UPA Perpustakaan Untad Sosialisasikan Pemanfaatan Jurnal Elektronik untuk Dukung Akademisi dan Publikasi Ilmiah

  • Post author:

Bertempat di Aula Pascasarjana Gedung C Lantai 3 Universitas Tadulako, UPA Perpustakaan Universitas Tadulako (Untad) menggelar Sosialisasi Jurnal Elektronik bertajuk “Pemanfaatan Jurnal Elektronik dalam Mendukung Akademisi, Penelitian, dan Publikasi” pada Selasa pagi (09/06/2026). Kegiatan ini diikuti oleh dosen, pustakawan, serta mahasiswa program sarjana, magister, dan doktor di lingkungan Universitas Tadulako.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dwi Janto Suwandaru selaku Marketing Manager Database E-Journals dan E-Books PT Jasaraya Tama Jaya Buana.

Dalam laporannya, Kepala UPA Perpustakaan Universitas Tadulako, Nurhayati, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa sosialisasi jurnal elektronik merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya meningkatkan literasi informasi dan pemanfaatan sumber referensi digital di lingkungan Untad.

Pada tahun ini, kegiatan direncanakan berlangsung dalam dua sesi, dengan pelaksanaan berikutnya dijadwalkan pada September mendatang. Pemilihan lingkungan Pascasarjana sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada tingginya kebutuhan mahasiswa pascasarjana terhadap referensi ilmiah dalam mendukung penelitian dan publikasi.

Ia mengungkapkan bahwa pemanfaatan jurnal elektronik yang dilanggan Universitas Tadulako menunjukkan tren yang cukup baik. Dari Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 12.442 akses terhadap basis data jurnal elektronik. Namun demikian, penggunaan tersebut masih didominasi oleh pengguna dari luar Universitas Tadulako.

“Saya melihat penggunaan jurnal yang kita langgan cukup tinggi. Dari Januari sampai April tercatat 12.442 database digunakan. Namun penggunaannya masih banyak berasal dari luar Universitas Tadulako. Saya berharap ke depan dosen dan mahasiswa Untad dapat lebih maksimal memanfaatkan layanan yang sudah tersedia,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mendorong pustakawan di tingkat fakultas untuk berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada dosen maupun mahasiswa terkait akses dan pemanfaatan jurnal elektronik.

“Jika ada yang bertanya terkait jurnal, tolong diarahkan. Pustakawan di fakultas harus menjadi perpanjangan tangan dari Perpustakaan Pusat dalam memberikan layanan dan edukasi kepada pengguna,” pesannya.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Tadulako, Prof. Dr. Rusydi, M.Si., yang hadir mewakili Rektor Universitas Tadulako. Dalam sambutannya, Prof. Rusydi menegaskan bahwa pemanfaatan jurnal elektronik menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan tinggi di era digital.

“Kegiatan pada hari ini adalah sesuatu yang sangat penting dalam rangka transformasi pendidikan kita. Ini merupakan bagian dari transformasi di perpustakaan, di mana kita tidak harus selalu datang secara fisik ke perpustakaan, tetapi dapat mengakses jurnal dengan cepat dan mudah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara sivitas akademika memperoleh sumber referensi ilmiah. Oleh karena itu, kemampuan dalam mengakses dan memanfaatkan jurnal elektronik menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, derasnya arus informasi saat ini juga menuntut sivitas akademika untuk lebih selektif dalam memilih sumber informasi yang kredibel dan berkualitas. Melalui sosialisasi ini, diharapkan dosen dan mahasiswa semakin memahami pentingnya penggunaan jurnal elektronik sebagai rujukan ilmiah yang valid.

“Penelitian tidak cukup jika tidak ada jurnal yang menjadi rujukan. Karena itu kegiatan ini sangat penting untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” tegasnya.

Prof. Rusydi juga mengungkapkan bahwa Universitas Tadulako telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk berlangganan berbagai basis data jurnal elektronik. Karena itu, pemanfaatan layanan tersebut perlu dioptimalkan oleh seluruh sivitas akademika.

“Kita sudah mengeluarkan biaya yang tidak kecil untuk berlangganan. Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, tentu akan sangat disayangkan. Karena itu kami berharap mahasiswa S1, S2, S3, serta para dosen dapat memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya,” katanya. AA