September 23, 2021

Jelang Pelaksanaan SMMPTN Tahun 2021, Untad Terapkan Prokes Ketat

Jelang Pelaksanaan SMMPTN Tahun 2021, Untad Terapkan Prokes Ketat

Universitas Tadulako (Untad) memastikan pelaksanaan kegiatan Ujian Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi (SMMPTN) akan digelar dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan ketat. Demikian yang disampaikan Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) Untad, Dr. Ir. Munari ST., SH., MM. Sabtu (10/7) kemarin.

Dr. Ir. Munar., ST., SH., MM. juga mengungkapkan, pelaksanaan SMMPTN itu juga telah mendapatkan izin dari Gubernur Sulawesi Tengah dan Wali Kota Palu, dengan catatan melakukan pengetatan prokes Covid-19 dan mencegah terjadinya kerumunan diuntad. Dijelaskan Munari, seleksi SMMPTN itu akan dilaksanakan selama dua hari, mulai dari tanggal 12-13 Juli 2021 yang digelar secara tatap muka dengan empat sesi.

Untuk itu, berbagai persiapan pengetatan prokes covid-19 kata Munari telah disiapkan mulai dari Sabtu (10\7) kemarin, dimulai dengan melakukan penyemprotan disinfetkan seluruh ruangan ujian. Setiap ruangan ujiaan, nantinya akan ditempati 20 orang peserta.

“Kapasitas ruangan itu 50 orang. Stadarnya kan 50 persen tapi yang kita gunakan justru hanya 40 persen dari kapasitas biar jaraknya duduknya jauh-jauh,” ujar Munari saat ditemui diruanganya.


Fasilitas protokol kesehatan seperti, Handsanitizer dantempat cuci tangan juga akan disiapkan disetiap ruangan ujian. Sebelum memasuki ruangan ujian, para peserta lebih dulu akan dicek suhunya oleh petugas kesehatan Untad, kemudian peserta langsung diminta untu masuk kedalam ruangan menunggu pelaksaan ujian dimulai.

“Diperiksa dengan termogan suhunya dan menggunakan detektor untuk mengantisipasi kecurangan. Dan hadphone disimpan ditas, kemudian dikumpul.
Untuk mencegah kerumunan, peserta disuru menunggu didalam ruangan ujian,” tuturnya

Tidak hanya itu, setelah selesai mengikuti ujian, peserta juga diminta untuk langsung pulang kekediamanya dan tidak diperbolehkan untuk berkumpul diuntad. Pihak Untad juga telah membagi jalur bagi pserta untuk meninggalkan lokasi ujian. Jalur tersebut terbagi menjadi tiga, untuk peserta yang ujian diwilayah selatan akan mengunakan dua pintu yakni pintu gerbang dekat Fakultas Teknik dan gerbang Pascsarjana.

“Kalau yang bagian utara itu bisa lewat pintu gerbang utama. Kalau kemarin yang normal itu menunggu jam selesai langsung keluar tapi ini, siapa yang sudah selesai langsung disuru pulang agar tidak terjadi kerumunan dan ini di jaga oleh polisi satu pleton ditambah dengan security dari untad sekitar 40 personel,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Untad, Dr. dr. Ketut Suarayasa M.Kes menambahkan dalam pelaksanaan ujian, para peserta diberikan waktu selama satu jam, agar para peserta tidaka berlama-lama didalam ruangan. Pihaknya juga, dr Ketut telah menyiapkan ruangan khusus bagi peserta yang suhu tubuhnya diatas batas maksimal.

“Jadi begitu ada peserta suhunya diatas 38 derajat, tim kesehatan langsung bawa ke Rumah Sakit Untad, jadi proses tesnya tetap lanjut di rumah sakit dan sudah kami siapkan ruangan khusus, kalau perlu langsung kita rappid dia,” bebernya

dr Ketut mengungkapkan, dalam pelaksanaan SMMPTN tersebut pihaknya menyiapkan 20 orang tim kesehatnyang akan bertugas di 14 titik ruangan ujian diuntad. “Itu baru tim kesehatan, belum lagi bagian yang mengscan, itu 2 orang disetiap Fakultas. Satu titik itu, khusus menagani prokes ada 6 orang dan ditambah lagi dari pihak kepolisian,” paparnya.

Masih kata dr Ketut, ruangan-ruangan yang aakan digunakan peserta seleksi, mulai Sabtu (10\7) kemarin mulai disemprot disinfetkan, kemudian penyemprotan akan kembali dilakukan saat pergantian sesi ujian dan kembali akan disemprot setelah ujian selesai.

“Jadi satu hari itu dua kali penyemprotan. Artinya kami sudah berupaya mengatur semua sesuai protokol ksehatan yang sangat ketat. Pesan saya, untuk peserta. Karena ini penigkatan kasus covid tingggu, mau tidak mau seleksi ini kita lukukan tapi harus taat dengan prokes,” tandasnya.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: No Right Klik and Copy!!