BAK Untad Gelar Workshop Perencanaan Studi, Bekali Mahasiswa Baru dan Penerima KIP Kuliah Lulus Tepat Waktu

  • Post author:

Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Universitas Tadulako (Untad) menyelenggarakan Workshop Optimalisasi Perencanaan dan Penyelesaian Studi Mahasiswa Sesuai Rencana Studi dan Peraturan Akademik di Gedung Auditorium Universitas Tadulako pada hari Sabtu pagi (05/09/2026). Kegiatan ini digelar untuk membekali mahasiswa baru angkatan 2026 serta mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mengenai strategi studi yang efektif dan tertib administrasi.

Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Untad, Sutriyani, S.P., M.P., menegaskan bahwa transisi menuju jenjang perguruan tinggi memerlukan perencanaan studi yang matang. Hambatan akademik yang sering dialami mahasiswa umumnya berakar dari kurangnya pemahaman terhadap mekanisme Kartu Rencana Studi (KRS), aturan beban SKS, hingga ketentuan masa studi. Oleh karena itu, workshop ini dirancang untuk memberikan panduan strategis dan utuh agar mahasiswa lintas fakultas dapat menavigasi perjalanan akademik mereka secara terarah.

Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., dalam arahannya menekankan pentingnya kedisiplinan dan manajemen waktu bagi seluruh mahasiswa. Beliau mengingatkan bahwa masa studi normal untuk jenjang S1 adalah 4 tahun (8 semester) dengan batas maksimal 7 tahun di Universitas Tadulako.

“Pilihan menempuh pendidikan perguruan tinggi adalah investasi masa depan yang melibatkan pengorbanan waktu dan biaya. Mahasiswa harus memanfaatkan setiap semester dengan serius agar dapat lulus tepat waktu,” tegas Prof. Andi Rusdin.

Ia juga memaparkan keterkaitan langsung antara ketepatan waktu kelulusan mahasiswa dengan akreditasi institusi. Kelulusan tepat waktu menjadi salah satu indikator utama untuk mengantarkan universitas dan program studi meraih predikat unggul, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing alumni di dunia kerja maupun saat melamar beasiswa lanjutan.

Rangkaian materi workshop dikemas secara komprehensif dan interaktif. Sesi pertama diawali dengan penjelasan Peraturan Akademik secara umum oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., pemaparan Pedoman Penyelenggaraan Akademik (PPA) 2026–2027 oleh Ketua Penyusun, Prof. Dr. Sahrul Saehana, M.Si., serta rincian Standar Operasional Prosedur (SOP) Akademik oleh Kepala Bagian Akademik, Sukirman, S.Kom., M.M.Si., yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan SOP di setiap unit layanan. Sesi ini menghadirkan penjelasan mengenai layanan teknis sistem informasi dari UPA TIK, SOP registrasi akademik oleh Egi Ardiyanti, SOP evaluasi kelulusan dan nilai oleh Andi Dede Satria, serta pengurusan beasiswa dan kesejahteraan mahasiswa oleh Ulil Amri. Seluruh rangkaian acara teknis tersebut ditutup dengan diskusi interaktif mengenai alur pelayanan administrasi kemahasiswaan.

Selain aspek kurikulum, arahan universitas juga menyoroti pentingnya budaya digital dan kepatuhan terhadap jadwal administratif, seperti pembayaran UKT dan pengisian KRS tepat waktu. Keterlambatan pengisian KRS tidak hanya mengganggu sistem operasional kampus, tetapi juga berdampak langsung pada proses verifikasi data penerima beasiswa KIP Kuliah di tingkat nasional.

Para peserta juga diingatkan untuk membangun etika, mentalitas, dan daya tahan (attitude) yang baik selama berkuliah. Pengembangan kompetensi soft skills, keterlibatan dalam organisasi secara bijak, serta pencapaian prestasi akademik maupun non-akademik menjadi bagian penting dalam membentuk karakter lulusan Untad yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. AA