{"id":7634,"date":"2018-10-26T13:32:48","date_gmt":"2018-10-26T05:32:48","guid":{"rendered":"http:\/\/untad.ac.id\/?p=7634"},"modified":"2018-10-26T13:32:48","modified_gmt":"2018-10-26T05:32:48","slug":"sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/","title":{"rendered":"Sebulan Pasca Gempa, Singapore &#8211; Crisis Relief Alliance Kunjungi &#038; Tinjau Kondisi Universitas Tadulako"},"content":{"rendered":"<p>Genap sebulan pasca Gempa, Tsunami dan Likuifaksi \u00a0melanda Kota Palu, Sigi dan Donggala pada 28 September yang lalu, membuat Universitas Tadulako tak luput dari dampak bencana Gempa yang mengakibatkan kerusakan fasilitas kampus yang cukup signifikan. Setelah mendapat kunjungan dari Menristekdikti beberapa waktu yang lalu, Universitas Tadulako pada Kamis (26\/10\/2018) Siang mendapat kunjungan dari Organisasi Kemanusiaan asal Singapura \u2013 <em>Crisis Relief Alliance<\/em> yang disambut langsung oleh Rektor Untad bersama Para Wakil Rektor dan Ketua LPPM di Ruang Rektor Sementara \u2013 Gedung B Pascasarjana Untad.<\/p>\n<p>Tim Kemanusiaan asal Singapura tersebut berasal dari berbagai latar belakang seperti seorang Dokter, Perawat dan Dosen asal <em>Nanyang Technological University Singapore<\/em> yang diantaranya adalah Mr. Philip Quek, Mr. Ng Sin Ain, Ms. Jasmine Heng, Mr. Robert M dan Dr. Michael Lim. Maksud dari kedatangan mereka pada dasarnya ingin ikut serta dalam proses pemulihan Universitas Tadulako pasca Gempa 7.4 SR yang lalu.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir SE MS selaku Rektor Untad bersama Prof. Dr. Mery Napitupulu selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama menjelaskan kondisi terkini Universitas Tadulako pasca Gempa pada September lalu<em>.<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.54.jpeg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7638 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.54-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"425\" height=\"283\" \/><\/a><\/p>\n<p><em>\u201c<\/em> Kami sangat mengapresiasi momen ini dimana <em>Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance<\/em> telah berkunjung dan turut membantu Universitas Tadulako pasca bencana yang kami alami khususnya di Kota Palu. Saat ini kami menggunakan Gedung Pascasarjana karena Gedung Utama\/Rektorat tidak dapat lagi digunakan seperti sebelumnya. Begitu banyak hal yang berubah pasca gempa di kampus kami yang tentu membutuhkan adaptasi bagi kami terutama bagi mahasiswa yang juga menjadi korban dan sebagian mengalami rumah yang rusak sehingga mempengaruhi kesiapan belajar mereka.\u201d<\/p>\n<p>\u201c Kami belum memiliki data kongkrit tentang seberapa berat kerusakan yang disebabkan Gempa kemarin, tapi dari melihat kondisi langsung di lapangan, kami memprediksikan bahwa 70% bangunan yang ada di area Untad tidak dapat digunakan kembali termasuk fasilitas RS Untad yang baru diresmikan Oktober yang lalu. Meskipun begitu, kami tetap meminta kepada mahasiswa untuk tetap hadir pada perkuliahan mendatang agar suasana Kampus kita bisa tetap hidup pasca Gempa September kemarin.\u201d Jelas Prof. Basir.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Mery Napitupulu turut menjelaskan tentang aktivitas kampus pasca Gempa dan kondisi terakhir para mahasiswa Untad.<\/p>\n<p>\u201c Saat Gempa terjadi, Universitas Tadulako masih memiliki 27 Mahasiswa Asing yang sedang dalam proses kuliah yang saat ini telah kembali ke Negara mereka masing masing yang terus kami usahakan agar tetap terjalin komunikasi dengan pihak kampus. Perlu diingat bahwa dalam kondisi ini, tak hanya mahasiswa saja yang menjadi korban melainkan kami pun Para Dosen\/Akademisi turut menjadi korban dalam situasi ini sehingga yang bisa dilakukan saat ini adalah kami tetap berusaha untuk saling menguatkan satu sama lain agar aktivitas Universitas Tadulako tetap berjalan.\u201d Ujar Prof. Mery.<\/p>\n<p>Setelah mendengarkan kondisi Untad pasca Gempa dari Prof. Muhammad Basir dan Prof. Mery Napitupulu secara langsung, tim <em>Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance<\/em> kemudian meninjau langsung beberapa titik lokasi Untad yang terkena dampak Gempa cukup parah seperti RS, Media Center dan Fakultas Kehutanan. <strong>AA<\/strong><\/p>\n<p>Dokumentasi Kondisi Area Universitas Tadulako Pasca Gempa 28 September 2018 ;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.15-1.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7635 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.15-1-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"398\" height=\"265\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.15.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7636 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.15-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"398\" height=\"266\" \/><\/a><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.15-2.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7646 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.25.15-2-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"269\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.26.36-1.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7639 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.26.36-1-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"410\" height=\"273\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.26.36.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7640 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.26.36-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"405\" height=\"270\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.27.11.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7641 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.27.11-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"410\" height=\"273\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.28.26-1.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7642 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.28.26-1-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"423\" height=\"282\" \/><\/a><\/p>\n<p><em><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.28.26.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7643 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.28.26-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"411\" height=\"274\" \/><\/a><\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.28.26-2.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7645 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-25-at-14.28.26-2-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"413\" height=\"275\" \/><\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Genap sebulan pasca Gempa, Tsunami dan Likuifaksi \u00a0melanda Kota Palu, Sigi dan Donggala pada 28 September yang lalu, membuat Universitas Tadulako tak luput dari dampak bencana Gempa yang mengakibatkan kerusakan fasilitas kampus yang cukup signifikan. Setelah mendapat kunjungan dari Menristekdikti beberapa waktu yang lalu, Universitas Tadulako pada Kamis (26\/10\/2018) Siang mendapat kunjungan dari Organisasi Kemanusiaan asal Singapura \u2013 Crisis Relief Alliance yang disambut langsung oleh Rektor Untad bersama Para Wakil Rektor dan Ketua LPPM di Ruang Rektor Sementara \u2013 Gedung B Pascasarjana Untad. Tim Kemanusiaan asal Singapura tersebut berasal dari berbagai latar belakang seperti seorang Dokter, Perawat dan Dosen asal Nanyang Technological University Singapore yang diantaranya adalah Mr. Philip Quek, Mr. Ng Sin Ain, Ms. Jasmine Heng, Mr. Robert M dan Dr. Michael Lim. Maksud dari kedatangan mereka pada dasarnya ingin ikut serta dalam proses pemulihan Universitas Tadulako pasca Gempa 7.4 SR yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir SE MS selaku Rektor Untad bersama Prof. Dr. Mery Napitupulu selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama menjelaskan kondisi terkini Universitas Tadulako pasca Gempa pada September lalu. \u201c Kami sangat mengapresiasi momen ini dimana Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance telah berkunjung dan turut membantu Universitas Tadulako pasca bencana yang kami alami khususnya di Kota Palu. Saat ini kami menggunakan Gedung Pascasarjana karena Gedung Utama\/Rektorat tidak dapat lagi digunakan seperti sebelumnya. Begitu banyak hal yang berubah pasca gempa di kampus kami yang tentu membutuhkan adaptasi bagi kami terutama bagi mahasiswa yang juga menjadi korban dan sebagian mengalami rumah yang rusak sehingga mempengaruhi kesiapan belajar mereka.\u201d \u201c Kami belum memiliki data kongkrit tentang seberapa berat kerusakan yang disebabkan Gempa kemarin, tapi dari melihat kondisi langsung di lapangan, kami memprediksikan bahwa 70% bangunan yang ada di area Untad tidak dapat digunakan kembali termasuk fasilitas RS Untad yang baru diresmikan Oktober yang lalu. Meskipun begitu, kami tetap meminta kepada mahasiswa untuk tetap hadir pada perkuliahan mendatang agar suasana Kampus kita bisa tetap hidup pasca Gempa September kemarin.\u201d Jelas Prof. Basir. Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Mery Napitupulu turut menjelaskan tentang aktivitas kampus pasca Gempa dan kondisi terakhir para mahasiswa Untad. \u201c Saat Gempa terjadi, Universitas Tadulako masih memiliki 27 Mahasiswa Asing yang sedang dalam proses kuliah yang saat ini telah kembali ke Negara mereka masing masing yang terus kami usahakan agar tetap terjalin komunikasi dengan pihak kampus. Perlu diingat bahwa dalam kondisi ini, tak hanya mahasiswa saja yang menjadi korban melainkan kami pun Para Dosen\/Akademisi turut menjadi korban dalam situasi ini sehingga yang bisa dilakukan saat ini adalah kami tetap berusaha untuk saling menguatkan satu sama lain agar aktivitas Universitas Tadulako tetap berjalan.\u201d Ujar Prof. Mery. Setelah mendengarkan kondisi Untad pasca Gempa dari Prof. Muhammad Basir dan Prof. Mery Napitupulu secara langsung, tim Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance kemudian meninjau langsung beberapa titik lokasi Untad yang terkena dampak Gempa cukup parah seperti RS, Media Center dan Fakultas Kehutanan. AA Dokumentasi Kondisi Area Universitas Tadulako Pasca Gempa 28 September 2018 ;<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":7637,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"","ocean_second_sidebar":"","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"","ocean_custom_header_template":"","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"","ocean_menu_typo_font_family":"","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-7634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-untad","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sebulan Pasca Gempa, Singapore - Crisis Relief Alliance Kunjungi &amp; Tinjau Kondisi Universitas Tadulako - Universitas Tadulako<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sebulan Pasca Gempa, Singapore - Crisis Relief Alliance Kunjungi &amp; Tinjau Kondisi Universitas Tadulako - Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Genap sebulan pasca Gempa, Tsunami dan Likuifaksi \u00a0melanda Kota Palu, Sigi dan Donggala pada 28 September yang lalu, membuat Universitas Tadulako tak luput dari dampak bencana Gempa yang mengakibatkan kerusakan fasilitas kampus yang cukup signifikan. Setelah mendapat kunjungan dari Menristekdikti beberapa waktu yang lalu, Universitas Tadulako pada Kamis (26\/10\/2018) Siang mendapat kunjungan dari Organisasi Kemanusiaan asal Singapura \u2013 Crisis Relief Alliance yang disambut langsung oleh Rektor Untad bersama Para Wakil Rektor dan Ketua LPPM di Ruang Rektor Sementara \u2013 Gedung B Pascasarjana Untad. Tim Kemanusiaan asal Singapura tersebut berasal dari berbagai latar belakang seperti seorang Dokter, Perawat dan Dosen asal Nanyang Technological University Singapore yang diantaranya adalah Mr. Philip Quek, Mr. Ng Sin Ain, Ms. Jasmine Heng, Mr. Robert M dan Dr. Michael Lim. Maksud dari kedatangan mereka pada dasarnya ingin ikut serta dalam proses pemulihan Universitas Tadulako pasca Gempa 7.4 SR yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir SE MS selaku Rektor Untad bersama Prof. Dr. Mery Napitupulu selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama menjelaskan kondisi terkini Universitas Tadulako pasca Gempa pada September lalu. \u201c Kami sangat mengapresiasi momen ini dimana Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance telah berkunjung dan turut membantu Universitas Tadulako pasca bencana yang kami alami khususnya di Kota Palu. Saat ini kami menggunakan Gedung Pascasarjana karena Gedung Utama\/Rektorat tidak dapat lagi digunakan seperti sebelumnya. Begitu banyak hal yang berubah pasca gempa di kampus kami yang tentu membutuhkan adaptasi bagi kami terutama bagi mahasiswa yang juga menjadi korban dan sebagian mengalami rumah yang rusak sehingga mempengaruhi kesiapan belajar mereka.\u201d \u201c Kami belum memiliki data kongkrit tentang seberapa berat kerusakan yang disebabkan Gempa kemarin, tapi dari melihat kondisi langsung di lapangan, kami memprediksikan bahwa 70% bangunan yang ada di area Untad tidak dapat digunakan kembali termasuk fasilitas RS Untad yang baru diresmikan Oktober yang lalu. Meskipun begitu, kami tetap meminta kepada mahasiswa untuk tetap hadir pada perkuliahan mendatang agar suasana Kampus kita bisa tetap hidup pasca Gempa September kemarin.\u201d Jelas Prof. Basir. Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Mery Napitupulu turut menjelaskan tentang aktivitas kampus pasca Gempa dan kondisi terakhir para mahasiswa Untad. \u201c Saat Gempa terjadi, Universitas Tadulako masih memiliki 27 Mahasiswa Asing yang sedang dalam proses kuliah yang saat ini telah kembali ke Negara mereka masing masing yang terus kami usahakan agar tetap terjalin komunikasi dengan pihak kampus. Perlu diingat bahwa dalam kondisi ini, tak hanya mahasiswa saja yang menjadi korban melainkan kami pun Para Dosen\/Akademisi turut menjadi korban dalam situasi ini sehingga yang bisa dilakukan saat ini adalah kami tetap berusaha untuk saling menguatkan satu sama lain agar aktivitas Universitas Tadulako tetap berjalan.\u201d Ujar Prof. Mery. Setelah mendengarkan kondisi Untad pasca Gempa dari Prof. Muhammad Basir dan Prof. Mery Napitupulu secara langsung, tim Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance kemudian meninjau langsung beberapa titik lokasi Untad yang terkena dampak Gempa cukup parah seperti RS, Media Center dan Fakultas Kehutanan. AA Dokumentasi Kondisi Area Universitas Tadulako Pasca Gempa 28 September 2018 ;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-10-26T05:32:48+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Arba Arief\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arba Arief\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/\",\"name\":\"Sebulan Pasca Gempa, Singapore - Crisis Relief Alliance Kunjungi & Tinjau Kondisi Universitas Tadulako - Universitas Tadulako\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2018-10-26T05:32:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sebulan Pasca Gempa, Singapore &#8211; Crisis Relief Alliance Kunjungi &#038; Tinjau Kondisi Universitas Tadulako\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\",\"name\":\"Universitas Tadulako\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938\",\"name\":\"Arba Arief\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Arba Arief\"},\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/arief1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sebulan Pasca Gempa, Singapore - Crisis Relief Alliance Kunjungi & Tinjau Kondisi Universitas Tadulako - Universitas Tadulako","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sebulan Pasca Gempa, Singapore - Crisis Relief Alliance Kunjungi & Tinjau Kondisi Universitas Tadulako - Universitas Tadulako","og_description":"Genap sebulan pasca Gempa, Tsunami dan Likuifaksi \u00a0melanda Kota Palu, Sigi dan Donggala pada 28 September yang lalu, membuat Universitas Tadulako tak luput dari dampak bencana Gempa yang mengakibatkan kerusakan fasilitas kampus yang cukup signifikan. Setelah mendapat kunjungan dari Menristekdikti beberapa waktu yang lalu, Universitas Tadulako pada Kamis (26\/10\/2018) Siang mendapat kunjungan dari Organisasi Kemanusiaan asal Singapura \u2013 Crisis Relief Alliance yang disambut langsung oleh Rektor Untad bersama Para Wakil Rektor dan Ketua LPPM di Ruang Rektor Sementara \u2013 Gedung B Pascasarjana Untad. Tim Kemanusiaan asal Singapura tersebut berasal dari berbagai latar belakang seperti seorang Dokter, Perawat dan Dosen asal Nanyang Technological University Singapore yang diantaranya adalah Mr. Philip Quek, Mr. Ng Sin Ain, Ms. Jasmine Heng, Mr. Robert M dan Dr. Michael Lim. Maksud dari kedatangan mereka pada dasarnya ingin ikut serta dalam proses pemulihan Universitas Tadulako pasca Gempa 7.4 SR yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir SE MS selaku Rektor Untad bersama Prof. Dr. Mery Napitupulu selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama menjelaskan kondisi terkini Universitas Tadulako pasca Gempa pada September lalu. \u201c Kami sangat mengapresiasi momen ini dimana Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance telah berkunjung dan turut membantu Universitas Tadulako pasca bencana yang kami alami khususnya di Kota Palu. Saat ini kami menggunakan Gedung Pascasarjana karena Gedung Utama\/Rektorat tidak dapat lagi digunakan seperti sebelumnya. Begitu banyak hal yang berubah pasca gempa di kampus kami yang tentu membutuhkan adaptasi bagi kami terutama bagi mahasiswa yang juga menjadi korban dan sebagian mengalami rumah yang rusak sehingga mempengaruhi kesiapan belajar mereka.\u201d \u201c Kami belum memiliki data kongkrit tentang seberapa berat kerusakan yang disebabkan Gempa kemarin, tapi dari melihat kondisi langsung di lapangan, kami memprediksikan bahwa 70% bangunan yang ada di area Untad tidak dapat digunakan kembali termasuk fasilitas RS Untad yang baru diresmikan Oktober yang lalu. Meskipun begitu, kami tetap meminta kepada mahasiswa untuk tetap hadir pada perkuliahan mendatang agar suasana Kampus kita bisa tetap hidup pasca Gempa September kemarin.\u201d Jelas Prof. Basir. Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Mery Napitupulu turut menjelaskan tentang aktivitas kampus pasca Gempa dan kondisi terakhir para mahasiswa Untad. \u201c Saat Gempa terjadi, Universitas Tadulako masih memiliki 27 Mahasiswa Asing yang sedang dalam proses kuliah yang saat ini telah kembali ke Negara mereka masing masing yang terus kami usahakan agar tetap terjalin komunikasi dengan pihak kampus. Perlu diingat bahwa dalam kondisi ini, tak hanya mahasiswa saja yang menjadi korban melainkan kami pun Para Dosen\/Akademisi turut menjadi korban dalam situasi ini sehingga yang bisa dilakukan saat ini adalah kami tetap berusaha untuk saling menguatkan satu sama lain agar aktivitas Universitas Tadulako tetap berjalan.\u201d Ujar Prof. Mery. Setelah mendengarkan kondisi Untad pasca Gempa dari Prof. Muhammad Basir dan Prof. Mery Napitupulu secara langsung, tim Singapore \u2013 Crisis Relief Alliance kemudian meninjau langsung beberapa titik lokasi Untad yang terkena dampak Gempa cukup parah seperti RS, Media Center dan Fakultas Kehutanan. AA Dokumentasi Kondisi Area Universitas Tadulako Pasca Gempa 28 September 2018 ;","og_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/","og_site_name":"Universitas Tadulako","article_published_time":"2018-10-26T05:32:48+00:00","author":"Arba Arief","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Arba Arief","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/","url":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/","name":"Sebulan Pasca Gempa, Singapore - Crisis Relief Alliance Kunjungi & Tinjau Kondisi Universitas Tadulako - Universitas Tadulako","isPartOf":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2018-10-26T05:32:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/10\/sebulan-pasca-gempa-singapore-crisis-relief-alliance-kunjungi-tinjau-kondisi-universitas-tadulako\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/untad.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sebulan Pasca Gempa, Singapore &#8211; Crisis Relief Alliance Kunjungi &#038; Tinjau Kondisi Universitas Tadulako"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website","url":"https:\/\/untad.ac.id\/","name":"Tadulako University","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938","name":"Arba Arief","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g","caption":"Arba Arief"},"url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/arief1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7634"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7634\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}