Agustus 10, 2020

UNTAD GELAR WEBINAR NASIONAL TERKAIT BUDIDAYA UDANG VANAME SEBAGAI SOLUSI PEREKONOMIAN DI TENGAH KRISIS

UNTAD GELAR WEBINAR NASIONAL TERKAIT BUDIDAYA UDANG VANAME SEBAGAI SOLUSI PEREKONOMIAN DI TENGAH KRISIS

Program studi Akuakultur Fakultas Peternakan dan perikanan Universitas Tadulako kembali menggelar webinar nasional bertema Teknologi Budidaya Udang Vaname Supraintensif Berskala Kecil, Sebagai Pembangkit Ekonomi di Tengah Krisis, pada Selasa (7/7/2020). Webinar ini adalah webinar kedua setelah sebelumnya dilaksanakan webinar terkait Diversitas dan Kesehatan Ekosistem dalam Pembangunan Berkelanjutan (SDGs 2030) dengan subtema Potensi dan Permasalahan Konservasi Ikan Endemik Air Tawar di Kawasan Wallacea dan Papua pada 16 Juni 2020.

Dr Ir Fadly Tantu, M.Si yang menginisiasi kegiatan ini mengungkapkan bahwa Webinar Nasional Perikanan UNTAD ini merupakan rangkaian webinar berseri dalam rangka Dies Natalis UNTAD ke 39 Pada Bulan Agustus nanti.

“Kami sudah memulai pelaksanaan webinar ini dari sekarang dan puncaknya adalah Webinar Internasional bertema Pengelolaan Sumberdaya Perairan Wilayah Tropis

 

Sementara itu, Ketua panitia, Dr. Ir. Jusri Nilawati, M.Sc menjelaskan bahwa tujuan diadakannya webinar seri kedua ini adalah Untad ingin mengambil peran dan berpartisipasi dalam mensosialisasikan teknologi supraintensif, tetapi dalam skala kecil. Artinya, bagaimana teknologi ini bisa dijangkau oleh kelompok usaha kecil, agar supaya melalui pengembangan tambak supraintensif skala kecil, dapat membangkitkan ekonomi masyarakat di tengah krisis seperti saat ini.

Webinar yang dimulai dari pukul 10.00 wita hingga 12.00 melalui aplikasi zoom ini dibuka oleh wakil rektor bidang kerjasama Prof Dr Ir Amar ST MT. Para pakar budidaya udang vaname hadir sebagai narasumber dalam webinar ini yaitu Ir. Coco Kokarkin Soetrisno, M.Sc. (Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP RI), Dr. Ir. Hasanuddin Atjo, M.P. (Inovator Budidaya Udang Supraintensif, Ketua ISPIKANI Sulteng yang juga Staf khusus Menkomar RI), dan Rusaini, S.Pi., M.Sc., Ph.D. (Akademisi Fakultas Peternakan dan Perikanan, UNTAD). Webinar ini dipandu oleh Dr. Akbar Marzuki Tahya, S.Pi., M.Si. dan Host webinar adalah Fachruddin H.A.P., S.Pi., M.Si.

Dijelaskan bahwa Udang Vaname merupakan salah satu komoditas yang menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia dan banyak dibudidayakan. Udang vaname memiliki keunggulan diantaranya Responsif terhadap pakan, tahan terhadap serangan penyakit dan kualitas lingkungan yang buruk ,pertumbuhan lebih cepat, tingkat kelangsungan hidup tinggi. Oleh sebab itu budidaya udang vaname memiliki prospek yang menjanjikan dan pemanfaatan tambak supra intensif untuk peningkatan produktivitas di Indonesia sangat dibutuhkan.

 

Webinar ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari berbagai daerah mulai dari Aceh sampai Papua yang terdiri dari kalangan pengusaha tambak udang dan praktisi budidaya pertambakan, akademisi (dari perguruan tinggi negeri dan swasta dan SMK/SUPM), para penyuluh perikanan, birokrat, dan mahasiswa dan taruna, bahkan ada anggota DPRD dari kabupaten-kabupaten di luar Sulawesi Tengah.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: No Right Klik and Copy!!