Desember 07, 2016

Wisuda ke-83, Untad Lepas 1071 Alumni dan Kukuhkan Satu Guru Besar

Wisuda ke-83, Untad Lepas 1071 Alumni dan Kukuhkan Satu Guru Besar
Photo Credit To Rektor Untad saat memakaikan selempang guru besar kepada Prof Shahabuddin sebagai tanda pengukuhan guru besar

Universitas Tadulako (Untad) kembali melepas lulusannya. Kali ini, dalam prosesi Wisuda ke-83 yang diselenggarakan pada Senin (18/7), Untad mewisuda 1071 alumni dari Program Pascasarjana dan sepuluh fakultas dalam lingkungan Untad.

Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS, dalam pesan almamater menyampaikan agar alumni Untad langsung bersiap menatap tantangan berikutnya dalam kehidupan bermasyarakat. Tantangan itu, ujar Prof Basir Cyio, harus dihadapi dengan dua kekuatan utama yang harus dipadukan, yaitu soft skill dan hard skill agar menghasilkan talenta yang berkekuatan.

Hal itu, lanjut Prof Basir Cyio, penting dilakukan karena kemajuan bangsa ini amat bergantung terhadap sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Ini sejalan dengan tujuan didirikannya Untad, yaitu sebagai sarana untuk mencerdaskan kehidupa bangsa yang berkarakter dan mengintrusi budi luhur bagi alumninya.

Rektor juga menyampaikan agar alumni dapat selalu berbangga dengan alamamaternya. Untad saat ini terus berbenah diri dalam segala aspek. Wujud pembenahan diri yang dilakukan dalam kurun waktu limat tahun terakhir ini mulai terlihat dari pengakuan berbagai lembaga terhadap Untad. Apalagi, ujar Prof Basir Cyio, dalam rilis lembaga pemeringkatan 4icu.org edisi Juli 2016, Untad telah berada di peringkat 43 dari 411 perguruan tinggi berbentuk universitas se-Indonesia.

Rilis lembaga pemeringkat itu patut disyukuri karena menunjukkan indeks kemajuan Untad yang terus bergerak maju. Dalam rilis itu juga terlihat, Untad menempati peringkat ke-2 sebagai perguruan tinggi terbaik di kawasan timur Indonesia.

“Ini membuktikan bahwa usia muda almamater kalian bukan halangan untuk maju. Tentu, ini bisa dilakukan dengan menjunjung asas kebersamaan,” jelas Prof Basir Cyio.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sulawesi Tengah (Sulteng), Prof rer pol Patta Tope yang mewakili Gubernur Sulteng mengharapkan agar alumni Untad dapat terus berkonstribusi bagi kemajuan Sulteng. Untuk itu, diharapkan alumni dapat langsung membuktikan karya agar ilmu yang didapatkan itu dapat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan masyarakat dan bangsa ini.

“Kami selaku pemerintah provinsi juga mengharapkan agar akademisi Untad terus mengembangkan riset dan produk riset, terutama bidang pertanian dan kelautan, serta berbagai bidang lain yang dapat membantu kemajuan daerah ini,” jelas Kepala Bappeda Sulteng.

Dalam wisuda itu dikukuhkan juga Prof Dr Shahabuddin MSi sebagai Guru Besar Untad Bidang Ekologi di Fakultas Pertanian. Tercacat, dari 1071 alumni, terdiri atas 154 lulusan Program Pascasarjana dan 917 alumni program strata satu dan diploma tiga.

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *