Wisuda Angkatan 137 Untad, Rektor Untad Dorong Alumni Jadi Job Creator dan Berdampak Bagi Masyarakat

Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda Angkatan 137 yang berlangsung secara khidmat di Gedung Auditorium Prof. Drs. H. Aminuddin Ponulele, M.S. Untad pada Kamis (13/08/2026) pagi. Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, S.E., M.Si.

Dalam laporannya, Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa Wisuda Angkatan 137 ini diikuti oleh sebanyak 1.300 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan. Rincian wisudawan terdiri atas Pascasarjana sebanyak 24 orang, FKIP 378 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 163 orang, FISIP 124 orang, Fakultas Teknik 117 orang, Fakultas Pertanian 112 orang, FMIPA 111 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 74 orang, Fakultas Hukum 70 orang, Fakultas Kedokteran 55 orang, Fakultas Peternakan dan Perikanan 54 orang, serta Fakultas Kehutanan 18 orang.

Dalam pesan almamaternya, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa hakikat pendidikan sejati bukan sekadar ilmu pengetahuan yang didapat selama bangku kuliah, melainkan seberapa besar dampak positif yang mampu diberikan kepada masyarakat. Beliau mengimbau para alumni untuk terus menjaga integritas, etika, dan nama baik almamater saat kembali ke tengah masyarakat.

“Ketika Saudara meninggalkan kampus ini, jangan pernah menganggap perjalanan telah selesai. Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari ruang pengabdian yang sesungguhnya. Pergilah, belajarlah, berkaryalah, dan bangunlah sesuatu yang lebih baik. Di mana pun Saudara berada, jagalah selalu nama baik Untad,” tegas Prof. Amar.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa kelulusan merupakan momentum awal untuk mengimplementasikan kompetensi dan nilai-nilai karakter yang telah dibentuk di kampus. Beliau juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus bersinergi dalam menghadirkan sistem pendidikan yang maju, berkelanjutan, dan tepercaya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Dr. Rusmiadi, S.T., S.H., M.Si, menyampaikan pesan tertulis terkait pentingnya peran alumni Untad dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Seiring dengan potensi besar daerah di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif, generasi muda diharapkan mampu mengambil peran strategis.

Melalui program Gerakan Pembangunan Berani, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus membuka ruang pengembangan bagi generasi muda. Gubernur berharap lulusan Untad tidak hanya berfokus menjadi pencari kerja (job seeker) atau ASN, tetapi berani menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) serta membangun daerah dari desa.