{"version":"1.0","provider_name":"Tadulako University","provider_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en","author_name":"nadira-tik","author_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/","title":"Tamu Istimewa dari Banten - Universitas Tadulako","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"4PGZ6vN7Tc\"><a href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/01\/tamu-istimewa-dari-banten\/\">Tamu Istimewa dari Banten<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/01\/tamu-istimewa-dari-banten\/embed\/#?secret=4PGZ6vN7Tc\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Tamu Istimewa dari Banten&#8221; &#8212; Universitas Tadulako\" data-secret=\"4PGZ6vN7Tc\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/untad.ac.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","description":"\u00c2\u00a0Rektor Untirta Kunjungi Untad PALU \u00e2\u20ac\u201c Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang-Banten Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd, beserta sejumlah jajarannya Kamis (22\/1) berkunjung ke Universitas Tadulako (Untad). Kunjungan tersebut langsung disambut baik oleh Rektor Untad Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS. Didampingi oleh sejumlah Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Kepala Unit dan sejumlah Dekan di lingkungan Untad, Rektor Untad Prof Basir mengatakan bahwa Rektor Untirta beserta jajarannya merupakan tamu yang istimewa yang mengunjungi perguruan tinggi yang dipimpinnya saat ini. Hal ini dikarenakan hubungan emosional antara kedua guru besar ini selama ini sudah terbangun sangat baik. Prof Basir berharap pertemuan jajaran petinggi kedua perguruan tinggi tersebut buka merupakan yang terakhir, melainkan menjadi awal dalam membangun komunikasi antar PTN. \u00e2\u20ac\u0153Mudah-mudahan in bukan pertemuan yang terakhir, pada bulan Mei ada hajatan perhimpunan pascasarjana se-Indonesia di sini (Untad), dan akan dilakukan pertemuan Majelis Rektor se-Indonesia. Nantinya juga kalau ada kesempatan kami akan mengunjungi Untirta, tentunya dalam rangkan silaturrahim dan mempererat komunikasi antar perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam majelis rektor se-Indonesia,\u00e2\u20ac\u009d ungkapnya. Rektor Untirta Prof Sholeh mengungkapkan bahwa Untirta yang baru resmi menjadi PTN pada tahun 2001 sangat tepat belajar pada Untad yang sudah resmi berdiri sebagai PTN sejak tahun 1981. \u00e2\u20ac\u0153Berdirinya sama-sama tahun 1981, tetapi saat itu Untad resmi menjadi PTN, sedangkan Untirta sebagai PTS. Nanti tahun 2001 baru resmi menjadi PTN. Jadi sudah sangat tepat kalau kami belajar pada Untad yang sudah memiliki banyak pengalaman,\u00e2\u20ac\u009d ungkap Prof Sholeh.Selain hubungan emosional antara kedua rektor tersebut yang sudah terbangun sangat baik, beberapa orang guru besarnya merupakan lahiran Untad, diantaranya Prof. Dr.Ir Rahman Abdullah, MSc yang merupakan mantan Rektor Untirta, dan juga Prof. Dr. Palmawati Tahir, MH,Ketua Prodi S2 Ilmu Hukum pada Program Pascasarjana Untirta yang juga ikut serta dalam kunjungan tersebut. \u00e2\u20ac\u0153Kami berharap hubungan yang terbangun ini bisa menumbuhkan admosfer akademik, selain hubungan emosional yang sudah terbangun, ada historis tadi. Banyak yang didapatkan sehingga ada peningkatan yang cukup berarti dibidang akademik, termasuk dalam bidang penelitian dan pengembangan kepada masyarakat. Kalau berbagi hal yang positif untuk kepentingan bersama, insya Allah menjadi amal shaleh, mohon doa agar Untirta terus berkembang,\u00e2\u20ac\u009d pungkasnya.(hn)"}