Desember 07, 2016

Mahasiswa Bahasa Indonesia Teliti Bahasa dan Sastra di Una-Una

Sebagai penunjang utama bahasa Indonesia, harus ada upaya sistematis untuk membina dan mengembangkan bahasa daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penelitian bahasa untuk mendokumentasikan bahasa daerah itu.

Atas dasar itu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PS-PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan kegiatan penelitian bahasa dan sastra pada 10 sampai 16 Mei lalu. Kegiatan penelitian yang itu dipusatkan di Desa Wakai, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una itu merupakan praktik mata kuliah Metode Penelitian Bahasa.

Dalam penelitian itu, mahasiswa PS-PBI yang turun lapangan melakukan penelitian adalah mahasiswa Kelas B Angkatan 2012. Alfian, Ketua Panitia, juga menyampaikan bahwa peserta kegiatan itu berjumlah 47 orang. Lebih lanjut, mewakili rekan-rekannya, Ia mengharapkan agar luaran dari kegiatan itu, mahasiswa dapat menerapkan cara melakukan penelitian bahasa secara baik sesuai dengan metode yang diberikan secara teoretis maupun praktis. “Semoga kami dengan meneliti bahasa Togean ini, kami mendapatkan wawasan dalam kegiatan itu, dan juga dapat diaplikasikan dalam melakukan penelitian bahasa, khususnya bagi teman-teman yang meneliti bahasa daerah untuk penyelesaian tugas akhir,” ujarnya.

Sementara itu, Dr Moh Tahir MHum., Koordinator Program Studi mengemukakan bahwa tujuan dari kegiatan itu untuk melatih mahasiswa dalam melakukan penelitian bahasa. Hal ini agar mahasiswa tidak hanya sekadar menguasai aspek teoretis, tetapi juga menguasai aspek praktis. “Dengan begini, berbagai metode pengumpulan data, strategi bertanya, dan cara berinteraksi dengan informan, serta cara mendapatkan data yang akurat dapat dikuasai oleh mahasiswa. Ini merupakan latihan untuk menuju penelitian yang sebenarnya. Bahkan, jika hasilnya sudah baik, mahasiswa dapat meneruskan penelitian ini menjadi bahan utama untuk penulisan skripsi,” jelas Dr Tahir.

Dalam penelitian itu, secara efektif selama tiga hari dilakukan wawancara mendalam oleh mahasiswa untuk mendapatkan data sesuai judul penelitian masing-masing kelompok. Penelitian itu, selain dibimbing langsung oleh Dr Muh Tahir, mahasiswa juga dibimbing oleh Dr Ali Karim MHum., Drs Pratama Bayu Santosa MSi., Akhlis SPd MPd., M Aqil SPd MPd., dan Taqyuddin Bakri.

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *