September 23, 2021

Siapkan Mahasiswa Untuk Masuk di Dunia Kerja, Balai Besar Pengembangan K3 Makassar Akan Beri Pelatihan

Siapkan Mahasiswa Untuk Masuk di Dunia Kerja, Balai Besar Pengembangan K3 Makassar Akan Beri Pelatihan

 

Balai Besar Pengembangan K3 Makassar mengadakan audiensi dengan Universitas Tadulako pada Senin (24/5) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Tadulako dan dihadiri oleh Rektor Untad beserta Wakil-Wakil Rektor. Audiensi ini bertujuan untuk melanjutkan komitmen K3 untuk Universitas Tadulako. Balai Besar Pengembangan K3 Makassar siap bekerjasama untuk membantu persiapan K3 sebagai calon-calon tenaga kerja yang akan masuk ke dunia kerja sebelum lulus dari kampus.

Dr. Hj. Aminah AS, M.Kes selaku Kepala Balai Besar Pengembangan K3 Makassar mengatakan, perusahaan akan lebih mudah menerima orang-orang yang sudah memiliki sertifikat K3 “Kami ingin Untad khususnya Sulteng umumnya jadi percontohan K3. Bagaimana jika sebelum mahasiswa keluar dari kampus, mereka dibekali K3. Misalnya, profesi Dokter bisa menjadi Dokter di perusahaan nantinya jika memiliki bekal K3. Perusahaan akan lebih mudah menerima Mahasiswa karena sudah memiliki sertifikat K3. Semua mahasiswa dapat mengikuti pelatihan ini tanpa terkecuali, kemudian nantinya dibekali sertifikat K3 dasar” ungkapnya.

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP. yang juga menghadiri kegiatan ini menyambut baik adanya audiensi tersebut. “Hal ini merupakan usaha yang bagus agar sebelum anak-anak (mahasiswa) masuk ke dunia kerja, mereka dapat dibekali dulu. Insya Allah kami siap untuk mensukseskan kegiatan tersebut”, kata Rektor dalam sambutannya.

K3 merupakan singkatan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yaitu ilmu beserta penerapan dalam upaya mencegah kecelakaan dan penyakit akibat suatu pekerjaan. Target pelatihan K3 ini nantinya menyasar ke Mahasiswa yang menjelang penyelesaian tugas akhir agar mereka siap memasuki dunia kerja.

“Kami berharap, para Mahasiswa sudah mengantongi sertifikat K3 sebelum keluar dari kampus. Karena itu modal masuk perusahaan dengan udah, disbanding yang tidak memiliki sertifikat tersebut. Sertifikat K3 sangat berguna di dunia kerja. Kami juga ingin Untad dan Sulteng menjadi percontohan K3 di tingkat nasional”, tutup Dr. Hj. Aminah. (Novi/Humas)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: No Right Klik and Copy!!