{"version":"1.0","provider_name":"Tadulako University","provider_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en","author_name":"nadira-tik","author_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/","title":"Tingkatkan Mutu PK-PLK, Tiga Instansi Tandatangani MoU - Universitas Tadulako","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"fAXmfoGOwK\"><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/08\/tingkatkan-mutu-pk-plk-tiga-instansi-tandatangani-mou\/\">Tingkatkan Mutu PK-PLK, Tiga Instansi Tandatangani MoU<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/08\/tingkatkan-mutu-pk-plk-tiga-instansi-tandatangani-mou\/embed\/#?secret=fAXmfoGOwK\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Tingkatkan Mutu PK-PLK, Tiga Instansi Tandatangani MoU&#8221; &#8212; Universitas Tadulako\" data-secret=\"fAXmfoGOwK\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/untad.ac.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":null,"thumbnail_width":null,"thumbnail_height":null,"description":"Senin (22\/08) dilakukan \u00a0penandatanganan (MoU) Antara Universitas Tadulako (Untad), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Tentang Kualifikasi S2 PLB Dan Pelatihan Guru Inklusi. Kegiatan yang bertempat di gedung It Center tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Tadulako Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS, Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof Dr Warsono MS, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Dosen, Guru, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait. Wakil gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H Sudarto SH MHum dalam sambutannya mengatakan, \u00a0rekruitmen guru pembimbing khusus sangat penting mendapat perhatian dan proses pembelajaran yang mengacu pada pentingnya pendidik, terutama mereka harus mampu menghadapi peserta didik yang memiliki perbedaan secara individual. \u201cPemerintah Sulawesi Tengah menyambut baik terlaksananya kegiatan ini, tentu hal ini tidak mudah, dibutuhkan guru yang siap dan mampu untuk mengajar anak-anak berkebutuhan khusus.\u201d Ujar Wakil Gubernur Sulteng. Lebih lanjut, Wagub berharap agar semua pihak dapat mendukung pembangunan Pendidikan Khusus-Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK), dan Pendidikan Vokasi di Sulteng, melalui tri darma perguruan tinggi. \u201cSaya berharap, Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Tadulako secara bersama-sama berkolaborasi dengan baik. Agar sosialisasi\u00a0 maupun diklat\u00a0 benar-benar terserap dengan baik, karena kita sadari pendidikan inklusi adalah sebuah filosofi baru dalam dunia pendidikan yang humanis,\u201d lanjutnya. Sementara itu Kabid PK-PLK\u00a0 Dr Minarni Nongtji mengatakan, Sulteng masih menghadaoi berbagai tantangan termasuk kompetensi guru yang mengajar pada sekolah dengan siswa berkebutuhan khusus. \u201cSalah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah penyandang disabilitas yang berada di sekolah luar biasa yang tersebar di 13 kabupaten kota, olehnya itu tenaga pengajar juga harus memiliki kompetensi sebagai pendidik,\u201d ungkapnya."}