 2026” di Auditorium Untad, Sabtu (08/08/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut diikuti sekitar 8.000 mahasiswa baru, dengan 120 mahasiswa mengikuti secara luring di Auditorium Untad dan peserta lainnya mengikuti secara daring.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Untad, Sutriyani, S.P., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Untad memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai perjalanan akademik sejak awal masa perkuliahan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Universitas Tadulako untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai perjalanan akademik yang akan mereka jalani. Sejak awal, mahasiswa perlu mengetahui bagaimana proses akademik berlangsung, termasuk memahami sistem digital yang digunakan agar mereka dapat menjalankan studinya secara mandiri dan terarah,” ujar Sutriyani.

Menurutnya, pemahaman terhadap sistem akademik perlu diberikan sejak awal agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan berbagai layanan akademik yang tersedia. Melalui pengenalan SIGA 8, mahasiswa diarahkan untuk memahami proses pengelolaan akademik secara digital, mulai dari pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pemantauan hasil studi, hingga layanan akademik lainnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bagian Akademik BAK, Sukirman, S.Kom., MMSI, serta tim UPA TIK Untad sebagai narasumber.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., mengingatkan mahasiswa baru agar sejak awal memiliki target dalam menyelesaikan pendidikan.

Ia menjelaskan, masa studi normal untuk program Diploma Tiga (D3) adalah tiga tahun, sedangkan Diploma Empat (D4) dan Sarjana (S1) empat tahun. Adapun batas maksimal masa studi adalah tujuh tahun. Untuk program S1, mahasiswa umumnya harus menyelesaikan sedikitnya 144 SKS dengan IPK kelulusan minimal 2,75.

“Mahasiswa harus sejak awal memiliki target dalam menyelesaikan studinya. Masa studi normal D3 adalah tiga tahun, sedangkan D4 dan S1 empat tahun. Jangan sampai waktu yang tersedia tidak dimanfaatkan dengan baik. Perhatikan KRS, jumlah SKS, IPK, dan seluruh ketentuan akademik agar studi dapat diselesaikan sesuai target,” pesan Prof. Andi Rusdin.

Prof. Andi Rusdin juga mendorong mahasiswa tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi turut mengembangkan kompetensi melalui organisasi, pelatihan, penelitian, kompetisi, olahraga, seni, dan berbagai kegiatan lainnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa membangun kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi yang dibutuhkan dalam dunia profesional. Mahasiswa juga didorong untuk mempersiapkan kemampuan bahasa asing sebagai kompetensi tambahan.

“Masuknya saja susah, jangan sampai lulusnya lebih susah lagi,” ujar Prof. Andi Rusdin.

Selain itu, mahasiswa diingatkan untuk memperhatikan ketepatan data akademik yang tercatat dalam sistem Untad maupun Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Data seperti NIK, NISN, nama, dan tanggal lahir perlu dipastikan sesuai dengan dokumen resmi.

“Data mahasiswa harus diperhatikan sejak awal. Pastikan NIK, NISN, nama, dan tanggal lahir sesuai dengan dokumen resmi. Termasuk dalam pengisian KRS, mahasiswa harus disiplin karena data tersebut menjadi bagian dari rekam akademik yang akan dilaporkan ke PDDikti,” tegasnya.

Usai sambutan-sambutan, Kepala Bagian Akademik BAK Untad, Sukirman, S.Kom., MMSI., memaparkan sejumlah hal yang berkaitan dengan perjalanan akademik mahasiswa, mulai dari proses administrasi akademik hingga ketentuan yang perlu diperhatikan selama masa studi. Pemahaman tersebut menjadi bagian penting agar mahasiswa baru dapat menjalani proses perkuliahan secara tertib dan memahami setiap tahapan akademik yang harus ditempuh.

Pada sesi teknis, tim UPA TIK Untad memperkenalkan penggunaan SIGA 8 kepada mahasiswa baru. Materi mencakup akses akun, pembaruan kata sandi, pengisian data profil mahasiswa, verifikasi email mahasiswa, hingga berbagai layanan akademik yang tersedia dalam sistem.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan tata cara registrasi periode ajar, pengisian KRS, pemantauan presensi, Kartu Hasil Studi (KHS), perkembangan IPK, hingga transkrip akademik sementara.

Pemahaman terhadap SIGA 8 diharapkan dapat membantu mahasiswa mengelola kebutuhan akademiknya secara mandiri sekaligus memastikan data yang tercatat dalam sistem tetap sesuai. Mahasiswa juga diimbau untuk secara berkala memeriksa data akademiknya sebagai bagian dari upaya menjaga ketepatan rekam akademik.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif bersama mahasiswa baru. Pembekalan terkait SIGA 8 selanjutnya akan diteruskan di masing-masing fakultas untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dalam menggunakan sistem akademik sejak awal masa studi.

Untuk menyaksikan livestream acara dapat dilihat disini. Materi juga dapat diunduh di link berikut. AA