{"id":901,"date":"2015-02-26T04:51:53","date_gmt":"2015-02-26T04:51:53","guid":{"rendered":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/?p=901"},"modified":"2015-02-26T04:51:53","modified_gmt":"2015-02-26T04:51:53","slug":"komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/","title":{"rendered":"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan"},"content":{"rendered":"<table border=\"0\" align=\"left\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke Untad<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">PALU \u00e2\u20ac\u201c Sejumlah anggota Komisi X DPR RI, Rabu (25\/2) melakukan kunjungan kerja ke Universitas Tadulako (Untad). Kedatangan sejumlah anggota parlemen tersebut disambut oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., MS. beserta sejumlah pejabat di lingkungan Untad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutan hangatnya, Rektor Basir mengatakan, Komisi di parlemen yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Priwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga dan Perpustakaan ini merupakan bidang yang sulit dipisahkan dari anak manusia. \u00e2\u20ac\u0153Apa yang ditangani komisi X sudah mencakup seluruh aspek kehidupan. Komisi ini yang paling ikut menentukan program pendidikan di tanah air,\u00e2\u20ac\u009d ungkapnya.<\/p>\n<table border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<address>\u00c2\u00a0<\/address>\n<\/td>\n<td>\n<address><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg\" alt=\"\" width=\"470\" height=\"273\" border=\"0\" \/><\/address>\n<address>HERMAWAN NUR<\/address>\n<address><strong>FOTO BERSAMA :<\/strong> Rektor Untad, Prof Basir dan sejumlah Wakil Rektor (urutan pertama hingga ketiga dari kanan, saat mengabadikan gambar besama dengan sejumlah anggota Komisi X yang melakukan kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2).<\/address>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia juga mengatakan bahwa Komisi X merupakan lembaga yang memiliki andil dalam sejumlah pembangunan di lingkungan Untad. \u00e2\u20ac\u0153Komisi X didalamnya ada sosok-sosok yang bertangan dingin dalam membangun pendidikan di Indonesia. Komisi ini merupakan pilar dibalik sejumlah pembangunan dan beberapa perubahan di Untad,\u00e2\u20ac\u009d lanjutnya.<\/p>\n<table border=\"0\" align=\"left\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<address><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X%2011.jpg\" alt=\"\" width=\"293\" height=\"241\" border=\"0\" \/><\/address>\n<address>HERMAWAN NUR<\/address>\n<address><strong>PENGHARGAAN :<\/strong> Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman (kiri) dan Rektor Untad, Muh Basir saat bertukaran cindera mata usai kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2).<\/address>\n<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman, Ph.D., yang merupakan pimpinan rombongan kunjungan kerja tersebut mengungkapkan beberapa gambaran program yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satunya yang berkaitan dengan pendidikan tinggi dimana komisi yang dipimpinnya tersebut sudah mengupayakan untuk menambah APBNP Pendidikan Tinggi sebesar Rp1,2 triliun diantarnya untuk biaya PPA. \u00e2\u20ac\u0153Dalam APPN Murni yang disahkan pada September lalu, PPA untuk PTN tidak ada. Kami hanya mampu mengalokasikan 50.000 orang mahasiswa PPA. Itupun hanya untuk Perguruan Tinggi Swasta. Maka itu kami perjuangkan untuk mendapatkannya,\u00e2\u20ac\u009d paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sambutan kepada seluruh anggota parlemen ini dilangsungkan di Gedung IT Center Untad. Kehadirian sejumlah anggota Komisi X DPR RI tersebut memberikan angin segar kepada Untad dalam meneruskan perjuangan pada pengembangan pendidikan.(hn)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke Untad PALU \u00e2\u20ac\u201c Sejumlah anggota Komisi X DPR RI, Rabu (25\/2) melakukan kunjungan kerja ke Universitas Tadulako (Untad). Kedatangan sejumlah anggota parlemen tersebut disambut oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., MS. beserta sejumlah pejabat di lingkungan Untad. Dalam sambutan hangatnya, Rektor Basir mengatakan, Komisi di parlemen yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Priwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga dan Perpustakaan ini merupakan bidang yang sulit dipisahkan dari anak manusia. \u00e2\u20ac\u0153Apa yang ditangani komisi X sudah mencakup seluruh aspek kehidupan. Komisi ini yang paling ikut menentukan program pendidikan di tanah air,\u00e2\u20ac\u009d ungkapnya. \u00c2\u00a0 HERMAWAN NUR FOTO BERSAMA : Rektor Untad, Prof Basir dan sejumlah Wakil Rektor (urutan pertama hingga ketiga dari kanan, saat mengabadikan gambar besama dengan sejumlah anggota Komisi X yang melakukan kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2). Dia juga mengatakan bahwa Komisi X merupakan lembaga yang memiliki andil dalam sejumlah pembangunan di lingkungan Untad. \u00e2\u20ac\u0153Komisi X didalamnya ada sosok-sosok yang bertangan dingin dalam membangun pendidikan di Indonesia. Komisi ini merupakan pilar dibalik sejumlah pembangunan dan beberapa perubahan di Untad,\u00e2\u20ac\u009d lanjutnya. HERMAWAN NUR PENGHARGAAN : Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman (kiri) dan Rektor Untad, Muh Basir saat bertukaran cindera mata usai kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2). Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman, Ph.D., yang merupakan pimpinan rombongan kunjungan kerja tersebut mengungkapkan beberapa gambaran program yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan. Salah satunya yang berkaitan dengan pendidikan tinggi dimana komisi yang dipimpinnya tersebut sudah mengupayakan untuk menambah APBNP Pendidikan Tinggi sebesar Rp1,2 triliun diantarnya untuk biaya PPA. \u00e2\u20ac\u0153Dalam APPN Murni yang disahkan pada September lalu, PPA untuk PTN tidak ada. Kami hanya mampu mengalokasikan 50.000 orang mahasiswa PPA. Itupun hanya untuk Perguruan Tinggi Swasta. Maka itu kami perjuangkan untuk mendapatkannya,\u00e2\u20ac\u009d paparnya. Sambutan kepada seluruh anggota parlemen ini dilangsungkan di Gedung IT Center Untad. Kehadirian sejumlah anggota Komisi X DPR RI tersebut memberikan angin segar kepada Untad dalam meneruskan perjuangan pada pengembangan pendidikan.(hn)<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"","ocean_second_sidebar":"","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"","ocean_custom_header_template":"","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"","ocean_menu_typo_font_family":"","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-901","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-untad","entry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan - Universitas Tadulako<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan - Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke Untad PALU \u00e2\u20ac\u201c Sejumlah anggota Komisi X DPR RI, Rabu (25\/2) melakukan kunjungan kerja ke Universitas Tadulako (Untad). Kedatangan sejumlah anggota parlemen tersebut disambut oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., MS. beserta sejumlah pejabat di lingkungan Untad. Dalam sambutan hangatnya, Rektor Basir mengatakan, Komisi di parlemen yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Priwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga dan Perpustakaan ini merupakan bidang yang sulit dipisahkan dari anak manusia. \u00e2\u20ac\u0153Apa yang ditangani komisi X sudah mencakup seluruh aspek kehidupan. Komisi ini yang paling ikut menentukan program pendidikan di tanah air,\u00e2\u20ac\u009d ungkapnya. \u00c2\u00a0 HERMAWAN NUR FOTO BERSAMA : Rektor Untad, Prof Basir dan sejumlah Wakil Rektor (urutan pertama hingga ketiga dari kanan, saat mengabadikan gambar besama dengan sejumlah anggota Komisi X yang melakukan kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2). Dia juga mengatakan bahwa Komisi X merupakan lembaga yang memiliki andil dalam sejumlah pembangunan di lingkungan Untad. \u00e2\u20ac\u0153Komisi X didalamnya ada sosok-sosok yang bertangan dingin dalam membangun pendidikan di Indonesia. Komisi ini merupakan pilar dibalik sejumlah pembangunan dan beberapa perubahan di Untad,\u00e2\u20ac\u009d lanjutnya. HERMAWAN NUR PENGHARGAAN : Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman (kiri) dan Rektor Untad, Muh Basir saat bertukaran cindera mata usai kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2). Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman, Ph.D., yang merupakan pimpinan rombongan kunjungan kerja tersebut mengungkapkan beberapa gambaran program yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan. Salah satunya yang berkaitan dengan pendidikan tinggi dimana komisi yang dipimpinnya tersebut sudah mengupayakan untuk menambah APBNP Pendidikan Tinggi sebesar Rp1,2 triliun diantarnya untuk biaya PPA. \u00e2\u20ac\u0153Dalam APPN Murni yang disahkan pada September lalu, PPA untuk PTN tidak ada. Kami hanya mampu mengalokasikan 50.000 orang mahasiswa PPA. Itupun hanya untuk Perguruan Tinggi Swasta. Maka itu kami perjuangkan untuk mendapatkannya,\u00e2\u20ac\u009d paparnya. Sambutan kepada seluruh anggota parlemen ini dilangsungkan di Gedung IT Center Untad. Kehadirian sejumlah anggota Komisi X DPR RI tersebut memberikan angin segar kepada Untad dalam meneruskan perjuangan pada pengembangan pendidikan.(hn)\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Universitas Tadulako\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-02-26T04:51:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"nadira-tik\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"nadira-tik\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/\",\"name\":\"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan - Universitas Tadulako\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg\",\"datePublished\":\"2015-02-26T04:51:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/untad.ac.id\/\",\"name\":\"Universitas Tadulako\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea\",\"name\":\"nadira-tik\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"nadira-tik\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/baru.untad.ac.id\"],\"url\":\"http:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan - Universitas Tadulako","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan - Universitas Tadulako","og_description":"Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke Untad PALU \u00e2\u20ac\u201c Sejumlah anggota Komisi X DPR RI, Rabu (25\/2) melakukan kunjungan kerja ke Universitas Tadulako (Untad). Kedatangan sejumlah anggota parlemen tersebut disambut oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE., MS. beserta sejumlah pejabat di lingkungan Untad. Dalam sambutan hangatnya, Rektor Basir mengatakan, Komisi di parlemen yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Priwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga dan Perpustakaan ini merupakan bidang yang sulit dipisahkan dari anak manusia. \u00e2\u20ac\u0153Apa yang ditangani komisi X sudah mencakup seluruh aspek kehidupan. Komisi ini yang paling ikut menentukan program pendidikan di tanah air,\u00e2\u20ac\u009d ungkapnya. \u00c2\u00a0 HERMAWAN NUR FOTO BERSAMA : Rektor Untad, Prof Basir dan sejumlah Wakil Rektor (urutan pertama hingga ketiga dari kanan, saat mengabadikan gambar besama dengan sejumlah anggota Komisi X yang melakukan kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2). Dia juga mengatakan bahwa Komisi X merupakan lembaga yang memiliki andil dalam sejumlah pembangunan di lingkungan Untad. \u00e2\u20ac\u0153Komisi X didalamnya ada sosok-sosok yang bertangan dingin dalam membangun pendidikan di Indonesia. Komisi ini merupakan pilar dibalik sejumlah pembangunan dan beberapa perubahan di Untad,\u00e2\u20ac\u009d lanjutnya. HERMAWAN NUR PENGHARGAAN : Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman (kiri) dan Rektor Untad, Muh Basir saat bertukaran cindera mata usai kunjungan kerja ke Untad pada Rabu (25\/2). Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. M. Sohibul Iman, Ph.D., yang merupakan pimpinan rombongan kunjungan kerja tersebut mengungkapkan beberapa gambaran program yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan. Salah satunya yang berkaitan dengan pendidikan tinggi dimana komisi yang dipimpinnya tersebut sudah mengupayakan untuk menambah APBNP Pendidikan Tinggi sebesar Rp1,2 triliun diantarnya untuk biaya PPA. \u00e2\u20ac\u0153Dalam APPN Murni yang disahkan pada September lalu, PPA untuk PTN tidak ada. Kami hanya mampu mengalokasikan 50.000 orang mahasiswa PPA. Itupun hanya untuk Perguruan Tinggi Swasta. Maka itu kami perjuangkan untuk mendapatkannya,\u00e2\u20ac\u009d paparnya. Sambutan kepada seluruh anggota parlemen ini dilangsungkan di Gedung IT Center Untad. Kehadirian sejumlah anggota Komisi X DPR RI tersebut memberikan angin segar kepada Untad dalam meneruskan perjuangan pada pengembangan pendidikan.(hn)","og_url":"https:\/\/untad.ac.id\/en\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/","og_site_name":"Universitas Tadulako","article_published_time":"2015-02-26T04:51:53+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"nadira-tik","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"nadira-tik","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/","url":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/","name":"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan - Universitas Tadulako","isPartOf":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg","datePublished":"2015-02-26T04:51:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#primaryimage","url":"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg","contentUrl":"https:\/\/untad.ac.id\/images\/berita\/KOMISI%20X.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/2015\/02\/komisi-x-bertangan-dingin-dalam-pengembangan-pendidikan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/untad.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Komisi X Bertangan Dingin dalam Pengembangan Pendidikan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#website","url":"https:\/\/untad.ac.id\/","name":"Tadulako University","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/untad.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/a44c0393d9ee6fe59e81e401fe71d8ea","name":"nadira-tik","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/untad.ac.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9e0f36927f2c075a040f3c7ae1a1816265d8cf97e7f739bcfd748b823f91d39a?s=96&d=mm&r=g","caption":"nadira-tik"},"sameAs":["https:\/\/baru.untad.ac.id"],"url":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/author\/nadira-tik\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=901"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/untad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}