{"id":4486,"date":"2016-10-03T19:23:25","date_gmt":"2016-10-03T11:23:25","guid":{"rendered":"http:\/\/untad.ac.id\/?p=4486"},"modified":"2016-10-03T19:23:25","modified_gmt":"2016-10-03T11:23:25","slug":"jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/","title":{"rendered":"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia"},"content":{"rendered":"<p>Setelah seri perdana <em>General Lecture Series<\/em> Program <em>One Asia Foundation<\/em> diselenggarakan pada Jumat (23\/9) lalu, kali ini pada Senin (3\/10) seri kedua kembali digelar dan dilaksanakan di Gedung IT Center Universitas Tadulako (Untad). Pemateri yang dihadirkan dalam seri kedua <em>General Lecture Series<\/em> ini adalah Prof Dr Ir H Muh Basir Cyio SE MS dengan menyajikan topik <em>The Necessity of Asian Community<\/em>.<\/p>\n<p>Prof Basir Cyio menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi muda harus menyadari perlunya meningkatkan kualitas diri agar dapat bergabung dan bersaing dalam komunitas Asia. Hal ini karena dari waktu ke waktu telah terjadi pergeseran pergaulan. Bukan saja hanya terbatas dalam skala regional, namun sudah menjangkau ke skala internasional.<\/p>\n<p>\u201cDalam kaitan ini, mahasiswa yang notabene merupakan generasi penerus bangsa harus mampu membawa dan membuka diri serta siap bergabung dan bersaing dengan masyarakat antarbangsa, terutama di kawasan Asia,\u201d ujar Prof Basir Cyio.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Prof Basir Cyio juga berpesan bahwa dalam pergaulan antarbangsa itu, pasti akan ditemukan beragam perbedaan. Perbedaan itu, lanjut Prof Basir Cyio, jangan dipandang sebagai penghalang atau penghambat, tetapi harus dipahami sebagai sebuah kewajaran yang harus disikapi secara bijak.<\/p>\n<p>\u201cJangan jadikan perbedaan sebagai alat pemecah belah. Jadikan perbedaan itu sebagai tantangan untuk semakin meningkatkan kualitas diri sehingga dapat menjadi bagian yang memiliki peran dalam komunitas masyarakat Asia,\u201d pesan Prof Basir Cyio.<\/p>\n<p>Dr H Lukman Nadjamuddin MHum, <em>Coordinator Project of One Asia Foundation-<\/em>FKIP Untad, saat diwawancarai usai kegiatan mengungkapkan kesyukurannya atas terselenggaranya seri kedua kuliah umum itu. Berkenaan dengan itu, Dr Lukman mengharapkan agar peserta semakin sungguh-sungguh dalam mengikuti kuliah umum Program <em>One Asia Foundation <\/em>itu.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah. Peningkatan antusiasme peserta tadi sangat signifikan. Terbukti, usai Bapak Prof Basir menyampaikan materi, hampir semua ingin mengajukan pertanyaan untuk berdialog terkait topik yang disampaikan. Terkait dengan itu, insya Allah seri ketiga akan diselenggarakan pada Kamis (6\/10, red) nanti,\u201d ujar Dr Lukman. (<em>tq<\/em>)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah seri perdana General Lecture Series Program One Asia Foundation diselenggarakan pada Jumat (23\/9) lalu, kali ini pada Senin (3\/10) seri kedua kembali digelar dan dilaksanakan di Gedung IT Center Universitas Tadulako (Untad). Pemateri yang dihadirkan dalam seri kedua General Lecture Series ini adalah Prof Dr Ir H Muh Basir Cyio SE MS dengan menyajikan topik The Necessity of Asian Community. Prof Basir Cyio menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi muda harus menyadari perlunya meningkatkan kualitas diri agar dapat bergabung dan bersaing dalam komunitas Asia. Hal ini karena dari waktu ke waktu telah terjadi pergeseran pergaulan. Bukan saja hanya terbatas dalam skala regional, namun sudah menjangkau ke skala internasional. \u201cDalam kaitan ini, mahasiswa yang notabene merupakan generasi penerus bangsa harus mampu membawa dan membuka diri serta siap bergabung dan bersaing dengan masyarakat antarbangsa, terutama di kawasan Asia,\u201d ujar Prof Basir Cyio. Lebih lanjut, Prof Basir Cyio juga berpesan bahwa dalam pergaulan antarbangsa itu, pasti akan ditemukan beragam perbedaan. Perbedaan itu, lanjut Prof Basir Cyio, jangan dipandang sebagai penghalang atau penghambat, tetapi harus dipahami sebagai sebuah kewajaran yang harus disikapi secara bijak. \u201cJangan jadikan perbedaan sebagai alat pemecah belah. Jadikan perbedaan itu sebagai tantangan untuk semakin meningkatkan kualitas diri sehingga dapat menjadi bagian yang memiliki peran dalam komunitas masyarakat Asia,\u201d pesan Prof Basir Cyio. Dr H Lukman Nadjamuddin MHum, Coordinator Project of One Asia Foundation-FKIP Untad, saat diwawancarai usai kegiatan mengungkapkan kesyukurannya atas terselenggaranya seri kedua kuliah umum itu. Berkenaan dengan itu, Dr Lukman mengharapkan agar peserta semakin sungguh-sungguh dalam mengikuti kuliah umum Program One Asia Foundation itu. \u201cAlhamdulillah. Peningkatan antusiasme peserta tadi sangat signifikan. Terbukti, usai Bapak Prof Basir menyampaikan materi, hampir semua ingin mengajukan pertanyaan untuk berdialog terkait topik yang disampaikan. Terkait dengan itu, insya Allah seri ketiga akan diselenggarakan pada Kamis (6\/10, red) nanti,\u201d ujar Dr Lukman. (tq)<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":4487,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"","ocean_second_sidebar":"","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"","ocean_custom_header_template":"","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"","ocean_menu_typo_font_family":"","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[294,295,309,148,26],"class_list":["post-4486","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-untad","category-breaking","tag-one-asia-foundation","tag-one-asia-foundation-fkip-untad","tag-the-necessity-of-asian-community","tag-universitas-tadulako","tag-untad","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia - Universitas Tadulako<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia - Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setelah seri perdana General Lecture Series Program One Asia Foundation diselenggarakan pada Jumat (23\/9) lalu, kali ini pada Senin (3\/10) seri kedua kembali digelar dan dilaksanakan di Gedung IT Center Universitas Tadulako (Untad). Pemateri yang dihadirkan dalam seri kedua General Lecture Series ini adalah Prof Dr Ir H Muh Basir Cyio SE MS dengan menyajikan topik The Necessity of Asian Community. Prof Basir Cyio menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi muda harus menyadari perlunya meningkatkan kualitas diri agar dapat bergabung dan bersaing dalam komunitas Asia. Hal ini karena dari waktu ke waktu telah terjadi pergeseran pergaulan. Bukan saja hanya terbatas dalam skala regional, namun sudah menjangkau ke skala internasional. \u201cDalam kaitan ini, mahasiswa yang notabene merupakan generasi penerus bangsa harus mampu membawa dan membuka diri serta siap bergabung dan bersaing dengan masyarakat antarbangsa, terutama di kawasan Asia,\u201d ujar Prof Basir Cyio. Lebih lanjut, Prof Basir Cyio juga berpesan bahwa dalam pergaulan antarbangsa itu, pasti akan ditemukan beragam perbedaan. Perbedaan itu, lanjut Prof Basir Cyio, jangan dipandang sebagai penghalang atau penghambat, tetapi harus dipahami sebagai sebuah kewajaran yang harus disikapi secara bijak. \u201cJangan jadikan perbedaan sebagai alat pemecah belah. Jadikan perbedaan itu sebagai tantangan untuk semakin meningkatkan kualitas diri sehingga dapat menjadi bagian yang memiliki peran dalam komunitas masyarakat Asia,\u201d pesan Prof Basir Cyio. Dr H Lukman Nadjamuddin MHum, Coordinator Project of One Asia Foundation-FKIP Untad, saat diwawancarai usai kegiatan mengungkapkan kesyukurannya atas terselenggaranya seri kedua kuliah umum itu. Berkenaan dengan itu, Dr Lukman mengharapkan agar peserta semakin sungguh-sungguh dalam mengikuti kuliah umum Program One Asia Foundation itu. \u201cAlhamdulillah. Peningkatan antusiasme peserta tadi sangat signifikan. Terbukti, usai Bapak Prof Basir menyampaikan materi, hampir semua ingin mengajukan pertanyaan untuk berdialog terkait topik yang disampaikan. Terkait dengan itu, insya Allah seri ketiga akan diselenggarakan pada Kamis (6\/10, red) nanti,\u201d ujar Dr Lukman. (tq)\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-10-03T11:23:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"nadira-tik\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"nadira-tik\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/\",\"name\":\"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia - Universitas Tadulako\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2016-10-03T11:23:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\",\"name\":\"Universitas Tadulako\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\",\"name\":\"nadira-tik\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"nadira-tik\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/baru.untad.ac.id\"],\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia - Universitas Tadulako","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia - Universitas Tadulako","og_description":"Setelah seri perdana General Lecture Series Program One Asia Foundation diselenggarakan pada Jumat (23\/9) lalu, kali ini pada Senin (3\/10) seri kedua kembali digelar dan dilaksanakan di Gedung IT Center Universitas Tadulako (Untad). Pemateri yang dihadirkan dalam seri kedua General Lecture Series ini adalah Prof Dr Ir H Muh Basir Cyio SE MS dengan menyajikan topik The Necessity of Asian Community. Prof Basir Cyio menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi muda harus menyadari perlunya meningkatkan kualitas diri agar dapat bergabung dan bersaing dalam komunitas Asia. Hal ini karena dari waktu ke waktu telah terjadi pergeseran pergaulan. Bukan saja hanya terbatas dalam skala regional, namun sudah menjangkau ke skala internasional. \u201cDalam kaitan ini, mahasiswa yang notabene merupakan generasi penerus bangsa harus mampu membawa dan membuka diri serta siap bergabung dan bersaing dengan masyarakat antarbangsa, terutama di kawasan Asia,\u201d ujar Prof Basir Cyio. Lebih lanjut, Prof Basir Cyio juga berpesan bahwa dalam pergaulan antarbangsa itu, pasti akan ditemukan beragam perbedaan. Perbedaan itu, lanjut Prof Basir Cyio, jangan dipandang sebagai penghalang atau penghambat, tetapi harus dipahami sebagai sebuah kewajaran yang harus disikapi secara bijak. \u201cJangan jadikan perbedaan sebagai alat pemecah belah. Jadikan perbedaan itu sebagai tantangan untuk semakin meningkatkan kualitas diri sehingga dapat menjadi bagian yang memiliki peran dalam komunitas masyarakat Asia,\u201d pesan Prof Basir Cyio. Dr H Lukman Nadjamuddin MHum, Coordinator Project of One Asia Foundation-FKIP Untad, saat diwawancarai usai kegiatan mengungkapkan kesyukurannya atas terselenggaranya seri kedua kuliah umum itu. Berkenaan dengan itu, Dr Lukman mengharapkan agar peserta semakin sungguh-sungguh dalam mengikuti kuliah umum Program One Asia Foundation itu. \u201cAlhamdulillah. Peningkatan antusiasme peserta tadi sangat signifikan. Terbukti, usai Bapak Prof Basir menyampaikan materi, hampir semua ingin mengajukan pertanyaan untuk berdialog terkait topik yang disampaikan. Terkait dengan itu, insya Allah seri ketiga akan diselenggarakan pada Kamis (6\/10, red) nanti,\u201d ujar Dr Lukman. (tq)","og_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/","og_site_name":"Universitas Tadulako","article_published_time":"2016-10-03T11:23:25+00:00","author":"nadira-tik","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"nadira-tik","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/","url":"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/","name":"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia - Universitas Tadulako","isPartOf":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2016-10-03T11:23:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2016\/10\/jadi-pemateri-one-asia-foundation-prof-basir-cyio-pesan-mahasiswa-berperan-dalam-masyarakat-asia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/untad.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jadi Pemateri One Asia Foundation, Prof Basir Cyio Pesan Mahasiswa Berperan dalam Masyarakat Asia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website","url":"https:\/\/untad.ac.id\/","name":"Tadulako University","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea","name":"nadira-tik","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","caption":"nadira-tik"},"sameAs":["https:\/\/baru.untad.ac.id"],"url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4486","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4486"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4486\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4486"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4486"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4486"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}