Oktober 23, 2018

Tim Robotech Untad Raih Empat Penghargaan Sekaligus Di Kontes Robot Indonesia Tingkat Regional II

Tim Robotech Untad Raih Empat Penghargaan Sekaligus Di Kontes Robot Indonesia Tingkat Regional II

Prestasi kembali diukir oleh Mahasiswa Universitas Tadulako di bidang Robotik. Pada Senin (21/05) Pagi, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir SE., MS selaku Rektor Universitas Tadulako menerima kunjungan Tim Robotech Untad yang berhasil meraih beberapa penghargaan dari Kejuaraan Kontes Robot Indonesia Tingkat Regional II pada 10 – 12 Mei 2018 diantaranya ;

– Juara I Kontes Robot Kategori Pemadaman Api.

– Juara II Kategori Kontes Robot ABU Indonesia.

– Penghargaan Inovasi Terbaik Kategori  KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) Beroda.

– Penghargaan Strategi Terbaik

Dalam pertemuan tersebut, Prof Basir mengapresiasi pencapaian tim robotech Untad yang berhasil mengukir prestasi dan meraih banyak penghargaan.

“ Saya sangat bangga dan mengapresiasi atas prestasi Tim Robotech Untad yang membawa harum nama Universitas Tadulako. Inilah sebenarnya yang kami harapkan dari para Mahasiswa, pribadi yang inovatif, kreatif dan berprestasi. Saya berharap pencapaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk ikut mengukir prestasi.” Papar Prof. Basir.

Ditemui dikesempatan yang sama, Andreas Sumaila selaku perwakilan Tim Robotech Untad menuturkan bahwa keseluruhan Tim Robotech Untad tak hanya berasal dari Fakultas Teknik saja melainkan berasal dari konsentrasi ilmu lainnya seperti dari Fakultas Ekonomi, FKIP, FAHUM, FMIPA dsb agar inovasi yang didapatkan semakin baik.

 

“ Untuk Kategori Robot Pemadam Api, Robot kami menjadi Robot yang berhasil memadamkan api serta menyelesaikan misi nya sehingga tim robot Untad mendapatkan Juara Pertama dari 35 Universitas yang ikut serta di Kontes Robot Indonesia Regional II. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak Universitas Tadulako yang telah banyak mendukung tim kami selama ini. Harapannya kami dapat terus didukung sehingga mampu menciptakan robot yang lebih mutakhir lagi mengingat teknologi robot kami yang belum secanggih tim lainnya dari berbagai daerah.” Ujar Andreas. AA   

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.