Penerimaan Tenaga Pendidik dan Silaturrahim Masa Bhakti Rektor Untad

Selasa (11/03), Universitas Tadulako menyelenggarakan hajatan Penerimaan Tenaga Pendidik yang telah menyelesaikan studi Program Magister (S2) dan Doktor (S3) yang dirangkaikan dengan silaturrahim 3 (tiga) tahun masa bhakti Rektor Universitas Tadulako, bertempat di Ballroom Mercure Hotel Palu. Acara ini dihadiri oleh para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Direktur dan Asisten Direktur Pascasarjana, Kepala Bidang/Sub bidang, Kepala Biro/UPT serta seluruh Kelembagaan di lingkungan Universitas Tadulako.

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik bahwa total tenaga pendidik yang telah menyelesaikan studi S2 dan S3 dan terdaftar dibagian kepegawaian Untad adalah sebanyak 42 Orang . Untuk Program Magister (S2) dari beberapa Fakultas yaitu, FMIPA, FISIP, FATEK, FKIP, FEKON, FKIK. Sedangkan untuk Program Doktoral (S3) berasal dari Fakultas, FKIP, FAHUT, FMIPA, FISIP,FAKUM, FEKON, FATEK dan FAPETKAN.

Untad sangat bangga dengan pencapaian tersebut sehingga untuk mengapresiasikan hal tersebut maka diberikan reward (penghargaan) kepada tenaga akademik dengan masa studi tercepat berupa uang tunai. Penghargaan ini kepada Ulfa, Spd., M.pd. dengan masa studi Program Magister selama 1 tahun 11 bulan dan untuk Program Doktoral dengan masa studi 2 tahun 3 bulan diberikan kepada Dr.Ir. I Wayan Sutapa, M.Eng.

Selain pemberian reward kepada tenaga Pendidik, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., MS menghimbau sehubungan dengan berakhirnya Akreditasi Institusi Universitas Tadulako, saat ini Tim Penyusun Borang Akreditasi Institusi telah merampungkan tugasnya ditandai dengan diterimanya Borang tersebut di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Maka, tim assesor institusi dari BAN-PT akan melakukan visitasi ke Untad pada akhir bulan April atau Mei 2014. Dalam kaitan visitasi tersebut, faktor estetika lingkungan merupakan salah satu hal prinsip, sehingga dimohon agar semua pimpinan melakukan penataan di lingkungan masing-masing.

Rektor juga menambahkan bila dalam upaya koordinatif diperlukan pendekatan-pendekatan kekeluargaan tertentu, pimpinan unit dapat berkoordinasi ke pihak rektorat untuk dicarikan solusi terbaik. YL  

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: No Right Klik and Copy!!