Lima Wakil Rektor Untad Terpilih

 

Kepemimpinan Prof Dr Ir Muhammad Basir SE MS di periode 2015-2019 semakin lengkap. Hal ini karena lima wakil rektor (warek) baru yang akan mendampingi dalam mengarungi kepemimpinan di periode keduanya telah terpilih. Dalam rapat Senat Untad di Media Center pada Senin (20/4), lima warek ini terpilih melalui pemilihan calon wakil rektor yang berlangsung secara demokratis dibalut nuansa kekeluargaan.

Lima wakil rektor yang terpilih itu adalah Prof Dr Sutarman Yodo SH MH, sebagai Warek Bidang Akademik; Prof Dr Ir Mahfudz MP, sebagai Warek Bidang Umum dan Keuangan; Prof Dr Jayani Nurdin MSi, sebagai Warek Bidang Kemahasiswaan; Prof Mery Napitupulu MSc PhD, sebagai Warek Bidang Pengembangan dan Kerjasama; dan Prof Ir Andi Lagaligo Amar MSc Agr PhD, sebagai Warek Bidang Perencanaan dan Pengawasaan.

Dalam prosesi itu, lima warek ditetapkan dan diumumkan oleh Rektor Untad setelah mendapatkan persetujuan dari anggota Senat Untad. Sebelumnya, sesuai mekanisme yang berlaku, Rektor telah menyampaikan tiga calon wakil rektor untuk masing-masing posisi kepada anggota senat untuk dipilih dua di setiap posisi, dan diserahkan kembali kepada Rektor Untad untuk menetapkan warek terpilih sesuai hak prerogatif yang dimiliki oleh Rektor.

Calon warek yang disampaikan oleh Rektor Untad kepada Ketua Panitia Pemilihan Dr Ir Rusdin MP, dan diumumkan kepada anggota senat adalah Dr Lukman Nadjamuddin, MHum., Dr Ir Rusdin MP., dan Prof Dr Sutarman Yodo SH MH., untuk posisi calon Warek Bidang Akademik. Selanjutnya, Dr Ir Hamzari MSc., Prof Dr Syahir Natsir MSi., dan Prof Dr Ir Mahfudz MP., selaku calon untuk posisi Warek Bidang Umum dan Keuangan. Untuk posisi calon Warek Bidang Kemahasiswaan diisi oleh Ir Armin Basong MSi., Prof Dr Jayani Nurdin SE MSi., dan Dr Syaharuddin Hattab MSi. Terakhir, calon Warek Bidang Pengembangan dan Kerjasama adalah Prof Mery Napitupulu MSc PhD., Dr Ir Muhardi MSi., dan Dr Rusyidi MSi.

Dalam sambutannya, Prof Basir mengungkapkan bahwa keputusan itu sejatinya terasa berat. Meskipun begitu, Rektor berkeyakinan bahwa pilihannya itu telah tepat dan berharap dapat memberikan konstribusi terbaik bagi Untad. Prof Basir menegaskan, dalam pengambilan keputusan itu, Beliau menggunakan lima instrumen khusus yang disebut P4D, yaitu: pemikiran yang jernih, penilaian yang objektif, pertimbangan yang matang, perenungan mendalam, dan doa yang tulus bagi para calon warek yang tidak terpilih agar dapat menerima dengan ikhlas. “Dengan keikhlasan, para calon warek dapat menerima dan mengembalikan kepada Allah SWT, dan terus semangat untuk mendedikasikan diri dalam membangun Untad,” jelas Prof Basir.

Rektor juga menyampaikan bahwa lima warek terpilih itu akan dilantik pada 30 April nanti. Olehnya, Prof Basir berharap, setelah dilantik, para warek dapat segera bekerja dan menunjukkan kinerja untuk membesarkan dan mengembangkan Untad. Lebih lanjut, Rektor juga menyampaikan harapannya agar para warek terpilih diberikan kesempatan untuk menumbuhkan kreativitas dalam menjalankan tugas dan fungsi jabatannya. “Hal itu karena merekalah yang akan menjalankan tugas dan fungsi rektor. Namun harus tetap diingat, semua keputusan tertinggi tetap ada pada rektor. Akhirnya, semoga keputusan ini dapat dijunjung tinggi untuk kemajuan Untad ke depan,” jelas Prof Basir.

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *