Desember 03, 2016

Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan

Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke Untad

PALU – Sejumlah anggota Komisi X DPR RI, Rabu (25/2) melakukan kunjungan kerja ke Universitas Tadulako (Untad). Kedatangan sejumlah anggota parlemen tersebut disambut oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., MS. beserta sejumlah pejabat di lingkungan Untad.

Dalam sambutan hangatnya, Rektor Basir mengatakan, Komisi di parlemen yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Priwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga dan Perpustakaan ini merupakan bidang yang sulit dipisahkan dari anak manusia. “Apa yang ditangani komisi X sudah mencakup seluruh aspek kehidupan. Komisi ini yang paling ikut menentukan program pendidikan di tanah air,” ungkapnya.

 
HERMAWAN NUR
FOTO BERSAMA : Rektor Untad, Prof Basir dan sejumlah Wakil Rektor (urutan pertama hingga ketiga dari kanan, saat mengabadikan gambar besama dengan sejumlah anggota Komisi X yang melakukan kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25/2).

Dia juga mengatakan bahwa Komisi X merupakan lembaga yang memiliki andil dalam sejumlah pembangunan di lingkungan Untad. “Komisi X didalamnya ada sosok-sosok yang bertangan dingin dalam membangun pendidikan di Indonesia. Komisi ini merupakan pilar dibalik sejumlah pembangunan dan beberapa perubahan di Untad,” lanjutnya.

HERMAWAN NUR
PENGHARGAAN : Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman (kiri) dan Rektor Untad, Muh Basir saat bertukaran cindera mata usai kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25/2).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman, Ph.D., yang merupakan pimpinan rombongan kunjungan kerja tersebut mengungkapkan beberapa gambaran program yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan.

Salah satunya yang berkaitan dengan pendidikan tinggi dimana komisi yang dipimpinnya tersebut sudah mengupayakan untuk menambah APBNP Pendidikan Tinggi sebesar Rp1,2 triliun diantarnya untuk biaya PPA. “Dalam APPN Murni yang disahkan pada September lalu, PPA untuk PTN tidak ada. Kami hanya mampu mengalokasikan 50.000 orang mahasiswa PPA. Itupun hanya untuk Perguruan Tinggi Swasta. Maka itu kami perjuangkan untuk mendapatkannya,” paparnya.

Sambutan kepada seluruh anggota parlemen ini dilangsungkan di Gedung IT Center Untad. Kehadirian sejumlah anggota Komisi X DPR RI tersebut memberikan angin segar kepada Untad dalam meneruskan perjuangan pada pengembangan pendidikan.(hn)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *