Universitas Tadulako (Untad) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui partisipasi dua mahasiswa Program Magister Teknik Sipil pada program akademik di Saga University, Jepang. Kedua mahasiswa tersebut adalah Annida Lisyahadah (F11224044) dan Raka Vargorio Lipu (F11223052) yang mengikuti program internasional dengan skema berbeda sebagai bagian dari pengembangan kompetensi akademik dan penelitian.
Annida Lisyahadah menjadi mahasiswa pertama Untad yang mengikuti Short-term Acceptance for Co-supervision Research Education (Sandwich Program) pada 28 Februari hingga 31 Maret 2026. Program tersebut didukung oleh Japan Student Services Organization (JASSO) dan memberikan kesempatan bagi Annida untuk melaksanakan penelitian tesis di bawah bimbingan akademisi Saga University.
Sementara itu, Raka Vargorio Lipu mengikuti Program Student Exchange (Special Audit Student) SPACE-SE-G selama satu semester, terhitung sejak 1 April hingga 30 September 2026. Melalui program ini, Raka mengikuti berbagai perkuliahan internasional guna memperdalam kompetensi di bidang teknik sipil sekaligus memperluas wawasan dan jejaring akademik di tingkat global.







Selama mengikuti program di Saga University, Annida mengembangkan penelitian tesis mengenai pemodelan hidrodinamika Pantai Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, menggunakan perangkat lunak Delft3D. Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengelolaan wilayah pesisir berbasis pemodelan numerik.
Keikutsertaan kedua mahasiswa tersebut menjadi bukti nyata komitmen Universitas Tadulako dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing internasional. Selain itu, program ini turut memperkuat kerja sama akademik dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri, mendorong kolaborasi riset, serta mendukung upaya internasionalisasi pendidikan tinggi di lingkungan Universitas Tadulako.
