September 23, 2021

Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Untad Terkait Pembentukan BP2KTI Bersama Civitas Akademika

Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Untad Terkait Pembentukan BP2KTI Bersama Civitas Akademika

Bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Untad, acara Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad ke Universitas Tadulako digelar pada Rabu (15/09/2021) Pagi dalam rangka menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti serta mendukung pembentukan “Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia (BP2KTI) dari aspirasi Civitas Akademika Untad.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP selaku Rektor Untad menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Ketua MPR RI kali ini merupakan sebuah kehormatan bagi Untad.

“ Sebuah momen yang berharga untuk kami di Untad mendapatkan kunjungan Prof. Fadel Muhammad yang bagi masyarakat Sulteng sudah sangat familiar dengan rekam jejak yang luar biasa sebagai seorang pengusaha, pejabat daerah, hingga politisi nasional. Kami selaku civitas akademika Untad mendukung sepenuhnya inisiatif pembentukan BP2-KTI dan berharap ide ini bisa menjadi pemicu dalam perkembangan dan percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia khususnya di daerah Sulteng.” Ujar Prof. Mahfudz.

Beliau turut mengharapkan agar Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, dapat membantu mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Untad pascabencana 28 September 2018 yang lalu. Hal tersebut perlu didorong dalam rangka mempersiapkan diri untuk menyambut proses pembelajaran tatap muka.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua MPR RI, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad dalam paparannya mengatakan bahwa anggaran pembangunan untuk kawasan timur Indonesia dinilai tertinggal jauh. Hal ini karena permintaan terkait percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia belum spesifik.

“Oleh karena itu inisiatif untuk membentuk BP2-KTI muncul dengan harapan agar badan ini dapat mendukung percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Hal ini juga mendukung kebijakan nasional dengan pemindahan ibu kota negara di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Pulau Kalimantan. Sulawesi memiliki sumber daya dan kekayaan alam yang melimpah yang salah satunya terletak di kawasan Teluk Tomini. Sehingga muncul ide dan pemikiran untuk membuat terusan di leher Pulau Sulawesi agar mendukung akses dari daerah timur seperti Maluku dan Papua ke ibu kota baru. Oleh karena itu, kami mengharapkan masukan masukan dari Untad yang sangat berharga untuk pengembangan ide ini kedepannya.” Papar Prof. Fadel.


Usai pemaparan Prof. Fadel, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab dan ditutup dengan foto bersama. AA

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: No Right Klik and Copy!!