Sukseskan Program Merdeka Belajar,Menteri Desa dan PDTT Bahas Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Desa

Sukseskan Program Merdeka Belajar,Menteri Desa dan PDTT Bahas Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Desa

Rektor Universitas Tadulako(Untad)Prof Dr Mahfudz MP menyambut kehadiran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Dr( Hc) Abdul Halim Iskandar,M.Pd berserta rombongan,Sabtu (16/01). Kunjungan kerja ini dalam rangka implementasi kerjasama program Kemendes dan PDTT dengan Perguruan Tinggi dalam rangka menyukseskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Dalam sambutannya, rektor berharap pertemuan ini akan memberikan dampak positif terkait penguatan kerjasama antara Untad dan Kemendes dan PDTT.

“Universitas Tadulako yang berada di Sulteng yang notabene memiliki banyak desa tertinggal dan lokasi transmigrasi. Olehnya itu Untad memiliki peranan strategis untuk bisa berkontribusi sesuai dengan program kemdes dan program kemendikbud yakni merdeka Belajar Kampus Merdeka.kata rektor.

Menteri Desa dan PDTT dalam pemaparannya menjelaskan bahwa desa merupakan entitas terkecil dari pemerintahan. Untuk membangun desa tidak bisa dilakukan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak termasuk perguruan tinggi.

“Untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) desa,dibutuhkan dukungan dan kerjasama,termasuk dari perguruan tinggi”
Menurutnya,Desa memiliki karakteristik berdasarkan budaya, untuk itu dalam merancang pembangunan desa tidak bisa keluar dari akar budaya yang ada.

Lebih lanjut,menteri Desa dan PDTT menjelaskan berbagai model kerjasama perguruan tinggi dan Kementerian Desa PDTT. Di bidang pendidikan ada merdeka belajar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa, merdeka belajar BUMDes/ma, merdeka belajar pemenuhan 18 tujuan SDGs Desa, serta S1 praktis bagi kepala desa dan pengurus BUMDes. Kemudian dalam bidang penelitian misalnya, ada penelitian kuantitatif dan kualitatif berbasis data PDTT, pengembangan metode penelitian desa, serta kerja sama jurnal penelitian.

Adapun outcome yang diharapkan dari implementasi merdeka belajar kampus merdeka adalah percepatan laju pencapaian tujuan SDGs,peningkatan kapasitas kepala desa,perangkat desa, Bumdes/ma,penguatan warga desa yang berpotensi dalam pengembangan ekonomi dan sosial budaya,peningkatan kesehatan lembaga masyarakat adat,sosial,ekonomi desa,serta peningkatan pemahaman kampus terhadap lembaga desa,pemerintah desa dan budaya desa.

Acara yang dihadiri oleh unsur pimpinan Universitas Tadulako ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol covid 19.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: No Right Klik and Copy!!