Tim Robotik Untad Raih Kategori Desain Terbaik Di Kontes Robot Indonesia 2017 Bandung

Tim Robotik Untad Raih Kategori Desain Terbaik Di Kontes Robot Indonesia 2017 Bandung

Beberapa waktu yang lalu, tim robotik asal Universitas Tadulako berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang dalam Kategori Desain Terbaik tingkat regional dalam Kontes Robot Indonesia 2017 yang di selenggarakan pada tanggal 4 – 25 Mei 2017 di Universitas Telkom, Bandung. Tim robotik yang terdiri  Andreas Sumaila sebagai Ketua tim dan 2 anggota lainnya yaitu Ardiansyah dan Januar asal Fakultas Teknik Jurusan S1 Tekni Informatika berhasil berkompetisi melawan 31 jenis robot yang berasal dari 31 Universitas Regional 2 meliputi wilayah Jawa Barat, sebagian Kalimantan dan Sulawesi. Berikut hasil wawancara untad.ac.id dengan mereka selengkapnya.

  1. Bisa di ceritakan apa itu Kontes Robot Indonesia 2017?
  • Kontes Robot Indonesia (KRI) adalah kegiatan kontes di bidang robotika yang dapat diikuti tim mahasiswa dari institusi atau Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang terdaftar di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang salah satu nya adalah Universitas Tadulako. Saat ini kami menjadi salah satu perwakilan dari wilayah Regional 2 Indonesia yang meliputi wilayah Jawa Barat, Kalimantan (sebagian) dan Sulawesi. Kontes Robot Indonesia Tingkat Regional kemarin diselenggarakan mulai tanggal 4 Mei 2017 dan berakhir pada tanggal 25 Mei 2017. Sebelum mengikuti kontes ini, kami telah mengajukan proposal yang ditujukan ke Panitia Pusat KRI 2017.

2.Sebagai perwakilan dari Untad, kelompok kalian terdiri dari siapa saja dan jenis robot apa yang kalian tunjukan di sana?

  • Kelompok robotik kami terdiri atas : Ketua : Andreas Sumaila (Programmer)dari Fakultas Teknik Jurusan S1 Tekni Informatika, Anggota : Ardiansyah (Elektronika) Dari Fakultas Teknik Jurusan S1 Tekni Informatika, Anggota : Januar (Mekanik) Dari Fakultas Teknik Jurusan S1 Teknik Elektro. Jenis robot yang kami buat adalah jenis robot Pemadam Api yang lebih mengeksplorasi kemampuan kami di bagian perancangan, implementasi, dan strategi dengan tema dan aturan main yang telah ditentukan, sehingga kelompok kami dapat berkompetisi secara sportif dalam arena yang telah ditentukan. Proses pembuatan robot ini berkisar 5 bulan karena harus menyesuaikan sensor, mekanik, program, elektronik dan koneksi dengan robot nya. Sebagai peserta kontes, kami selalu melakukan pengembangan kemampuan kreativitas, inovasi dan strategi sebelum dan saat kontes berlangsung.

 

  1. Apa kelebihan robot kalian sehingga memenangkan kategori desain terbaik dari 31 universitas yang ikut dalam KRI2017?
  • Jadi robot kami berbentuk segi delapan yang setiap bagian nya mempunyai fungsi-fungsi tertentu. Untuk bagian atas robot didominasi warna biru dan kaki robot berwarna orange. Robot telah kami desain secara detail untuk memadamkan api yang di buat dalam suatu labirin oleh panitia. Selain cekatan dalam melewati labirin yang cukup rumit, robot kami di nilai memiliki desain dan ukuran serta warna yang unik sehingga menjadi penilaian tersendiri bagi dewan juri. Kami telah berusaha semaksimal mungkin sehingga robot kami keluar sebagai pemenang tingkat regional untuk kategori Desain Terbaik dari 31 robot/universitas yang ada dalam kontes ini. Kami sekarang sedang mempersiapkan regu kami untuk tingkat nasional dan mudah mudahan bisa berhasil sampai ke tingkat internasional. Kami sangat senang bisa ke tahap ini mengingat kompetitor kami yang robot nya tak kalah hebat dan canggih saat Kontes Robot Indonesia 2017.

  1. Apa harapan kalian ke depannya setelah mengikuti Kontes Robot Indonesia 2017?
  • Kami memohon doa nya agar dapat berhasil dan bisa lebih maksimal lagi untuk pertandingan kembali tahun ini di tingkat Nasional dan semoga bisa sampai ke tahap internasional. Selain itu, kami sebenarnya ingin sekali bisa menambahkan muatan yang lebih mutakhir pada robot kami karena pada saat kontes berlangsung, robot-robot dari universitas lain bisa di katakan sangat canggih. Kami ingin sekali bisa membuat robot yang lebih canggih juga namun masih terkendala untuk budget nya. Semoga kami bisa tetap kreatif dan mampu membuat robot yang lebih baik lagi dari yang saat ini.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: No Right Klik and Copy!!