April 17, 2021

Untad dan BKKbn Jalin Kerjasama di Bidang Kesehatan Masyarakat

Untad dan BKKbn Jalin Kerjasama di Bidang Kesehatan Masyarakat

Universitas Tadulako menjalin kerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Untad. Penandatanganan Surat Perjanjian kerjasama tersebut dilakukan oleh Dr Rusydi M Si selaku ketua LPPM Untad dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Dra Maria Ernawati MM. Turut hadir dalam pertemuan tersebut yakni Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama,Prof Dr Ir Amar ST MT dan Wakil Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Dr Rosmala Nur.

Prof Dr Ir Amar ST mengapresiasi terlaksananya kerjasama tersebut. Menurutnya, kerjasama ini akan turut mensuksekan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang diagendakan oleh Kemendikbud. Kehadiran BKKBN ini juga diharapkan dapat menambah khazanah baru di bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

“ Semoga kerjasama ini dapat berkesinambungan dan dapat memberi manfaat kepada kedua belah pihak. Kerjasama ini diharapkan akan menjadi bagian dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, dimana Untad dan BKKBN bisa saling sharing, terjadi interaksi dan tukar menukar keilmuan, termasuk adanya partisipasi professional antara kedua belah pihak dalam bidang pengembangan penelitian dan pengabdian “ terang Prof Amar.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa kerjasama ini didasarkan pada kebutuhan bersama untuk meningkatkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada pada kedua belah pihak berdasarkan prinsip saling membantu dan saling menguntungkan. Tujuannya untuk mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dalam rangka meningkatkan kemampuan di bidang kesehatan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN, Dra Maria Ernawati MM mengungkapkan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat mendukung program yang digalakkan oleh BKKBn terutama terkait masalah Perkawinan anak dan kualitas keluarga.

” Saat ini BKKBN bukan hanya fokus tentang kontrasepsi, tetapi fokus pada kualitas keluarga. Harapan kami saat ini keluarga di Sulawesi Tengah ini bisa mandiri dan berkualitas. Akan tetapi hal ini ternyata tak mudah, apalagi di Sulteng yang saat ini kasus perkawinan anak cukup tinggi. Hal ini tentu berpengaruh terhadap kualitas keluarga, kualitas keluarga tentunya akan berhubungan dengan penangananan stunting. Untuk itu kami datang disini berharap dengan adanya kerjasama ini, BKKBN dan Untad bisa saling bersinergi” kata Dra Maria Ernawati.

Kerjasama ini rencananya akan berlangsung selama lima tahun. Salah satu wujud dari implementasi kerjasama ini diantaranya BKKBN nantinya dapat memberikan materi terkait pernikahan anak dan kualitas keluarga dalam program Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Untad.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: No Right Klik and Copy!!