Februari 26, 2017

Welcome Party Sambutan Untuk Kontingen Bapomi

Welcome Party Sambutan Untuk Kontingen Bapomi

Jumat (13/11) malam, seluruh kontingen mendapatkan undangan Welcome Party atau malam silaturrahmi antara tuan rumah Universitas Syiah (Unsyiah) Kuala dengan seluruh tamu kontingen termasuk tim Bapomi Sulteng.

Kegiatan malam penyambutan ini bertampat di rumah jabatan Rektor Unsyiah Kuala Aceh. Kegiatan ini dihadiri oleh menteri riset dan pendidikan tinggi Menristekdikti Prof H Muhammad Nasir PhD Ak, Rektor Unsyiah Prof Dr Samsul Rizal M.Eng wakil rektor bidang kemahasiswaan Untad Prof Dr Djayani Nurdin SE MSi serta beberapa pimpinan dan ketua kontingen dari seluruh provinsi.

Dalam sambutanya Rektor Unsyiah Prof Dr Samsul Rizal M.Eng mengimbau kepada seluruh peserta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIV yang berpusat di Aceh agar tetap menjaga sportivitas dalam bertanding dalam semua cabang lomba.

“Saya mengimbau agar semua peserta tetap menjaga sportifitas, meskipun hanya ada satu yang menjadi pemenang baik satu orang maupun satu tim. Tetapi yang terpenting adalah kita mampu memperluas jaringan dari semua universitas di Indonesia ini. Saya berharap nantinya ada program pertukaran mahasiswa seluruh Indonesia agar bias berbagi sharing dengan semua kampus,” Imbuhnya.

Sementara itu Menristekdikti Prof H Muhammad Nasir PhD Ak, dalam sambutannya juga mengungungkapkan hal yang senada, ia juga meminta agar semua peserta menjalin kerjasama dalam berbagai bidang yang dapat membawa perubahan untuk Indoonesia.

“Untuk semua peserta agar tetap menjaga sportifitas dan membangun kerjasama yang baik agar nantinya dapat membawa perubahan untuk Indonesia,” tutur menteri.

Ia juga mengimbau untuk semua universitas agar mengedepankan riset seperti Prototype dan dunia usaha untuk menjadikan universitas yang berkelas dunia dan dapat diperhitungkan di dunia Internasional.

“Riset Prototype dan dunia usaha adalah salah satu yang dapat menjadi ukuran suatu universitas berkelas dunia. Tapi bukan hanya itu mahasiswa juga harus siap menyambut Bonus Demografi Indonesia yang diperkirakan pada tahun 2030, asumsinya mahasiswa memanfaatkan dan meningkatkan kualitas sumber daya membagun negeri ini,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *