{"id":7124,"date":"2018-07-25T09:21:20","date_gmt":"2018-07-25T01:21:20","guid":{"rendered":"http:\/\/untad.ac.id\/?p=7124"},"modified":"2018-07-25T09:21:20","modified_gmt":"2018-07-25T01:21:20","slug":"untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/","title":{"rendered":"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T"},"content":{"rendered":"<p>Untuk kesekian kalinya, Universitas Tadulako (Untad) \u00a0kembali menerima mahasiswa baru melalui program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) pada Selasa (24.\/07) siang di Ruang Senat Lantai III Gedung Rektorat Untad. Kedelapan peserta asal Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulawesi Barat diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, \u00a0Prof. Dr. Djayani, M.Si didampingi oleh Kepala Biro BAKP, Rudy Gosal SE, \u00a0M.Si, Ketua Panitia PKKMB, Dr. Intam Kurnia M.Si\u00a0 dan Kamelia Burhan, S.E., MM selaku Kabag Kemahasiswaan BAKP Untad.<\/p>\n<p>Program Beasiswa ADik adalah program pemerintah dimana setiap tahunnya pemerintah memberikan ratusan beasiswa \u00a0kepada putra putri asli\u00a0Papua, Papua barat dan daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) sebagai upaya pemerataan pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama kepada putra-putri bangsa yang memiliki keterbatasan akses pendidikan untuk memperoleh pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas. Selain itu program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mengenai \u00a0budaya dan \u00a0meningkatkan semangat kebangsaan.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya Prof. Djayani mengatakan bahwa Untad menyambut baik kehadiran mahasiswa baru tersebut dan mengharapkan agar mereka memperoleh layanan terbaik selama menempuh pendidikan di Untad. Prof Djayani juga mengharapkan agar kedelapan peserta ADik ini dapat beradaptasi dengan lingkungan serta budaya yang tentunya berbeda dengan daerah asal mereka.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/DSC_2914.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-7130 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/DSC_2914-300x179.jpg\" alt=\"\" width=\"422\" height=\"252\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/DSC_2922.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7131 aligncenter\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/DSC_2922-300x201.jpg\" alt=\"\" width=\"428\" height=\"287\" \/><\/a><\/p>\n<p>\u201cSemoga adik-adik mahasiswa bisa berinteraksi dan bergaul dengan mahasiswa di sini dengan baik dan saling menghargai, sebaliknya saya juga mengharapkan mahasiswa-mahasiswa Untad \u00a0lainnya bisa melakukan hal yang sama kepada teman-teman mereka dari Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulbar sebab persoalan perbedaan budaya biasa menjadi masalah dalam beinteraksi satu dengan lainnya\u201d Ujar Prof Djayani.<\/p>\n<p>Rudy Gosal SE MSi selaku kepala Biro Akademik Untad juga berpesan agar para mahasiswa ADik yang diterima di Untad dapat menyelesaikan pendidikannya tepat waktu dan memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pelopor perubahan sekembalinya ke daerah mereka masing-masing.<\/p>\n<p>Berikut Kedelapan Mahasiswa asal daerah 3T yang menerima Beasiswa ADik di Untad ;<\/p>\n<ol>\n<li>Yustinus Nambagani asal Papua, Jurusan Akuntansi, FEKON \u2013 Untad.<\/li>\n<li>Fikramsyah Woretma asal Papua Barat, Jurusan Pendidikan Bahasa &amp; Sastra Indonesia, FKIP \u2013 Untad.<\/li>\n<li>Meniut Murib asal Papua, Jurusan Hukum, FAHUM \u2013 Untad<\/li>\n<li>Supriadi asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Teknik Informatika \u2013 FATEK \u2013 Untad<\/li>\n<li>Azriani Aziz asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Statistik, FMIPA &#8211; Untad<\/li>\n<li>Andriani Kareth asal Papua, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, FATEK \u2013 Untad<\/li>\n<li>Devi Arsika Maesyaroh asal Sulbar, Jurusan Akultur \u2013 FAPETKAN \u2013 Untad<\/li>\n<li>Amnah Athirah Basir asal Sulbar, Jurusan Pendidikan Dokter, FK \u2013 Untad. <strong>AA<\/strong><\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Untuk kesekian kalinya, Universitas Tadulako (Untad) \u00a0kembali menerima mahasiswa baru melalui program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) pada Selasa (24.\/07) siang di Ruang Senat Lantai III Gedung Rektorat Untad. Kedelapan peserta asal Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulawesi Barat diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, \u00a0Prof. Dr. Djayani, M.Si didampingi oleh Kepala Biro BAKP, Rudy Gosal SE, \u00a0M.Si, Ketua Panitia PKKMB, Dr. Intam Kurnia M.Si\u00a0 dan Kamelia Burhan, S.E., MM selaku Kabag Kemahasiswaan BAKP Untad. Program Beasiswa ADik adalah program pemerintah dimana setiap tahunnya pemerintah memberikan ratusan beasiswa \u00a0kepada putra putri asli\u00a0Papua, Papua barat dan daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) sebagai upaya pemerataan pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama kepada putra-putri bangsa yang memiliki keterbatasan akses pendidikan untuk memperoleh pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas. Selain itu program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mengenai \u00a0budaya dan \u00a0meningkatkan semangat kebangsaan. Dalam sambutannya Prof. Djayani mengatakan bahwa Untad menyambut baik kehadiran mahasiswa baru tersebut dan mengharapkan agar mereka memperoleh layanan terbaik selama menempuh pendidikan di Untad. Prof Djayani juga mengharapkan agar kedelapan peserta ADik ini dapat beradaptasi dengan lingkungan serta budaya yang tentunya berbeda dengan daerah asal mereka. \u201cSemoga adik-adik mahasiswa bisa berinteraksi dan bergaul dengan mahasiswa di sini dengan baik dan saling menghargai, sebaliknya saya juga mengharapkan mahasiswa-mahasiswa Untad \u00a0lainnya bisa melakukan hal yang sama kepada teman-teman mereka dari Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulbar sebab persoalan perbedaan budaya biasa menjadi masalah dalam beinteraksi satu dengan lainnya\u201d Ujar Prof Djayani. Rudy Gosal SE MSi selaku kepala Biro Akademik Untad juga berpesan agar para mahasiswa ADik yang diterima di Untad dapat menyelesaikan pendidikannya tepat waktu dan memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pelopor perubahan sekembalinya ke daerah mereka masing-masing. Berikut Kedelapan Mahasiswa asal daerah 3T yang menerima Beasiswa ADik di Untad ; Yustinus Nambagani asal Papua, Jurusan Akuntansi, FEKON \u2013 Untad. Fikramsyah Woretma asal Papua Barat, Jurusan Pendidikan Bahasa &amp; Sastra Indonesia, FKIP \u2013 Untad. Meniut Murib asal Papua, Jurusan Hukum, FAHUM \u2013 Untad Supriadi asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Teknik Informatika \u2013 FATEK \u2013 Untad Azriani Aziz asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Statistik, FMIPA &#8211; Untad Andriani Kareth asal Papua, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, FATEK \u2013 Untad Devi Arsika Maesyaroh asal Sulbar, Jurusan Akultur \u2013 FAPETKAN \u2013 Untad Amnah Athirah Basir asal Sulbar, Jurusan Pendidikan Dokter, FK \u2013 Untad. AA<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":7132,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"","ocean_second_sidebar":"","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"","ocean_custom_header_template":"","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"","ocean_menu_typo_font_family":"","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-7124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-untad","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T - Universitas Tadulako<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T - Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk kesekian kalinya, Universitas Tadulako (Untad) \u00a0kembali menerima mahasiswa baru melalui program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) pada Selasa (24.\/07) siang di Ruang Senat Lantai III Gedung Rektorat Untad. Kedelapan peserta asal Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulawesi Barat diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, \u00a0Prof. Dr. Djayani, M.Si didampingi oleh Kepala Biro BAKP, Rudy Gosal SE, \u00a0M.Si, Ketua Panitia PKKMB, Dr. Intam Kurnia M.Si\u00a0 dan Kamelia Burhan, S.E., MM selaku Kabag Kemahasiswaan BAKP Untad. Program Beasiswa ADik adalah program pemerintah dimana setiap tahunnya pemerintah memberikan ratusan beasiswa \u00a0kepada putra putri asli\u00a0Papua, Papua barat dan daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) sebagai upaya pemerataan pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama kepada putra-putri bangsa yang memiliki keterbatasan akses pendidikan untuk memperoleh pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas. Selain itu program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mengenai \u00a0budaya dan \u00a0meningkatkan semangat kebangsaan. Dalam sambutannya Prof. Djayani mengatakan bahwa Untad menyambut baik kehadiran mahasiswa baru tersebut dan mengharapkan agar mereka memperoleh layanan terbaik selama menempuh pendidikan di Untad. Prof Djayani juga mengharapkan agar kedelapan peserta ADik ini dapat beradaptasi dengan lingkungan serta budaya yang tentunya berbeda dengan daerah asal mereka. \u201cSemoga adik-adik mahasiswa bisa berinteraksi dan bergaul dengan mahasiswa di sini dengan baik dan saling menghargai, sebaliknya saya juga mengharapkan mahasiswa-mahasiswa Untad \u00a0lainnya bisa melakukan hal yang sama kepada teman-teman mereka dari Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulbar sebab persoalan perbedaan budaya biasa menjadi masalah dalam beinteraksi satu dengan lainnya\u201d Ujar Prof Djayani. Rudy Gosal SE MSi selaku kepala Biro Akademik Untad juga berpesan agar para mahasiswa ADik yang diterima di Untad dapat menyelesaikan pendidikannya tepat waktu dan memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pelopor perubahan sekembalinya ke daerah mereka masing-masing. Berikut Kedelapan Mahasiswa asal daerah 3T yang menerima Beasiswa ADik di Untad ; Yustinus Nambagani asal Papua, Jurusan Akuntansi, FEKON \u2013 Untad. Fikramsyah Woretma asal Papua Barat, Jurusan Pendidikan Bahasa &amp; Sastra Indonesia, FKIP \u2013 Untad. Meniut Murib asal Papua, Jurusan Hukum, FAHUM \u2013 Untad Supriadi asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Teknik Informatika \u2013 FATEK \u2013 Untad Azriani Aziz asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Statistik, FMIPA &#8211; Untad Andriani Kareth asal Papua, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, FATEK \u2013 Untad Devi Arsika Maesyaroh asal Sulbar, Jurusan Akultur \u2013 FAPETKAN \u2013 Untad Amnah Athirah Basir asal Sulbar, Jurusan Pendidikan Dokter, FK \u2013 Untad. AA\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-25T01:21:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Arba Arief\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arba Arief\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/\",\"name\":\"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T - Universitas Tadulako\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2018-07-25T01:21:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\",\"name\":\"Universitas Tadulako\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938\",\"name\":\"Arba Arief\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Arba Arief\"},\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/arief1\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T - Universitas Tadulako","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T - Universitas Tadulako","og_description":"Untuk kesekian kalinya, Universitas Tadulako (Untad) \u00a0kembali menerima mahasiswa baru melalui program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) pada Selasa (24.\/07) siang di Ruang Senat Lantai III Gedung Rektorat Untad. Kedelapan peserta asal Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulawesi Barat diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, \u00a0Prof. Dr. Djayani, M.Si didampingi oleh Kepala Biro BAKP, Rudy Gosal SE, \u00a0M.Si, Ketua Panitia PKKMB, Dr. Intam Kurnia M.Si\u00a0 dan Kamelia Burhan, S.E., MM selaku Kabag Kemahasiswaan BAKP Untad. Program Beasiswa ADik adalah program pemerintah dimana setiap tahunnya pemerintah memberikan ratusan beasiswa \u00a0kepada putra putri asli\u00a0Papua, Papua barat dan daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) sebagai upaya pemerataan pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama kepada putra-putri bangsa yang memiliki keterbatasan akses pendidikan untuk memperoleh pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas. Selain itu program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mengenai \u00a0budaya dan \u00a0meningkatkan semangat kebangsaan. Dalam sambutannya Prof. Djayani mengatakan bahwa Untad menyambut baik kehadiran mahasiswa baru tersebut dan mengharapkan agar mereka memperoleh layanan terbaik selama menempuh pendidikan di Untad. Prof Djayani juga mengharapkan agar kedelapan peserta ADik ini dapat beradaptasi dengan lingkungan serta budaya yang tentunya berbeda dengan daerah asal mereka. \u201cSemoga adik-adik mahasiswa bisa berinteraksi dan bergaul dengan mahasiswa di sini dengan baik dan saling menghargai, sebaliknya saya juga mengharapkan mahasiswa-mahasiswa Untad \u00a0lainnya bisa melakukan hal yang sama kepada teman-teman mereka dari Papua, Papua Barat, Sebatik dan Sulbar sebab persoalan perbedaan budaya biasa menjadi masalah dalam beinteraksi satu dengan lainnya\u201d Ujar Prof Djayani. Rudy Gosal SE MSi selaku kepala Biro Akademik Untad juga berpesan agar para mahasiswa ADik yang diterima di Untad dapat menyelesaikan pendidikannya tepat waktu dan memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pelopor perubahan sekembalinya ke daerah mereka masing-masing. Berikut Kedelapan Mahasiswa asal daerah 3T yang menerima Beasiswa ADik di Untad ; Yustinus Nambagani asal Papua, Jurusan Akuntansi, FEKON \u2013 Untad. Fikramsyah Woretma asal Papua Barat, Jurusan Pendidikan Bahasa &amp; Sastra Indonesia, FKIP \u2013 Untad. Meniut Murib asal Papua, Jurusan Hukum, FAHUM \u2013 Untad Supriadi asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Teknik Informatika \u2013 FATEK \u2013 Untad Azriani Aziz asal Pulau Sebatik- Kalimantan Utara (daerah Perbatasan Indonesia \u2013 Malaysia), Jurusan Statistik, FMIPA &#8211; Untad Andriani Kareth asal Papua, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, FATEK \u2013 Untad Devi Arsika Maesyaroh asal Sulbar, Jurusan Akultur \u2013 FAPETKAN \u2013 Untad Amnah Athirah Basir asal Sulbar, Jurusan Pendidikan Dokter, FK \u2013 Untad. AA","og_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/","og_site_name":"Universitas Tadulako","article_published_time":"2018-07-25T01:21:20+00:00","author":"Arba Arief","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Arba Arief","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/","url":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/","name":"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T - Universitas Tadulako","isPartOf":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2018-07-25T01:21:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2018\/07\/untad-kembali-terima-mahasiswa-baru-melalui-program-adik-dari-wilayah-3t\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/untad.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Untad Kembali Terima Mahasiswa Baru Melalui Program ADiK Dari Wilayah 3T"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website","url":"https:\/\/untad.ac.id\/","name":"Tadulako University","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/0d00de952266acf82d8b252e175af938","name":"Arba Arief","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9042f670eccc98e6a04be7a8fa7288fd617cd8f8adeadccb465b6d150b396f47?s=96&d=mm&r=g","caption":"Arba Arief"},"url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/arief1\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7124"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7124\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}