{"version":"1.0","provider_name":"Tadulako University","provider_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en","author_name":"nadira-tik","author_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/","title":"Kongres Lembaga Kemahasiswaan, Bangun Minat Berorganisasi - Universitas Tadulako","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"06BQXZ5x5S\"><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/12\/kongres-lembaga-kemahasiswaan-bangun-minat-berorganisasi\/\">Kongres Lembaga Kemahasiswaan, Bangun Minat Berorganisasi<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/12\/kongres-lembaga-kemahasiswaan-bangun-minat-berorganisasi\/embed\/#?secret=06BQXZ5x5S\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Kongres Lembaga Kemahasiswaan, Bangun Minat Berorganisasi&#8221; &#8212; Universitas Tadulako\" data-secret=\"06BQXZ5x5S\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/untad.ac.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":null,"thumbnail_width":null,"thumbnail_height":null,"description":"Senin (21\/12) Majelis Mahasiswa (MM) mengadakan kongres dengan mengangkat tema \u201cMenatap Masa Depan Lembaga Kemahasiswaan Universitas Tadulako\u201d. Kegiatan yang bertempat di ruangan senat Untad tersebut dihadiri kepala BAKP Rudy Gosal SE MSi dan seluruh perwakilan lembaga kemasiswaan di lingkungan Universitas Tadulako (Untad). Ketua panitia, mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan pemimpin-pemimpin yang dapat membawa lembaga kemahasiswaan ke arah yang lebih baik kedepannya. Selain itu ia menekankan kongres ini nantinya dapat menumbuhkan jiwa organisatoris dalam diri mahasiswa. \u201cMelalui kongres ini diharapkan akan hadirnya pemimpin-pemimpin muda yang memiliki jiwa organisatoris, dimana dari pemimpin seperti ini dapat merubah nasib suatu lembaga kemahasiswaan kearah yang lebih baik lagi nantinya\u201d jelas Fahmi. Sementara itu, kepala BAKP Rudy Gozal,S.E.,M.Si dalam sambutannya berharap agar kongres ini dapat meningkatkan minat berorganisasi di kalangan mahasiswa. \u201cMinat mahasiswa dalam berorganisasi juga mengalami fluktuasi, di mana terkadang minat berorganisasi ini meningkat pesat, dan terkadang menurun, dan kini nampak terjadinya penurunan minat berorganisasi itu, sehingga melalui kongres inilah di harapkan mahasiswa dapat meningkatkan kembali minat untuk berorganisasinya\u201d ujarnya. Selain itu Kepala BAKP juga memaparkan manfaat berorganisasi bagi mahasiswa sebagai Agent of Change. Karena dengan organisasi sehingga soft skill seseorang dapat terbentuk dengan baik. \u201cOrganisasi adalah tempat belajar, belajar me-manage waktu, pekerjaan, belajar berbicara dengan lantang, tempat belajar segalanya, sehingga penting kiranya memiliki jiwa organisatoris di dalam diri setiap mahasiswa\u201d tutupnya."}