{"version":"1.0","provider_name":"Tadulako University","provider_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en","author_name":"nadira-tik","author_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/","title":"Komandan Baru Batalyon 251 Wiratama Pawana Cakti Dilantik - Universitas Tadulako","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"bGLAo1HJmS\"><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/komandan-baru-batalyon-251-wiratama-pawana-cakti-dilantik\/\">Komandan Baru Batalyon 251 Wiratama Pawana Cakti Dilantik<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2016\/03\/komandan-baru-batalyon-251-wiratama-pawana-cakti-dilantik\/embed\/#?secret=bGLAo1HJmS\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Komandan Baru Batalyon 251 Wiratama Pawana Cakti Dilantik&#8221; &#8212; Universitas Tadulako\" data-secret=\"bGLAo1HJmS\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/untad.ac.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":null,"thumbnail_width":null,"thumbnail_height":null,"description":"Rabu (02\/03) Komandan Batalyon 251 Resimen Mahasiswa Wiratama Pawana Cakti resmi dilantik. Kegiatan pelantikan berlangsung di ruangan senat lama Universitas Tadulako (Untad). Moh Rifaldi Juliansyah resmi menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 251 Wiratama usai dilantik lagsung oleh Komandan Resimen Mahasiswa Pawana Cakti Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs H Baharudin H Tanriwali MSi. Pada kesempatan kali ini turut hadir wakil rektor bidang kemahasiswaan Prof Dr H Djayani Nurdin SE MSi, Komandan Resimen Mahasiswa Pawana Cakti Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs H Baharudin H Tanriwali MSi, Dr Hasan Muhammad dan kabag kemahasiswaan Drs I Gede. Drs H Baharudin H Tanriwali MSi mengatakan Resimen Mahasiswa harus senantiasa menunjukkan jati dirinya dan selalu terdepan dalam mengembangkan kepribadian kepribadian dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai anggota Menwa. \u201cTiga hal dasar yang harus ditananamkan sebagai Resimen Mahasiswa, yang pertama kita harus memaknai posisi kita sebagai warga negara Indonesia, yang kedua kita sebagai putra dan pemuda bangsa dan yang ketiga identitas kemahasiswaan kita,\u201d jelasnya. Lebih lanjut ia mengimbau agar menwa dapat menjadi yang terdepan dalam bela negara dan organisasi Menwa dapat menunjukkan eksistensinya. \u201cSaya mengimbau untuk selalu menjaga nama organisasi, sikap patriot pembela dan pengawal NKRI wajib dimiliki,\u201d singkatnya. Sementara itu, wakil rektor bidang kemahasiwaan Prof Dr H Djayani Nurdin SE MSi juga turut berpesan kepada kader Menwa untuk menghindari dimasukinya berbagai kepentingan termsuk politik. \u201cJiwa korsa sebagai anggota Menwa kita harus miliki, selain itu saya mengingatkan kepada Menwa jangan sampai dimasuki kepentingan terutama kepentingan politik,\u201d ujar Prof Djayani."}