{"id":1741,"date":"2015-09-07T10:15:25","date_gmt":"2015-09-07T02:15:25","guid":{"rendered":"http:\/\/untad.ac.id\/?p=1741"},"modified":"2015-09-07T10:15:25","modified_gmt":"2015-09-07T02:15:25","slug":"usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/","title":{"rendered":"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan"},"content":{"rendered":"<p>PALU \u2013 Memasuki usia 34 tahun, Universitas Tadulako (Untad) telah memperlihatkan banyak kemajuan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya capaian kemajuan yang telah dijangkau universitas pertama di Sulteng ini sejak berdirinya.<\/p>\n<p>Pada Tahun 2014 silam, Untad masih berada pada peringkat ke 76 versi Webometric dan tahun ini naik ke peringkat 65. Semetara versi 4icu pada tahun 2014, Untad berada dalam posisi 114, dan saat ini berada pada peringkat ke 68. Bahkan khusus untuk peringkat exellence rank versi Webometric, Untad berada dalam posisi 50 bulan Juli 2015 lalu dan pada Agustus 2015 ini bergerak naik ke posisi 30 dari 408 perguruan tinggi yang disurvey di Indonesia.<\/p>\n<p>Merujuk pada frame tersebut, Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS mengatakan Untad rentang waktu 2015-2019 diharapkan mampu memperkuat budaya \u201ctransformasi dan reorientasi\u201d dengan cara mengurangi sikap pragmatis melalui pengokohan \u201canalitical thinking\u201d dalam rangka meminimalkan hal-hal yang masih tertinggal dan mengejar hal-hal yang berkemajuan.<\/p>\n<p>\u201cBudaya tersebut bertumpu pada spirit ke-Tadulako-an sehingga karya akademik dapat memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) sesuai dengan semangat visi Untad\u201d tambah Rektor di tengah pidatonya pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis Untad ke 34 di Auditorium Untad, Senin (31\/18) kemarin.<\/p>\n<p>Bila melihat secara Hirarkis, lanjut Rektor, maka tergambar dengan jelas bahwa kita semua harus emngambil peran dalam proses penguatan kelembagaan sesuai dnegan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing, agar pada saatnya institusi Untad dapat secara sistem terkawal menjadi organisasi yang sehat.<\/p>\n<p>\u201cMemang disadari bahwa komponen penilaian dan aspek yang digunakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi kesemuanya menggambarkan dimensi Health Organisation. Untuk maksud tersebut sangat dibutuhkan yang pertama adalah kebersamaan, kedua integritas dan keteladanan, ketiga transparansi dan yang keempat rasa cinta dan bangga terhadap profesi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Baginya, hal yang terkait dengan rasa cinta profesi inilah yang sangat esensial. Sebab baik dosen maupun pegawai untuk tidak memosisikan profesinya hanya sekadar penggugur julukan \u201cUnemployment\u201d.<\/p>\n<p>\u201cBila itu tumbuh dalam sukma, maka ketiga hal yang disebutkan lebih awal mejadi sia-sia. Kebersamaan, Integritas dan keteladanan serta transparansi tidak akan memberi resonansi dalam pengabdian bila cinta profesi ternyata berada dalam posisi yang terabaikan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut selain hadir Civitas Akademika Untad, juga hadir Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekretaris Daerah Sulteng, Dr Ir Elim Somba MSc yang hadir mewakili Gubernur Sulteng sebagai Ketua Kehormatan Dewan Penyantun Untad, serta Isteri Gubernur Sulteng Ny. Hj. Nurmasyita Mang.(*)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALU \u2013 Memasuki usia 34 tahun, Universitas Tadulako (Untad) telah memperlihatkan banyak kemajuan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya capaian kemajuan yang telah dijangkau universitas pertama di Sulteng ini sejak berdirinya. Pada Tahun 2014 silam, Untad masih berada pada peringkat ke 76 versi Webometric dan tahun ini naik ke peringkat 65. Semetara versi 4icu pada tahun 2014, Untad berada dalam posisi 114, dan saat ini berada pada peringkat ke 68. Bahkan khusus untuk peringkat exellence rank versi Webometric, Untad berada dalam posisi 50 bulan Juli 2015 lalu dan pada Agustus 2015 ini bergerak naik ke posisi 30 dari 408 perguruan tinggi yang disurvey di Indonesia. Merujuk pada frame tersebut, Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS mengatakan Untad rentang waktu 2015-2019 diharapkan mampu memperkuat budaya \u201ctransformasi dan reorientasi\u201d dengan cara mengurangi sikap pragmatis melalui pengokohan \u201canalitical thinking\u201d dalam rangka meminimalkan hal-hal yang masih tertinggal dan mengejar hal-hal yang berkemajuan. \u201cBudaya tersebut bertumpu pada spirit ke-Tadulako-an sehingga karya akademik dapat memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) sesuai dengan semangat visi Untad\u201d tambah Rektor di tengah pidatonya pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis Untad ke 34 di Auditorium Untad, Senin (31\/18) kemarin. Bila melihat secara Hirarkis, lanjut Rektor, maka tergambar dengan jelas bahwa kita semua harus emngambil peran dalam proses penguatan kelembagaan sesuai dnegan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing, agar pada saatnya institusi Untad dapat secara sistem terkawal menjadi organisasi yang sehat. \u201cMemang disadari bahwa komponen penilaian dan aspek yang digunakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi kesemuanya menggambarkan dimensi Health Organisation. Untuk maksud tersebut sangat dibutuhkan yang pertama adalah kebersamaan, kedua integritas dan keteladanan, ketiga transparansi dan yang keempat rasa cinta dan bangga terhadap profesi,\u201d tambahnya. Baginya, hal yang terkait dengan rasa cinta profesi inilah yang sangat esensial. Sebab baik dosen maupun pegawai untuk tidak memosisikan profesinya hanya sekadar penggugur julukan \u201cUnemployment\u201d. \u201cBila itu tumbuh dalam sukma, maka ketiga hal yang disebutkan lebih awal mejadi sia-sia. Kebersamaan, Integritas dan keteladanan serta transparansi tidak akan memberi resonansi dalam pengabdian bila cinta profesi ternyata berada dalam posisi yang terabaikan,\u201d pungkasnya. Dalam kegiatan tersebut selain hadir Civitas Akademika Untad, juga hadir Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekretaris Daerah Sulteng, Dr Ir Elim Somba MSc yang hadir mewakili Gubernur Sulteng sebagai Ketua Kehormatan Dewan Penyantun Untad, serta Isteri Gubernur Sulteng Ny. Hj. Nurmasyita Mang.(*)<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1742,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"","ocean_second_sidebar":"","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"","ocean_custom_header_template":"","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"","ocean_menu_typo_font_family":"","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-1741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-untad","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan - Universitas Tadulako<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan - Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALU \u2013 Memasuki usia 34 tahun, Universitas Tadulako (Untad) telah memperlihatkan banyak kemajuan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya capaian kemajuan yang telah dijangkau universitas pertama di Sulteng ini sejak berdirinya. Pada Tahun 2014 silam, Untad masih berada pada peringkat ke 76 versi Webometric dan tahun ini naik ke peringkat 65. Semetara versi 4icu pada tahun 2014, Untad berada dalam posisi 114, dan saat ini berada pada peringkat ke 68. Bahkan khusus untuk peringkat exellence rank versi Webometric, Untad berada dalam posisi 50 bulan Juli 2015 lalu dan pada Agustus 2015 ini bergerak naik ke posisi 30 dari 408 perguruan tinggi yang disurvey di Indonesia. Merujuk pada frame tersebut, Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS mengatakan Untad rentang waktu 2015-2019 diharapkan mampu memperkuat budaya \u201ctransformasi dan reorientasi\u201d dengan cara mengurangi sikap pragmatis melalui pengokohan \u201canalitical thinking\u201d dalam rangka meminimalkan hal-hal yang masih tertinggal dan mengejar hal-hal yang berkemajuan. \u201cBudaya tersebut bertumpu pada spirit ke-Tadulako-an sehingga karya akademik dapat memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) sesuai dengan semangat visi Untad\u201d tambah Rektor di tengah pidatonya pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis Untad ke 34 di Auditorium Untad, Senin (31\/18) kemarin. Bila melihat secara Hirarkis, lanjut Rektor, maka tergambar dengan jelas bahwa kita semua harus emngambil peran dalam proses penguatan kelembagaan sesuai dnegan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing, agar pada saatnya institusi Untad dapat secara sistem terkawal menjadi organisasi yang sehat. \u201cMemang disadari bahwa komponen penilaian dan aspek yang digunakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi kesemuanya menggambarkan dimensi Health Organisation. Untuk maksud tersebut sangat dibutuhkan yang pertama adalah kebersamaan, kedua integritas dan keteladanan, ketiga transparansi dan yang keempat rasa cinta dan bangga terhadap profesi,\u201d tambahnya. Baginya, hal yang terkait dengan rasa cinta profesi inilah yang sangat esensial. Sebab baik dosen maupun pegawai untuk tidak memosisikan profesinya hanya sekadar penggugur julukan \u201cUnemployment\u201d. \u201cBila itu tumbuh dalam sukma, maka ketiga hal yang disebutkan lebih awal mejadi sia-sia. Kebersamaan, Integritas dan keteladanan serta transparansi tidak akan memberi resonansi dalam pengabdian bila cinta profesi ternyata berada dalam posisi yang terabaikan,\u201d pungkasnya. Dalam kegiatan tersebut selain hadir Civitas Akademika Untad, juga hadir Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekretaris Daerah Sulteng, Dr Ir Elim Somba MSc yang hadir mewakili Gubernur Sulteng sebagai Ketua Kehormatan Dewan Penyantun Untad, serta Isteri Gubernur Sulteng Ny. Hj. Nurmasyita Mang.(*)\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-09-07T02:15:25+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"nadira-tik\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"nadira-tik\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/\",\"name\":\"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan - Universitas Tadulako\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2015-09-07T02:15:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\",\"name\":\"Universitas Tadulako\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\",\"name\":\"nadira-tik\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"nadira-tik\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/baru.untad.ac.id\"],\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan - Universitas Tadulako","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan - Universitas Tadulako","og_description":"PALU \u2013 Memasuki usia 34 tahun, Universitas Tadulako (Untad) telah memperlihatkan banyak kemajuan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya capaian kemajuan yang telah dijangkau universitas pertama di Sulteng ini sejak berdirinya. Pada Tahun 2014 silam, Untad masih berada pada peringkat ke 76 versi Webometric dan tahun ini naik ke peringkat 65. Semetara versi 4icu pada tahun 2014, Untad berada dalam posisi 114, dan saat ini berada pada peringkat ke 68. Bahkan khusus untuk peringkat exellence rank versi Webometric, Untad berada dalam posisi 50 bulan Juli 2015 lalu dan pada Agustus 2015 ini bergerak naik ke posisi 30 dari 408 perguruan tinggi yang disurvey di Indonesia. Merujuk pada frame tersebut, Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS mengatakan Untad rentang waktu 2015-2019 diharapkan mampu memperkuat budaya \u201ctransformasi dan reorientasi\u201d dengan cara mengurangi sikap pragmatis melalui pengokohan \u201canalitical thinking\u201d dalam rangka meminimalkan hal-hal yang masih tertinggal dan mengejar hal-hal yang berkemajuan. \u201cBudaya tersebut bertumpu pada spirit ke-Tadulako-an sehingga karya akademik dapat memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) sesuai dengan semangat visi Untad\u201d tambah Rektor di tengah pidatonya pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis Untad ke 34 di Auditorium Untad, Senin (31\/18) kemarin. Bila melihat secara Hirarkis, lanjut Rektor, maka tergambar dengan jelas bahwa kita semua harus emngambil peran dalam proses penguatan kelembagaan sesuai dnegan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing, agar pada saatnya institusi Untad dapat secara sistem terkawal menjadi organisasi yang sehat. \u201cMemang disadari bahwa komponen penilaian dan aspek yang digunakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi kesemuanya menggambarkan dimensi Health Organisation. Untuk maksud tersebut sangat dibutuhkan yang pertama adalah kebersamaan, kedua integritas dan keteladanan, ketiga transparansi dan yang keempat rasa cinta dan bangga terhadap profesi,\u201d tambahnya. Baginya, hal yang terkait dengan rasa cinta profesi inilah yang sangat esensial. Sebab baik dosen maupun pegawai untuk tidak memosisikan profesinya hanya sekadar penggugur julukan \u201cUnemployment\u201d. \u201cBila itu tumbuh dalam sukma, maka ketiga hal yang disebutkan lebih awal mejadi sia-sia. Kebersamaan, Integritas dan keteladanan serta transparansi tidak akan memberi resonansi dalam pengabdian bila cinta profesi ternyata berada dalam posisi yang terabaikan,\u201d pungkasnya. Dalam kegiatan tersebut selain hadir Civitas Akademika Untad, juga hadir Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekretaris Daerah Sulteng, Dr Ir Elim Somba MSc yang hadir mewakili Gubernur Sulteng sebagai Ketua Kehormatan Dewan Penyantun Untad, serta Isteri Gubernur Sulteng Ny. Hj. Nurmasyita Mang.(*)","og_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/","og_site_name":"Universitas Tadulako","article_published_time":"2015-09-07T02:15:25+00:00","author":"nadira-tik","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"nadira-tik","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/","url":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/","name":"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan - Universitas Tadulako","isPartOf":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2015-09-07T02:15:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/09\/usia-34-tahun-berkat-spirit-ketadulakoan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/untad.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Usia 34 Tahun Berkat Spirit Ketadulakoan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website","url":"https:\/\/untad.ac.id\/","name":"Tadulako University","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea","name":"nadira-tik","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","caption":"nadira-tik"},"sameAs":["https:\/\/baru.untad.ac.id"],"url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1741"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1741\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}