Desember 08, 2016

Raih Inovasi Terbaik, Tim Robot Untad Lolos Ke Nasional

Raih Inovasi Terbaik, Tim Robot Untad Lolos Ke Nasional
Photo Credit To Foto bersama tim robot untad di UPI Bandung Foto : Andi Sitti Hajar

Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat regional 2 yang dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah terselenggara dengan baik.

Kegiatan KRI yang merupaakn agenda tahunan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) sejak tahun 2004 ini sekarang berada dibawah kordinasi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementrian Ristek dan Pendidikan Tinggi.

Kegiatan yang dimulai tanggal (28-30/4) ini dibuka oleh Rektor UPI Bandung, Prof Furqon MA PhD dan diacara penutupan dihadiri oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemhasiswaan, Ditjen Belmawa sekaligus menutup salah satu perhelatan akbar tahunan Dirjen Dikti tersebut.

Berbeda dengan KRI tahun kemarin, KRI sebelumnya terdiri 5 Regional menyusut menjadi 4 Regional di KRI 2016 yakni Regional 1,2,3 dan 4. Sulawesi Tengah yang sebelumnya tergabung dalam Regional 5 dilebur dan masuk tergabung di Regional 2.

Pembina Tim Robotik Tadulako, Ir Pudji Astutiek Fachruddin MSi mengatakan, bahwa tahun ini ditingkat regional Untad tidak hanya melawan perguruan tinggi dibagian Indonesia Timur seperti tahun kemarin di regional 5 namun perguruan tinggi Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten juga akan menjadi pesaing berat.

“Selaku Pembina saya terus memberikan support dan motivasi kepada anak-anak kami di Tim Robotik Tadulako agar lebih maksimal lagi dalam merakit robot. Dan Kurang lebih 3 bulan persiapan alhamdulillah Robotik Tadulako membawa pulang 2 piala”, jelasnya.

KRI 2016 regional II yang digelar di Kota Kembang ini diikuti oleh 31 perguruan Ttnggi. 26 tim yang terdiri dari Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) diikuti oleh 18 tim dari 18 perguruan tinggi , Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Beroda sebanyak 32 tim dari 32 perguruan tinggi, Kontes Robot Pemadam API Indonesia (KRPAI) Berkaki sejumlah 26 tim dari 26 perguruan tinggi, Kontes Robot Sepak Bola (KRSBI) 7 tim dari 7 perguruan tinggi, dan lah terakhir Kontes Seni Tari Indonesia (KRSTI) terdiri dari 12 tim dari 12 perguruan tinggi. Total 95 tim yang mengikuti lomba dengan 193 peserta, 95 dosen pembimbing.

Adapun pemenang pada KRI Regional 2 ini berdasarkan keputusan Dewan juri nomor: 002/SK-PT/KRI/UPI/2016 tanggal 30 2016 . Kategori KRSBI untuk Inovasi Terbaik diraih oleh tim ROSOTA Universitas Tadulako (Untad), juara harapan diraih oleh tim Devata Universitas Tarumanegara, juara 3 oleh tim Dago Googeshool, Institute Teknologi Bandung, Juara 2 The Phatriot V.3 Universitas Kristen Maranatha, Juara 1 diraih oleh tim Gladiators Universitas Indonesia (UI).

Kategori KRPAI Beroda juara 1 oleh tim Thunder Bolt V.5 Universitas Kristen Maranatha, Inovasi terbaik diberikan kepada tim Isola W.5 UPI dan untuk juara 2 dan 3 tidak ada. Untuk kategori KRPAI Berkaki juara harapan diraih oleh tim Kaluara Politknik Negeri Ujung Pandang, juara 3 dirai oleh tim Reva UI, Juara 2 diraih oleh tim TEBEKA Untad, Juara 1 dimenangkan oleh Universitas Telkom Bandung, dan untuk design terbaik diberikan kepada tim Reva UI. Selanjutnya, kategori KRSTI juara harapan tim Asmara UI, Juara 3 diraih oleh tim CMCS_ART Politeknik Negeri Ujung Pandang, juara 2 oleh tim Budaya_SAS Universitas Telkom Banung, juara 1 diraih oleh tim Euro Arte Unicersitas Samratulangi Manado, dan penghargaan Artistik terbaik diberikan kepada tim Dago Concordia ITB.

Terakhir kategori KRAI, juara harapan diraih oleh tim Roobics Universitas Telkom, Bandung, juara 3diraih oleh tim Garudago ITB, Juara 2 tim MBv2 UI, Juara 1 dimenangkan oleh tim Hybernasia_MP Universitas Politeknik Negeri Ujung Pandang, kategori design terbaik diberikan kepada tim Garudago ITB, dan kategori Strategy terbaik disabet oleh Politeknik Negeri Ujungpandang. (Ash)

Related posts

2 Comments

  1. Aria

    saya selaku ketua tim ingin memperjelas bahwa nama tim kami Bukan TEBEKA tapi PEBETA (Pemadam Berkaki Tadulako)

    Reply

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *