September 23, 2021

Fakultas Teknik Untad Gelar Workshop Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Akademik

Fakultas Teknik Untad Gelar Workshop Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Akademik

Pada Selasa (27/07/2021) Pagi, Fakultas Teknik Untad menggelar Workshop Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Akademik dengan mengangkat tema “Pedoman dan Sistematik Penyusunan SOP Akademik Fakultas Teknik Universitas Tadulako” bertempat di Ruang Senat Fakultas Teknik.

Dalam sambutannya, Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, ST.,MT.,M.Sc selaku Dekan Fakultas Teknik menyampaikan bahwa kurangnya SOP menjadi salah satu kelemahan Fakultas Teknik saat ini. SOP yang akan disusun mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian serta prosedur MBKM. Harapannya setelah kegiatan ini akan ada pola untuk pelaksanaan dari masing masing SOP tersebut serta memiliki tindak lanjut dengan penyusunan draft SOP oleh masing masing peserta yang hadir secara offline maupun online.

“ Kelemahan Fakultas kita saat adanya penilaian akreditasi adalah kurangnya SOP serta kurangnya SOP untuk dilaksanakan secara langsung baik ditingkat fakultas maupun prodi. Harapannya setelah acara ini, SOP tersebut bisa lengkap untuk semua jenis kegiatan akademik dan membantu mempercepat proses administrasi yang ada di prodi dan fakultas karena hal tersebut merupakan salah satu tolak ukur kinerja.” Ujar Dr. Andi Rusdin.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Lukman Nadjamuddin, M.Hum selaku Wakil Rektor Bidang Akademik menuturkan dalam sambutannya bahwa Fakultas teknik sejauh ini merupakan fakultas yang baik akselerasinya dan paling lengkap jenjang pendidikannya sejauh ini.

“ Selain itu, Fakultas Teknik sering mendapatkan hibah dari kemenristekdikti yang berhubungan dengan revitalisasi kurikulum teknik serta mahasiswanya sering menjadi perwakilan pada beberapa kompetisi. Terkait MBKM, Fakultas Teknik cukup intens terlibat didalamnya selain itu, mahasiswa kita yang mengikuti seleksi pertukaran mahasiswa secara internasional dari Kemenristekdikti, salah satu mahasiswa dari Prodi Teknik Sipil berkesempatan kuliah di Irlandia selama satu semester. Harapannya juga tantangan prodi berakreditasi C dapat segera naik satu tingkat atau lebih yang tentu membutuhkan dukungan semua pihak.” Papar Dr. Lukman.

Usia sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh beberapa narasumber. Dr. Syamsu, M.Si selaku Koordinator PUSLAK-SPMI LPPMP Untad sekaligus narasumber memaparkan bahwa  SOP sudah selayaknya ada dalam setiap aktivitas prodi dan fakultas terkait dengan visi misi, tujuan serta strategi. Mahasiswa dan alumni serta dosen dan tendik perlu juga memiliki SOP sesuai dengan Peraturan Menteri yang ada. Bahkan Perkuliahan dan kurikulum perlu memiliki SOP.

“ Tahapan yang ideal dalam penyusunan SOP adalah draft SOP nya disusun terlebih dahulu kemudian kita adakan workshop yang setelah itu, SOP yang telah dibuat nantinya akan diimplementasikan dan perlu dievaluasi untuk peningkatan sehingga perlu ada lembaga penjaminan mutu untuk memonitoring pelaksanaannya. Setelah itu revisi dan pengembangan SOP harus terus dilakukan.” Papar Dr. Syamsu.

Dikesempatan lainnya, Dr. Anang Wahid M Diah, M.Si., Ph.D selaku Koordinator PUSBANG MBKM Untad sekaligus narasumber menuturkan bahwa SOP terkait akademik memang sangat dibutuhkan untuk pengembangan misi institusi atau organisasi kemudian dengan SOP kita akan mengetahui arah kebijakan dan pengembangan misi tersebut. SOP lebih memantapkan peraturan dan persyaratan yang disepakati sehingga tidak ada penyimpangan terkait hal tersebut. SOP juga dapat menjadi sarana koordinasi dalam sistem pelaporan kepada pimpinan (termasuk bagian evaluasi dalam pengembangan institusi).

“ Seperti yang telah kita ketahui bersama, Pak Rektor telah melakukan kerjasama/kontrak kinerja dengan pihak Dikti terkait Indikator Kinerja Universitas. Keberadaan MBKM sangatlah penting. Fakultas Teknik merupakan fakultas yang cukup memimpin dalam hal spirit terkait pelaksaan MBKM di Fakultasnya.  Oleh karena itu, dengan adanya workshop ini, Fakultas Teknik diharapkan mampu merumuskan SOP Akademiknya sehingga kedepan mampu meningkatkan akreditas nya.” Papar Dr. Anang.

Kemudian Ir. Andi Arham Adam, ST.,M.Sc.,Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik menuturkan dalam materinya bahwa SOP sebagai tools management untuk dapat membantu lembaga pendidikan untuk mencapai sasaran organisasi secara efektif dan turut menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu internal.

“SOP yang dikelola dengan baik akan membantu pencapaian standar nasional pendidikan tinggi secara tepat sasaran. Fungsi SOP dilembaga pendidikan adalah menjadi bagian dari dokumen SPMI.  Tidak akan lengkap dokumen SPMI kita jika tanpa SOP didalamnya sehingga penjaminan mutu harus memastikan SPMI kita lengkap dengan SOP karena saat akan visitasi, hal tersebut sangat dibutuhkan.  Fungsi lainnya agar dosen dan tendik menjaga konsistensi tingkat kinerja terbaik, agar jelas peran dan fungsi dalam posisi setiap organisasi.” Jelas Dr. Andi Arham. AA

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: No Right Klik and Copy!!