Perkuat Pengembangan Pertanian Presisi, UNTAD Ikuti Theme-Based Training PASEC di Serbia

  • Post author:

Upaya memperkuat pengembangan pertanian presisi terus dilakukan Universitas Tadulako (UNTAD), salah satunya melalui partisipasi dalam First Theme-Based Training PASEC (Precise Agriculture and Sustainable Environment Curriculum) yang diselenggarakan di University of Novi Sad dan University of Belgrade, Serbia, pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek PASEC yang berfokus pada modernisasi kurikulum di bidang pertanian presisi dan lingkungan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Tadulako diwakili oleh Kepala UPA Laboratorium Terpadu UNTAD, Dr.sc.agr. Ir. Henry Novero Barus, M.Sc., dan Koordinator Program Studi Sains Data, Abdul Mahatir Najar, M.Si.

Pelatihan ini mempertemukan perwakilan institusi mitra dari Indonesia, Maladewa, Thailand, Belgia, Serbia, dan Kroasia. Melalui kegiatan tersebut, para peserta bertukar pengetahuan, meningkatkan kompetensi tenaga pengajar, serta mengembangkan pendekatan pembelajaran modern di bidang pertanian presisi, teknologi geoinformasi, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam penguasaan teknologi pertanian presisi melalui pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan teknologi geospasial, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), robotika, dan sains data. Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami sistem pertanian yang lebih efisien, adaptif, dan tangguh dalam menghadapi perubahan iklim.

Selama pelaksanaan pelatihan di University of Novi Sad dan University of Belgrade, peserta mengikuti berbagai sesi yang membahas pendekatan inovatif dalam pembelajaran, pemanfaatan teknologi geospasial untuk pertanian presisi, manajemen pertanian digital, hingga penggunaan platform berbasis citra satelit seperti CropLab dan CO2AGRI. Berbagai materi tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan kurikulum sekaligus memperkuat penerapan teknologi digital dalam sektor pertanian dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Salah satu agenda penting dalam pelatihan tersebut adalah presentasi proyek yang akan diimplementasikan oleh masing-masing universitas mitra dari kawasan Asia. Pada kesempatan tersebut, tim Universitas Tadulako memaparkan rencana pengembangan sistem pertanian presisi di Sulawesi Tengah yang mencakup budidaya durian, semangka lahan terbuka, padi, hingga melon greenhouse. Proyek kolaboratif tersebut dirancang dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu melalui sinergi Program Studi Agroteknologi, Sains Data, Teknik Elektro, dan Teknik Informatika, sehingga mampu mengintegrasikan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan sektor pertanian.

Keikutsertaan dalam Theme-Based Training PASEC memberikan sejumlah manfaat strategis bagi Universitas Tadulako. Pengetahuan mengenai teknologi observasi bumi, pemanfaatan citra satelit, serta platform pertanian digital menjadi landasan dalam mendorong modernisasi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan perubahan iklim. Melalui pendekatan tersebut, pengembangan kurikulum tidak lagi dilakukan secara terpisah berdasarkan disiplin ilmu, tetapi diarahkan pada kolaborasi lintas bidang yang mengintegrasikan keahlian pertanian, sains data, teknik elektro, dan informatika.

Selain mendukung pengembangan pendidikan, hasil pelatihan juga membuka peluang hilirisasi riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kompetensi baru di bidang digital farm management, pemanfaatan teknologi geospasial, dan interpolasi spasial karbon organik tanah dapat diterapkan pada berbagai komoditas unggulan Sulawesi Tengah, seperti durian, kakao, padi, hingga sistem greenhouse. Penerapan teknologi pertanian presisi tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi Universitas Tadulako dalam menghadirkan solusi inovatif bagi pengembangan sektor pertanian di daerah.

Sebagai tindak lanjut, Universitas Tadulako akan melakukan koordinasi lintas program studi untuk mengimplementasikan hasil pelatihan ke dalam berbagai kegiatan akademik dan proyek lapangan. Selain itu, Universitas Tadulako juga akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan lanjutan kegiatan PASEC yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Desember 2026. AA