{"id":3344,"date":"2016-03-25T07:43:49","date_gmt":"2016-03-24T23:43:49","guid":{"rendered":"http:\/\/untad.ac.id\/?p=3344"},"modified":"2016-03-25T07:43:49","modified_gmt":"2016-03-24T23:43:49","slug":"rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/","title":{"rendered":"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d"},"content":{"rendered":"<p>Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS menyampaikan sikap tegasnya di hadapan Security Untad. Kepada para Security, Rektor dengan tegas meminta untuk meninggalkan metode \u201ckipas dulu baru tanya\u201d (kibata) saat berhadapan dengan mahasiswa. Hal itu karena mahasiswa merupakan bagian dari keluarga besar Untad yang harus diayomi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3347\" aria-describedby=\"caption-attachment-3347\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/DSC_2011.jpg\" rel=\"attachment wp-att-3347\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3347\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/DSC_2011-300x200.jpg\" alt=\"Dialog antara pimpinan Untad dengan UPT Security (Foto Taqyuddin Bakri)\" width=\"300\" height=\"200\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3347\" class=\"wp-caption-text\">Dialog antara pimpinan Untad dengan UPT Security (Foto Taqyuddin Bakri)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Penegasan itu disampaikan oleh Rektor dalam dialog dengan para Security, pada Kamis (24\/3), di Ruang Senat, Lantai III Rektorat. Lebih lanjut, Prof Basir Cyio menekankan kepada para Security untuk menjalankan langkah-langkah persuasif saat berhadapan dengan mahasiswa.<\/p>\n<p>\u201cPara Security harus mengedepankan langkah bijak. Jangan sampai metode \u2018kibata\u2019 itu yang digunakan. Itu tidak boleh karena justru akan menimbulkan masalah baru,\u201d jelas Rektor.<\/p>\n<p>Berkenaan dengan itu, Prof Basir Cyio juga menyampaikan kepada para Security, dalam waktu dekat seluruh Security Untad akan mengikuti pelatihan. Pelatihan itu akan dikawal dan diinstrukturi langsung oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Palu Timur.<\/p>\n<p>\u201cGemblengan itu diharapkan dapat menjadi pegangan Security Untad dalam menghadapi berbagai karakter mahasiswa. Satu yang paling penting, dalam berhadapan dengan mahasiswa, Security harus berpegang sesuai prosedur yang ada. Bahkan, kepada mereka yang melanggar aturan sekali pun, langkah bijak harus tetap dipegang teguh. Mereka (mahasiswa, red) itu adalah anak-anak kita sehingga harus diayomi sebagai wujud kekeluargaan di Untad,\u201d ujar Prof Basir Cyio.<\/p>\n<p>Dialog tersebut, sedianya akan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa. Namun, karena beberapa hal, perwakilan mahasiswa belum sempat hadir. Meskipun begitu, beberapa waktu ke depan, akan diagendakan kembali pertemuan antara pimpinan Untad dengan mahasiswa dan security.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala UPT Security, Natsir Karim SH MH. Turut mendampingi Rektor, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof Dra Mery Napitupulu MSc PhD; dan Kepala UPT Natalita, Dr Ir H Ramlan MP.\u00a0(<em>tq<\/em>)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS menyampaikan sikap tegasnya di hadapan Security Untad. Kepada para Security, Rektor dengan tegas meminta untuk meninggalkan metode \u201ckipas dulu baru tanya\u201d (kibata) saat berhadapan dengan mahasiswa. Hal itu karena mahasiswa merupakan bagian dari keluarga besar Untad yang harus diayomi. Penegasan itu disampaikan oleh Rektor dalam dialog dengan para Security, pada Kamis (24\/3), di Ruang Senat, Lantai III Rektorat. Lebih lanjut, Prof Basir Cyio menekankan kepada para Security untuk menjalankan langkah-langkah persuasif saat berhadapan dengan mahasiswa. \u201cPara Security harus mengedepankan langkah bijak. Jangan sampai metode \u2018kibata\u2019 itu yang digunakan. Itu tidak boleh karena justru akan menimbulkan masalah baru,\u201d jelas Rektor. Berkenaan dengan itu, Prof Basir Cyio juga menyampaikan kepada para Security, dalam waktu dekat seluruh Security Untad akan mengikuti pelatihan. Pelatihan itu akan dikawal dan diinstrukturi langsung oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Palu Timur. \u201cGemblengan itu diharapkan dapat menjadi pegangan Security Untad dalam menghadapi berbagai karakter mahasiswa. Satu yang paling penting, dalam berhadapan dengan mahasiswa, Security harus berpegang sesuai prosedur yang ada. Bahkan, kepada mereka yang melanggar aturan sekali pun, langkah bijak harus tetap dipegang teguh. Mereka (mahasiswa, red) itu adalah anak-anak kita sehingga harus diayomi sebagai wujud kekeluargaan di Untad,\u201d ujar Prof Basir Cyio. Dialog tersebut, sedianya akan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa. Namun, karena beberapa hal, perwakilan mahasiswa belum sempat hadir. Meskipun begitu, beberapa waktu ke depan, akan diagendakan kembali pertemuan antara pimpinan Untad dengan mahasiswa dan security. Dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala UPT Security, Natsir Karim SH MH. Turut mendampingi Rektor, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof Dra Mery Napitupulu MSc PhD; dan Kepala UPT Natalita, Dr Ir H Ramlan MP.\u00a0(tq)<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":3345,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"","ocean_second_sidebar":"","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"","ocean_custom_header_template":"","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"","ocean_menu_typo_font_family":"","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[26],"class_list":["post-3344","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-untad","category-breaking","tag-untad","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d - Universitas Tadulako<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d - Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS menyampaikan sikap tegasnya di hadapan Security Untad. Kepada para Security, Rektor dengan tegas meminta untuk meninggalkan metode \u201ckipas dulu baru tanya\u201d (kibata) saat berhadapan dengan mahasiswa. Hal itu karena mahasiswa merupakan bagian dari keluarga besar Untad yang harus diayomi. Penegasan itu disampaikan oleh Rektor dalam dialog dengan para Security, pada Kamis (24\/3), di Ruang Senat, Lantai III Rektorat. Lebih lanjut, Prof Basir Cyio menekankan kepada para Security untuk menjalankan langkah-langkah persuasif saat berhadapan dengan mahasiswa. \u201cPara Security harus mengedepankan langkah bijak. Jangan sampai metode \u2018kibata\u2019 itu yang digunakan. Itu tidak boleh karena justru akan menimbulkan masalah baru,\u201d jelas Rektor. Berkenaan dengan itu, Prof Basir Cyio juga menyampaikan kepada para Security, dalam waktu dekat seluruh Security Untad akan mengikuti pelatihan. Pelatihan itu akan dikawal dan diinstrukturi langsung oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Palu Timur. \u201cGemblengan itu diharapkan dapat menjadi pegangan Security Untad dalam menghadapi berbagai karakter mahasiswa. Satu yang paling penting, dalam berhadapan dengan mahasiswa, Security harus berpegang sesuai prosedur yang ada. Bahkan, kepada mereka yang melanggar aturan sekali pun, langkah bijak harus tetap dipegang teguh. Mereka (mahasiswa, red) itu adalah anak-anak kita sehingga harus diayomi sebagai wujud kekeluargaan di Untad,\u201d ujar Prof Basir Cyio. Dialog tersebut, sedianya akan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa. Namun, karena beberapa hal, perwakilan mahasiswa belum sempat hadir. Meskipun begitu, beberapa waktu ke depan, akan diagendakan kembali pertemuan antara pimpinan Untad dengan mahasiswa dan security. Dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala UPT Security, Natsir Karim SH MH. Turut mendampingi Rektor, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof Dra Mery Napitupulu MSc PhD; dan Kepala UPT Natalita, Dr Ir H Ramlan MP.\u00a0(tq)\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-03-24T23:43:49+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"nadira-tik\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"nadira-tik\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/\",\"name\":\"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d - Universitas Tadulako\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2016-03-24T23:43:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\",\"name\":\"Universitas Tadulako\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\",\"name\":\"nadira-tik\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"nadira-tik\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/baru.untad.ac.id\"],\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d - Universitas Tadulako","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d - Universitas Tadulako","og_description":"Rektor Universitas Tadulako, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS menyampaikan sikap tegasnya di hadapan Security Untad. Kepada para Security, Rektor dengan tegas meminta untuk meninggalkan metode \u201ckipas dulu baru tanya\u201d (kibata) saat berhadapan dengan mahasiswa. Hal itu karena mahasiswa merupakan bagian dari keluarga besar Untad yang harus diayomi. Penegasan itu disampaikan oleh Rektor dalam dialog dengan para Security, pada Kamis (24\/3), di Ruang Senat, Lantai III Rektorat. Lebih lanjut, Prof Basir Cyio menekankan kepada para Security untuk menjalankan langkah-langkah persuasif saat berhadapan dengan mahasiswa. \u201cPara Security harus mengedepankan langkah bijak. Jangan sampai metode \u2018kibata\u2019 itu yang digunakan. Itu tidak boleh karena justru akan menimbulkan masalah baru,\u201d jelas Rektor. Berkenaan dengan itu, Prof Basir Cyio juga menyampaikan kepada para Security, dalam waktu dekat seluruh Security Untad akan mengikuti pelatihan. Pelatihan itu akan dikawal dan diinstrukturi langsung oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Palu Timur. \u201cGemblengan itu diharapkan dapat menjadi pegangan Security Untad dalam menghadapi berbagai karakter mahasiswa. Satu yang paling penting, dalam berhadapan dengan mahasiswa, Security harus berpegang sesuai prosedur yang ada. Bahkan, kepada mereka yang melanggar aturan sekali pun, langkah bijak harus tetap dipegang teguh. Mereka (mahasiswa, red) itu adalah anak-anak kita sehingga harus diayomi sebagai wujud kekeluargaan di Untad,\u201d ujar Prof Basir Cyio. Dialog tersebut, sedianya akan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa. Namun, karena beberapa hal, perwakilan mahasiswa belum sempat hadir. Meskipun begitu, beberapa waktu ke depan, akan diagendakan kembali pertemuan antara pimpinan Untad dengan mahasiswa dan security. Dalam kesempatan itu, turut hadir Kepala UPT Security, Natsir Karim SH MH. Turut mendampingi Rektor, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Prof Dra Mery Napitupulu MSc PhD; dan Kepala UPT Natalita, Dr Ir H Ramlan MP.\u00a0(tq)","og_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/","og_site_name":"Universitas Tadulako","article_published_time":"2016-03-24T23:43:49+00:00","author":"nadira-tik","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"nadira-tik","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/","url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/","name":"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d - Universitas Tadulako","isPartOf":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2016-03-24T23:43:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/rektor-tegaskan-kepada-security-untuk-tinggalkan-kibata\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/untad.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rektor Tegaskan kepada Security untuk Tinggalkan \u201cKibata\u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website","url":"https:\/\/untad.ac.id\/","name":"Tadulako University","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea","name":"nadira-tik","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","caption":"nadira-tik"},"sameAs":["https:\/\/baru.untad.ac.id"],"url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3344","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3344"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3344\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}