Peringati Bulan Bahasa 2016, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Selenggarakan Seminar Nasional

Peringati Bulan Bahasa 2016, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Selenggarakan Seminar Nasional
Photo Credit To Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof Dr Dadang Sunendar MHum saat menyampaikan materi dalam Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra (Foto Taqyuddin Bakri)

Dalam memperingati Bulan Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra. Seminar nasional yang dilaksanakan pada Sabtu (5/11) di Hotel Sutan Raja ini menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Prof Dr Dadang Sunendar MHum, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dan Prof Dr Suwardi Endraswara MHum, Ketua HISKI Pusat.

Dekan FKIP, Dr H Lukman Nadjamuddin MHum, saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra 2016 (Foto Taqyuddin Bakri)

Dekan FKIP, Dr H Lukman Nadjamuddin MHum, saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra 2016 (Foto Taqyuddin Bakri)

 

Seminar nasional itu dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad), Dr H Lukman Nadjamuddin MHum. Dalam sambutannya, Dr Lukman menyampaikan bahwa bahasa Indonesia saat ini memiliki peran sentral, baik sebagai bahasa nasional, bahasa pemersatu, maupun sebagai bahasa pengantar pembelajaran.

Berkenaan dengan itu, peran bahasa Indonesia ini harus dikuatkan dengan berbagai kebijakan dan pendekatan. Dr Lukman juga memuji slogan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang menyatakan “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing”.

“Ini berarti marwah bahasa Indonesia sejak Sumpah Pemuda 1928 silam terus dipegang teguh. Salah satunya, dengan terus mengutamakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu. Di samping itu, bahasa lainnya, baik bahasa daerah maupun bahasa asing tetap mendapatkan tempat,” kata Dr Lukman.

Lebih lanjut, dengan dilaksanakannya seminar nasional itu, Dekan FKIP mengharapkan agar ada tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan itu. Tindak lanjut itu dapat berupa inovasi-inovasi baru terkait model pengajaran bahasa Indonesia yang tentu saja dapat pula diimplementasikan oleh pendidik di jenjang mana pun.

Ketua Panitia, Dr Yunidar MHum (Foto Taqyuddin Bakri)

Ketua Panitia, Dr Yunidar MHum (Foto Taqyuddin Bakri)

 

Sementara itu, Dr Yunidar MHum, Ketua Panitia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan seminar nasional itu diikuti oleh 200 orang peserta. Tujuan pelaksanaan seminar nasional itu, jelas Dr Yunidar, agar dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat bahasa mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan terkait keilmuan bidang bahasa dan sastra, serta pembelajarannya.

“Sehingga kita semua dapat terus memperbarui matra keilmuan sesuai dengan dinamika yang terjadi. Pada kesempatan ini, pemateri yang kami hadirkan juga merupakan pakar di bidangnya, yaitu Prof Dadang Sunendar dan Prof Suwardi Endraswara,” ujar Koordinator Prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia itu.

Dalam seminar itu, Prof Dadang Sunendar menyampaikan materi mengenai arah kebijakan bahasa sesuai dengan amanat UU Nomor 24 tahun 2009 serta tantangan dalam menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sementara itu, Prof Suwardi Endraswara mengemukakan topik tentang strategi pembelajaran sastra. Selain kedua pemateri utama, seminar nasional itu juga diisi oleh materi dari tiga panelis, yaitu Drs Adri MPd, Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tengah; Dr Gazali Lembah MPd, Ketua HISKI Sulteng; dan Dr Lina Meilinawati MHum, Akademisi Universitas Padjadjaran Bandung. (tq)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *