FKM Untad Perkuat Kolaborasi Melalui Kick Off Pekan Akademik dan Seni Dies Natalis ke – 9

  • Post author:

Berbagai agenda akademik, olahraga, seni, hingga pengabdian kepada masyarakat mulai disiapkan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) dalam rangka menyemarakkan Dies Natalis ke-9. Seluruh rangkaian kegiatan diawali melalui Kick Off Pekan Akademik dan Seni yang berlangsung di Gedung Dekanat FKM Untad, Jumat (17/07/2026), yang mengusung tema “Nawa Karsa: Merajut Kebersamaan, Mengukir Prestasi.”

Acara pembukaan dihadiri oleh Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Ketua Senat Universitas, para Wakil Rektor, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Untad, Prof. Dr. Rosmala Nur, S.KM., M.Si., mengatakan bahwa Dies Natalis ke-9 menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan fakultas sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan institusi yang unggul dan berdaya saing.

Ia menjelaskan, meskipun hari lahir FKM diperingati setiap 17 Juli, puncak perayaan Dies Natalis akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 agar seluruh mahasiswa, termasuk yang sedang melaksanakan kegiatan di luar daerah, dapat berpartisipasi.

Prof. Rosmala menyampaikan bahwa selama satu tahun terakhir FKM terus melakukan berbagai pembenahan, baik pada aspek tata kelola, peningkatan mutu akademik, maupun pengembangan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

“Kami terus berupaya membangun Fakultas Kesehatan Masyarakat menjadi lingkungan akademik yang nyaman, modern, dan berdaya saing. Pembenahan fasilitas, penghijauan lingkungan, hingga peningkatan kualitas layanan merupakan bagian dari komitmen kami agar mahasiswa merasa bangga menjadi bagian dari FKM Untad,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih FKM selama setahun terakhir. Program Magister Kesehatan Masyarakat berhasil mempertahankan akreditasi Unggul, FKM mencatatkan zero drop out, serta produktivitas publikasi ilmiah dosen meningkat dengan menghasilkan 58 artikel pada jurnal nasional dan internasional bereputasi selama semester pertama tahun 2026.

Selain itu, usulan pembukaan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat telah memperoleh persetujuan Senat Universitas. Di sisi lain, pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat tiga lantai juga tengah berlangsung sebagai upaya memperkuat sarana pendidikan dan penelitian.

Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa tema “Nawa Karsa” memiliki makna filosofis yang mencerminkan semangat baru FKM dalam memasuki usia ke-9. Berasal dari bahasa Sanskerta, Nawa berarti sembilan, sedangkan Karsa bermakna tekad, kehendak, atau cita-cita.

Menurutnya, tema tersebut tidak hanya menjadi identitas perayaan Dies Natalis, tetapi juga menggambarkan komitmen bersama untuk membangun fakultas melalui integritas, kolaborasi, inovasi, profesionalisme, keunggulan akademik, kepedulian sosial, adaptabilitas, prestasi berkelanjutan, serta pengabdian kepada bangsa.

“Nawa Karsa bukan sekadar tema perayaan, tetapi menjadi semangat bersama untuk membangun fakultas yang semakin maju melalui integritas, kolaborasi, inovasi, profesionalisme, keunggulan akademik, kepedulian sosial, adaptabilitas, prestasi berkelanjutan, serta pengabdian kepada bangsa,” kata Prof. Amar.

Rektor mengapresiasi berbagai capaian yang diraih FKM, mulai dari keberhasilan mempertahankan zero drop out, meningkatnya produktivitas publikasi ilmiah dosen, hingga prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menegaskan Universitas Tadulako akan terus mendukung penguatan kualitas akademik FKM, termasuk dalam upaya meraih akreditasi unggul Program Studi Sarjana serta memperluas pengakuan di tingkat internasional melalui peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan kerja sama global.

“Kami akan terus mendukung penguatan kualitas akademik FKM, termasuk melalui peningkatan dukungan terhadap proses akreditasi dan pengembangan sumber daya manusia. FKM memiliki potensi besar menjadi salah satu fakultas terbaik di kawasan timur Indonesia,” ujarnya.

Prof. Amar juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus memperkuat sinergi dan menghilangkan sekat antarelemen di lingkungan fakultas. Menurutnya, tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi lintas disiplin ilmu sehingga FKM diharapkan mampu menjadi pusat solusi bagi berbagai persoalan kesehatan di Sulawesi Tengah maupun Indonesia.

Rangkaian Pekan Akademik dan Seni Dies Natalis ke-9 FKM Untad akan diisi dengan berbagai kegiatan akademik, olahraga, seni, pengabdian kepada masyarakat, serta kompetisi mahasiswa yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni.