Desember 11, 2016

Untad Raih Juara 2 dalam Pengelolaan BMN

Untad Raih Juara 2 dalam Pengelolaan BMN

Kali ini Untad kembali menunjukkan kemampuanya dalam mengelola Barang Milik Negara (BMN) sehingga dapat meraih juara kedua tingkat Sulawesi Tengah dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) .

Acara ini digelar di Manado dimaksudkan untuk mengapresiasi kinerja koordinator wilayah, kementerian dan/atau lembaga dan satuan kerja pada tingkat wilayah kerja Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara dalam mengelola Barang Milik Negara (BMN).

Pada kesempatan tersebut turut hadir Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang diwakili oleh Sekretaris DJKN, Dodi Iskandar, Kepala Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku, Pimpinan Koordinator Wilayah (Korwil), Kepala Satuan Kerja Kementerian/Lembaga, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dalam hal ini Universitas Tadulako (Untad) juga berhasil meraih penghargaan juara ke dua dalam kategori Kategori BMN Awards Pengelolaan Dan Wasdal Barang Milik Negara, demikian diungkapkan Drs Rainer Mahi MSi saat dijumpai di ruang kerjanya Selasa (29/12).

“Kemarin kami di undang oleh Kemenkeu dan saya berangkat mewakili rektor. Alhamdulillah dapat juara 2 tingkat Sulwesi Tengah dalam kategori Pengelolaan Dan Wasdal Barang Milik Negara,” Ucapnya.

Rektor Untad Prof Dr Muhammad Basir SE MS saat dikonfirmasi menyampaikan rasa bahagianya, namun tidak berpuas diri akan tetap memacu untuk lebih baik lagi.

“Alhamdulillah, namun kami masih harus memacu diri untuk lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Prof Basir.

Seperti yang dikutip dari laman Kemenkeu.go.id, Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang pada kesempatan siang itu diwakili oleh Dodi Iskandar menyampaikan bahwa makna refleksi dan apresiasi ini adalah upaya DJKN sebagai pengelola kekayaan negara untuk mendorong para pengguna BMN menggunakan dan memanafaatkan BMN yang dikuasainya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Pemerintah terus mendorong penerimaan PNBP yang berasal dari pengelolaan aset negara, jadi mohon kepada pengelola aset di masing-masing kementerian/lembaga dan satuan kerja agar terus mengoptimalkan pengelolaan aset tersebut agar dapat menghasilan PNBP untuk kepentingan rakyat,” tutur Dodi.

Sementara itu dalam kategori yang sama tingkat Sulawesi Tengah yang berhasil menempati posisi pertama yakni Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, posisi kedua Universitas Tadulako (Untad) dan posisi ketiga diraih oleh Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Palu.

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *